Skip to main content

Section Transfer

Panduan Modul: Section Transfer (Work-in-Process Transfer)

Lokasi Modul

Produksi > Aktivitas Pabrik > Section Transfer

Tujuan Modul

Modul Section Transfer berfungsi untuk mencatat pergerakan barang dalam proses (Work-in-Process - WIP) dari satu seksi atau tahapan produksi ke seksi berikutnya. Dokumen ini, yang disebut Section Transfer Form (STF), adalah bukti serah terima internal yang sangat penting untuk melacak alur material di lantai produksi dan melaporkan output dari setiap stasiun kerja.

1. Tampilan Utama (Daftar Section Transfer)

Halaman utama modul ini menampilkan daftar semua dokumen Section Transfer (STF) yang telah dibuat.

Penjelasan Tampilan

  • Tampilan: Halaman ini adalah riwayat dari semua perpindahan WIP antar seksi. Anda dapat memantau Nomor STF, Tanggal Pengiriman, seksi asal (Dari Section), seksi tujuan (Ke Section), dan statusnya.

  • Tombol Aksi:

    • [Baru]: Tombol utama untuk membuat dokumen Section Transfer yang baru.

2. Langkah-langkah Membuat Section Transfer

Langkah 1: Membuat Dokumen Baru

Dari Tampilan Utama, klik tombol [Baru] untuk membuka Form Transfer Section.

Langkah 2: Mengisi Informasi Header

  1. Isi Nomor SPK (Surat Perintah Kerja) yang menjadi acuan transfer ini.

  2. Tentukan lokasi asal pada Pengirim Dari (misalnya, Section) dan lokasi tujuan pada Pengirim Hingga (misalnya, Gudang).

  3. Isi Total Batch yang ditransfer.

Langkah 3: Merinci Barang yang Ditransfer (Penting!)

Form ini dibagi menjadi dua bagian utama:

  • Output: Di bagian ini, tambahkan item hasil dari seksi Anda yang akan ditransfer ke seksi berikutnya. Ini bisa berupa Barang Selesai Jadi atau Barang Jadi (WIP).

  • Input: Di bagian ini, catat semua material (Barang Mentah, Barang Setengah Jadi) yang dikonsumsi untuk menghasilkan output di atas.

Langkah 4: Konfirmasi Transfer

Setelah semua detail output dan input terisi, klik tombol [Simpan] dan [Konfirmasi] untuk memfinalisasi transaksi.

Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

  • Dampak Stok: Konfirmasi STF akan memicu dua pergerakan stok:

    1. Pengurangan Stok Input: Mengurangi stok material yang dikonsumsi dari lokasi seksi pengirim.

    2. Penambahan Stok Output: Menambah stok WIP atau barang jadi di lokasi seksi penerima.

  • Pelacakan Biaya: Transaksi ini sangat penting untuk akuntansi biaya, karena mencatat perpindahan nilai dari satu tahap WIP ke tahap berikutnya.

Tips & Catatan Penting

  • Modul ini adalah alat kerja harian yang krusial bagi Supervisor Produksi dan Operator Lini untuk melaporkan progres dan pergerakan material.

  • Pencatatan STF yang akurat adalah kunci untuk keterlacakan (traceability) produk dan kontrol inventaris WIP.