Panduan Modul: Daftar Penerimaan PPh23 (PPh 23 Receipt List)
Lokasi Modul
Buku Piutang > Daftar Penerimaan PPh23
Tujuan Modul
Modul Daftar Penerimaan PPh23 berfungsi sebagai alat untuk melacak dan mengelola penerimaan bukti potong PPh Pasal 23 dari pelanggan. Ketika pelanggan membayar jasa dan melakukan pemotongan PPh 23, mereka wajib memberikan bukti potong kepada perusahaan. Modul ini membantu tim akuntansi dan pajak untuk memantau bukti potong mana yang sudah diterima dan mana yang masih beredar.
1. Tampilan Utama (Daftar Penerimaan)
Halaman utama modul ini menampilkan daftar semua transaksi penjualan yang dikenakan PPh 23 dan status penerimaan bukti potongnya.
Penjelasan Tampilan
Halaman ini adalah pusat untuk memantau semua bukti potong PPh 23 yang beredar.
Filter: Anda dapat mencari transaksi spesifik menggunakan bilah pencarian berdasarkan Sales Order Number.
Daftar Transaksi: Tabel di bawahnya menampilkan rincian setiap transaksi yang menunggu bukti potong PPh 23. Terdapat satu contoh dari pelanggan "MASEMA GLOBAL INTERNATIONAL SINGAPORE PTE. LTD" dengan status "Not Received".
Penjelasan Kolom
Sales Invoice Number: Nomor faktur penjualan yang terkait dengan pemotongan PPh 23.
Customer: Nama pelanggan yang melakukan pemotongan PPh 23.
PPh 23 Receipt List: Nomor atau referensi dari bukti potong PPh 23.
Status: Menunjukkan status penerimaan bukti potong. "Not Received" berarti bukti potong belum diterima dari pelanggan.
Fungsi Tombol
Receive: Tombol aksi utama untuk mengubah status menjadi "Diterima" setelah bukti potong PPh 23 diterima dari pelanggan.
2. Langkah-langkah Proses Penerimaan Bukti Potong PPh23
Langkah 1: Memantau Daftar
Buka modul ini secara rutin untuk melihat daftar bukti potong PPh 23 yang statusnya masih "Not Received".
Langkah 2: Menerima Bukti Potong
Ketika Anda menerima bukti potong PPh 23 dari pelanggan (baik fisik maupun digital), cari transaksi yang sesuai di dalam daftar (berdasarkan Sales Invoice Number atau Customer).
Langkah 3: Memperbarui Status
Pilih transaksi tersebut dengan mencentang kotak di kolom paling kiri.
Klik tombol Receive di bagian kiri bawah halaman.
Status transaksi akan berubah menjadi "Received" (Diterima).
Tips & Catatan Penting
Modul ini sangat penting bagi tim Tax and Bea dan Accounting (AR) untuk memastikan semua bukti potong PPh 23 terkumpul untuk keperluan kredit pajak perusahaan.
Kelengkapan data di modul ini sangat krusial karena bukti potong PPh 23 merupakan kredit pajak yang dapat mengurangi beban pajak penghasilan badan.
Lakukan tindak lanjut (follow-up) kepada pelanggan yang bukti potongnya masih berstatus "Not Received" terutama saat mendekati batas waktu pelaporan pajak.
No comments to display
No comments to display