Skip to main content

Master Buruh Pabrik

Panduan Modul: Master Buruh Pabrik

Lokasi Modul
Pengaturan > Produksi > Master Buruh Pabrik

Tujuan Modul
Modul Master Buruh Pabrik berfungsi sebagai pusat data untuk mengelola informasi spesifik mengenai tenaga kerja langsung di lantai produksi. Fokus utama modul ini adalah pada aspek biaya tenaga kerja (labor cost) dan alokasi personil ke dalam tim atau kelompok kerja (workgroup). Ini adalah jembatan antara data karyawan dari HR dan kebutuhan perencanaan serta akuntansi biaya di departemen produksi.

1. Tampilan Utama (Daftar Buruh Pabrik)

Halaman utama menampilkan daftar semua karyawan yang diklasifikasikan sebagai buruh pabrik, beserta informasi upah dan penugasan mereka.

Penjelasan Tampilan

  • Filter: Memungkinkan pencarian cepat untuk karyawan tertentu berdasarkan Kode Karyawan.

  • Petunjuk: Terdapat catatan penting di bagian atas:

    • "To add new labor, use Employee Data menu.": Ini mengindikasikan bahwa data karyawan dasar tidak dibuat di sini, melainkan ditarik dari modul Data Pegawai.

    • "To Assign labor to Section use Master Section menu.": Ini menunjukkan bahwa proses penugasan seorang buruh ke dalam kelompok kerja dilakukan di modul lain, yaitu Master Section.

  • Tabel Daftar Buruh:

    • Kode Karyawan & Nama Karyawan: ID dan nama lengkap buruh.

    • Wage: Menampilkan upah per satuan waktu (misalnya, per jam atau per hari) yang telah ditetapkan untuk buruh tersebut. Ini adalah data kunci untuk perhitungan biaya.

    • Section / Workgroup: Menunjukkan kelompok kerja atau seksi produksi di mana buruh tersebut saat ini ditugaskan. Status "Not Assigned" berarti buruh tersebut belum dialokasikan.

2. Halaman Detail (Section - Employee's Workgroup)

Halaman ini, yang dapat diakses dengan mengklik salah satu baris di halaman utama, menampilkan detail penetapan upah dan kelompok kerja untuk seorang buruh spesifik.

Penjelasan Tampilan

  • Informasi Buruh: Menampilkan Nama Karyawan dan Kode-nya.

  • Wage: Field untuk menetapkan atau mengubah nominal upah buruh tersebut.

  • Daftar Kelompok Kerja: Tabel yang akan menampilkan semua section atau workgroup di mana karyawan tersebut menjadi anggota.

  • Tombol AksiUbah untuk menyimpan perubahan pada upah.

3. Langkah-langkah Penggunaan

  1. Daftarkan Karyawan: Pastikan karyawan sudah terdaftar di modul Data Pegawai. Modul ini hanya menampilkan karyawan yang sudah ada.

  2. Tetapkan Upah: Cari karyawan di modul Master Buruh Pabrik. Klik pada nama mereka, lalu masukkan nominal Wage (upah) pada halaman detail dan klik Ubah.

  3. Alokasikan ke Kelompok Kerja: Pindah ke modul Master Section (modul terpisah) untuk menugaskan karyawan tersebut ke dalam satu atau lebih kelompok kerja di lantai produksi.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

  • Perhitungan Biaya Tenaga Kerja Langsung (Direct Labor Cost): Data Wage yang ditetapkan di sini adalah komponen fundamental untuk akuntansi biaya. Saat sebuah Work Order dieksekusi oleh sebuah workgroup selama 8 jam, sistem akan menjumlahkan upah per jam dari semua anggota workgroup tersebut dan membebankan total biayanya ke Work Order sebagai Direct Labor Cost.

  • Perencanaan Tenaga Kerja: Dengan mengetahui buruh mana yang tergabung dalam workgroup apa, manajer produksi dapat merencanakan jadwal kerja, mengelola kapasitas tenaga kerja, dan memastikan setiap lini produksi memiliki jumlah personil yang memadai.

  • Dasar Penggajian (Payroll): Meskipun penetapan upah per jam dilakukan di sini, perhitungan total gaji (misalnya, upah per jam dikali total jam kerja) dan proses pembayarannya kemungkinan besar tetap dilakukan di modul penggajian, yang akan menarik data upah dari modul ini.

5. Tips & Catatan Penting

  • Akurasi data Wage sangat penting untuk keakuratan perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP). Pastikan data ini selalu sesuai dengan kontrak kerja atau peraturan upah yang berlaku.

  • Modul ini bekerja sangat erat dengan modul Master Section dan Data Pegawai. Pahami alur kerja di antara ketiganya untuk manajemen tenaga kerja yang efektif.

  • Karena berisi informasi sensitif mengenai upah, akses untuk mengubah data di modul ini harus dibatasi, idealnya hanya untuk departemen SDM atau manajer produksi yang berwenang.