Skip to main content

Kapasitas Gudang

Panduan Modul: Kapasitas Gudang

Lokasi Modul
Pengaturan > Gudang > Kapasitas Gudang

Tujuan Modul
Modul Kapasitas Gudang berfungsi sebagai master data untuk mendefinisikan semua lokasi penyimpanan fisik dan virtual yang dimiliki perusahaan. Modul ini tidak hanya mencatat alamat, tetapi juga mendefinisikan hierarki, tipe, dimensi fisik (panjang, lebar, tinggi), dan fungsi spesifik dari setiap gudang atau lokasi penyimpanan. Data ini menjadi fondasi untuk semua operasi manajemen inventaris dan logistik.

1. Tampilan Utama (Hierarki Gudang)

Halaman utama menampilkan struktur hierarkis dari semua tipe dan lokasi gudang yang telah terdaftar, biasanya dalam format pohon.

Penjelasan Tampilan

  • Struktur Pohon: Menampilkan hubungan antara tipe gudang (kategori) dengan lokasi gudang spesifik di bawahnya. Contoh: Tipe SUBWH (kemungkinan Gudang Bahan Baku) memiliki lokasi UPL (kemungkinan shared office).

  • Kembalikan Dokumen Sendiri: Opsi atau fungsi yang terkait dengan alur dokumen internal gudang.

  • Tombol Aksi:

    • Tambah Tipe Gudang: Membuka form untuk membuat kategori gudang baru.

    • Tambah Lokasi Gudang: Membuka form untuk mendaftarkan lokasi gudang fisik yang baru.

2. Halaman Tambah Lokasi Gudang

Ini adalah form komprehensif untuk mendaftarkan dan mendeskripsikan sebuah lokasi penyimpanan baru.

Penjelasan Tampilan

  • Informasi Umum:

    • Nama Tipe Gudang: Memilih kategori dari gudang ini.

    • Induk Gudang: Menentukan hierarki, misalnya jika ini adalah sebuah rak di dalam gudang yang lebih besar.

    • Kode Gudang & Alamat: Kode unik dan alamat fisik dari lokasi gudang.

  • Dimensi & Kapasitas:

    • Width, Length, Height: Field untuk memasukkan dimensi fisik gudang dalam meter.

    • Total: Kalkulasi otomatis volume gudang dalam meter kubik (m³).

    • Kapasitas Dimensi: Persentase target utilisasi kapasitas.

  • Info Tambahan (Fungsi Spesifik):

    • Serangkaian kotak centang yang mendefinisikan peran gudang, seperti:

      • Merupakan gudang barang rusak?: Untuk lokasi karantina barang rusak.

      • Merupakan gudang Virtual Produksi?: Untuk lokasi virtual yang merepresentasikan area produksi.

      • Merupakan Subkontrak?: Untuk gudang yang dikelola oleh pihak ketiga/subkontraktor.

      • Merupakan Outlet?: Untuk lokasi yang berfungsi sebagai toko ritel.

3. Halaman Tambah Tipe Gudang

Formulir sederhana untuk membuat kategori atau jenis gudang.

Penjelasan Tampilan

  • Nama Tipe Gudang: Nama dari kategori (misalnya, Gudang Bahan Baku, Gudang Barang Jadi, Gudang Transit).

  • Kategori Tipe Gudang: Kode singkat atau singkatan untuk tipe tersebut.

4. Langkah-langkah Penggunaan

  1. Buat Tipe Dahulu: Sebelum mendaftarkan lokasi, buat dulu Tipe Gudangnya. Klik Tambah Tipe Gudang, isi nama dan kategori, lalu simpan.

  2. Tambah Lokasi Baru: Kembali ke halaman utama, klik Tambah Lokasi Gudang.

  3. Isi Detail: Pilih Nama Tipe Gudang, isi kode, alamat, dan dimensi fisiknya.

  4. Tentukan Fungsi: Centang kotak-kotak di "Info Tambahan" yang sesuai dengan fungsi spesifik gudang tersebut.

  5. Klik Submit untuk menyimpan.

5. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

  • Dasar Manajemen Inventaris: Setiap item di dalam sistem harus ditetapkan ke sebuah lokasi gudang. Tanpa adanya master gudang ini, sistem tidak tahu di mana barang disimpan.

  • Optimalisasi Ruang: Dengan mengetahui kapasitas (volume) setiap gudang dan volume setiap item, sistem yang canggih dapat memberikan rekomendasi penempatan barang (put-away) dan mencegah gudang menjadi terlalu penuh.

  • Logika Transaksi: Fungsi spesifik yang dicentang di sini akan memengaruhi logika bisnis. Misalnya:

    • Barang hanya bisa dijual dari gudang yang ditandai sebagai Merupakan Outlet?.

    • Saat proses produksi selesai, barang jadi akan secara otomatis diterima di Gudang Virtual Produksi sebelum dipindahkan ke gudang fisik.

    • Barang yang dikembalikan oleh pelanggan karena rusak akan diarahkan ke Gudang Barang Rusak.

6. Tips & Catatan Penting

  • Pengukuran dimensi gudang yang akurat adalah kunci untuk manajemen kapasitas yang efektif.

  • Pikirkan dengan baik semua kemungkinan fungsi gudang di perusahaan Anda dan pastikan untuk mencentang opsi yang benar. Kesalahan konfigurasi di sini dapat mengganggu alur penerimaan dan pengiriman barang.

  • Pengelolaan modul ini harus dilakukan oleh kepala gudang atau manajer logistik yang memahami tata letak dan fungsi operasional setiap lokasi penyimpanan.