Pembelian > Order Pembelian > Laporan Pesanan Pembelian
Tujuan Modul
Modul Laporan Pesanan Pembelian (Purchase Order Report) berfungsi untuk menghasilkan laporan yang sangat komprehensif dan dapat disaring secara fleksibel untuk semua aktivitas Pesanan Pembelian (Purchase Order - PO). Laporan ini adalah alat operasional utama untuk melacak status pesanan, memantau aktivitas pembelian, dan menganalisis data pengadaan secara mendetail.
1. Parameter Laporan (Filter)
Halaman utama modul ini adalah sebuah form yang berisi berbagai parameter untuk menyesuaikan laporan yang akan dihasilkan.
Berikut adalah penjelasan untuk setiap parameter kunci:
Periode:
Tentukan rentang tanggal pembuatan PO yang akan ditarik datanya.
Filter Dokumen & Pihak Terkait:
Anda dapat mencari berdasarkan Nomor PO, Vendor, Item, atau Buyer spesifik.
Filter Status:
Status PO: Saring berdasarkan status PO (misalnya, terbuka, ditutup, disetujui).
LPB terbuat: Filter untuk melihat PO yang barangnya sudah atau belum diterima (berdasarkan Laporan Penerimaan Barang/LPB).
PO terinvoice: Filter untuk melihat PO yang sudah atau belum ditagih oleh vendor.
2. Langkah-langkah Menghasilkan Laporan
Langkah 1: Mengatur Parameter Laporan
Pilih semua parameter yang Anda butuhkan dari daftar yang komprehensif untuk memfokuskan laporan pada data yang ingin Anda analisis.
Langkah 2: Menghasilkan Laporan
Setelah semua parameter diatur, klik salah satu dari dua tombol di bagian bawah:
Display Report : Untuk melihat pratinjau laporan pesanan pembelian langsung di layar Anda.
Export To MS Excel : Untuk mengunduh data laporan dalam format file Excel.
3. Contoh Tampilan Laporan
Setelah Anda klik, sistem akan menghasilkan laporan detail seperti berikut, yang merinci setiap item dalam setiap PO.
Penjelasan Laporan: Laporan ini menampilkan daftar rinci dari setiap baris item pada setiap Purchase Order, dikelompokkan berdasarkan nomor PO.
Kolom-kolom Kunci:
PO Number dan PO Date: Informasi dasar dari setiap pesanan.
Account Name: Nama pemasok (vendor).
Buyer: Nama staf pembelian yang bertanggung jawab.
Item Code, Item Name: Rincian barang atau jasa yang dipesan.
Qty, Price: Jumlah dan harga dari setiap item.
PR Number: Nomor referensi Permintaan Pembelian awal.
Tips & Catatan Penting
Gunakan laporan ini untuk memantau siklus hidup setiap pesanan pembelian. Anda bisa melacak dari kapan PO dibuat hingga apakah barangnya sudah diterima dan ditagih.
Bagi tim Procurement, ini adalah laporan operasional harian yang sangat penting untuk memantau status semua pesanan yang beredar.
Filter berdasarkan status LPB terbuat dan PO terinvoice sangat berguna untuk melakukan rekonsiliasi dengan tim Gudang dan Akuntansi.
No comments to display
No comments to display