Skip to main content

Job Order Batch

Panduan Modul: Job Order Batch (Assign/Update Batch Number)

Lokasi Modul

Produksi > Order Kerja > Job Order Batch

Tujuan Modul

Modul Job Order Batch berfungsi sebagai antarmuka untuk menetapkan atau memperbarui nomor batch pada dokumen Order Kerja yang ada. Ini adalah langkah yang sangat penting untuk memastikan keterlacakan (traceability) produk dari awal hingga akhir proses produksi. Setiap perubahan yang dibuat di sini akan tercatat dalam log audit.

1. Tampilan Utama (Daftar Order Kerja)

Halaman utama modul ini adalah sebuah daftar interaktif yang menampilkan semua Order Kerja, yang memungkinkan Anda untuk mengelola nomor batch-nya secara langsung.

Penjelasan Tampilan & Kolom Kunci

  • Tampilan: Halaman ini adalah daftar semua Order Kerja yang dapat Anda filter berdasarkan Nomor Order Kerja atau Tanggal.

  • Kolom Input:

    • Batch Lama: Menampilkan nomor batch sebelumnya (jika ada).

    • Batch Baru: Ini adalah kolom input utama. Di sinilah Anda mengetikkan nomor batch yang baru untuk Order Kerja tersebut.

  • Tombol Aksi:

    • [New Batch]: Kemungkinan digunakan untuk menghasilkan nomor batch baru secara otomatis oleh sistem.

2. Langkah-langkah Mengubah Nomor Batch

  1. Cari Order Kerja: Gunakan filter di bagian atas untuk menemukan Order Kerja yang nomor batch-nya akan Anda tetapkan atau ubah.

  2. Input Nomor Batch Baru: Pada baris Order Kerja yang sesuai, ketikkan nomor batch yang benar di dalam kotak input pada kolom Batch Baru.

  3. Simpan Perubahan: Setelah selesai, simpan perubahan (kemungkinan melalui tombol yang tidak terlihat atau penyimpanan otomatis setelah entri).

3. Riwayat Perubahan (Log Update)

Setiap kali Anda mengubah nomor batch, sistem akan secara otomatis mencatatnya dalam LOG UPDATE Batch untuk keperluan audit.

Log ini akan menampilkan Kode JO (Order Kerja), Batch Lama, Batch Baru, Diubah Oleh, dan Perubahan terakhir, sehingga semua perubahan dapat dilacak kembali.

Tips & Catatan Penting

  • Keakuratan nomor batch sangat krusial untuk proses kontrol kualitas (QC), pelacakan inventaris, dan jika terjadi penarikan produk (product recall).

  • Pastikan nomor batch yang diinput unik dan sesuai dengan standar penomoran perusahaan.

  • Modul ini adalah alat kerja yang penting bagi Admin PPIC dan Supervisor Produksi.