Lokasi Modul Pengaturan > Pengiriman > Pengaturan Wilayah
Tujuan Modul Modul Pengaturan Wilayah berfungsi sebagai master data untuk mengelompokkan beberapa Rayon (area pengiriman yang lebih kecil seperti kota atau pelabuhan) ke dalam satu Wilayah (Region) yang lebih besar, seperti negara atau benua. Tujuan utamanya adalah untuk menciptakan hierarki geografis yang logis, memungkinkan manajemen untuk melakukan analisis, perencanaan, dan penetapan kebijakan logistik pada tingkat makro.
1. Tampilan Utama (Pengaturan Wilayah)
Halaman utama menampilkan semua Wilayah (Region) yang telah didefinisikan dalam sistem.
Penjelasan Tampilan
Filter: Memungkinkan pencarian cepat berdasarkan Kode Region.
Tabel Daftar:
Nomor Kode Region: Kode unik untuk setiap Wilayah (misalnya, R001, R002).
Deskripsi: Nama dari Wilayah atau Region tersebut (contoh: INDONESIA, SOUTH KOREA, VIETNAM).
Tombol Aksi:
Tambah: Membuka form untuk membuat Wilayah baru.
Hapus: Menghapus Wilayah yang dipilih.
2. Halaman Tambah Wilayah
Formulir ini digunakan untuk mendefinisikan sebuah Wilayah baru dan mengasosiasikan Rayon-Rayon yang menjadi anggotanya.
Penjelasan Tampilan
Kode Region*: Kode unik yang akan dibuat untuk Wilayah baru.
Nama Wilayah*: Nama deskriptif untuk Wilayah (misalnya, "Asia Tenggara", "Eropa Barat").
UnRegion: Kotak daftar ini menampilkan semua Rayon (dari modul Pengaturan Rayon) yang belum dialokasikan ke Wilayah manapun.
Region: Kotak daftar ini menampilkan semua Rayon yang sudah dialokasikan untuk Wilayah yang sedang dibuat atau diedit.
3. Langkah-langkah Membuat Wilayah
Pastikan semua Rayon (area pengiriman spesifik) sudah dibuat terlebih dahulu di modul Pengaturan Rayon.
Dari halaman utama, klik tombol Tambah.
Isi Kode Region dan Nama Wilayah.
Pada kotak UnRegion, pilih Rayon-Rayon yang ingin dimasukkan ke dalam Wilayah baru ini.
Gunakan fungsi pemindahan untuk memindahkan Rayon yang dipilih ke kotak Region.
Ulangi langkah 4 dan 5 hingga semua Rayon yang relevan masuk ke dalam Region.
Klik Simpan.
4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi
Segmentasi Pasar dan Penjualan: Tim penjualan dapat menggunakan data Wilayah untuk menganalisis kinerja penjualan per Region. Ini membantu dalam menetapkan target penjualan regional dan strategi pemasaran.
Kebijakan Harga Logistik: Perusahaan dapat menetapkan kebijakan harga atau tarif pengiriman yang berbeda untuk setiap Wilayah. Misalnya, tarif pengiriman ke Wilayah "Eropa" mungkin berbeda dengan Wilayah "Asia".
Pelaporan Tingkat Tinggi: Modul ini memungkinkan manajemen untuk melihat laporan pengiriman, biaya, dan efisiensi logistik secara agregat per Wilayah, memberikan pandangan strategis yang lebih luas dibandingkan laporan per Rayon.
Manajemen Rantai Pasok: Untuk perusahaan global, pengelompokan berdasarkan Wilayah membantu dalam mengelola rantai pasok. Misalnya, sebuah gudang di Singapura dapat ditugaskan untuk melayani semua pengiriman ke Wilayah "Asia Tenggara".
5. Tips & Catatan Penting
Struktur hierarki antara Wilayah dan Rayon harus direncanakan dengan baik agar sesuai dengan struktur operasional dan pelaporan perusahaan.
Gunakan penamaan yang konsisten dan jelas untuk Nama Wilayah agar mudah dipahami oleh semua departemen.
Modul ini sangat penting untuk analisis strategis, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara terpusat oleh tim yang bertanggung jawab atas strategi logistik atau komersial.
No comments to display
No comments to display