Skip to main content

Kode Pajak

Panduan Modul: Kode Pajak

Lokasi Modul
Pengaturan > Pajak > Kode Pajak

Tujuan Modul
Modul Kode Pajak berfungsi sebagai pusat data induk (master data) untuk mendefinisikan semua jenis pajak yang berlaku dalam transaksi perusahaan. Di sini, pengguna dapat membuat, mengelola, dan mengkonfigurasi berbagai kode pajak (seperti PPN, PPh 23), termasuk tarifnya, metode perhitungannya, dan yang terpenting, integrasi akuntansinya dengan menautkannya ke akun-akun yang sesuai di bagan akun (Chart of Accounts).

1. Tampilan Utama (Daftar Kode Pajak)

Halaman utama menampilkan semua kode pajak yang telah terdaftar di sistem, memberikan gambaran ringkas tentang jenis dan tarif pajak yang ada.

Penjelasan Tampilan

  • Tabel Kode Pajak:

    • Kode: Kode unik untuk setiap jenis pajak (contoh: PPH23, PPN11).

    • Deskripsi: Penjelasan singkat mengenai pajak tersebut (contoh: PPN 11%).

    • Operator Pajak: Simbol yang menunjukkan bagaimana pajak diterapkan (misalnya, + untuk menambahkan pajak ke total).

    • Nilai: Tarif persentase dari pajak tersebut.

  • Tombol Aksi:

    • Baru: Tombol untuk membuka halaman formulir dan membuat kode pajak baru.

    • Ikon Ubah/Hapus: (Biasanya di sisi kanan) untuk mengedit atau menghapus kode pajak yang ada.

2. Halaman Tambah Pajak Baru

Halaman ini adalah formulir detail untuk membuat atau mengubah kode pajak, termasuk pengaturan akuntansinya.

Penjelasan Tampilan

  • Informasi Dasar Pajak:

    • Kode Pajak & Nama Pajak: Pengidentifikasi unik dan nama deskriptif untuk pajak.

    • Jenis Pajak: Kategori pajak (misalnya, Pajak Penjualan, Pajak Pembelian).

    • Operator Pajak: Metode kalkulasi.

    • Nilai Pajak: Tarif dalam persentase.

    • Apakah Termasuk: Kotak centang untuk mendefinisikan apakah pajak sudah termasuk dalam harga (inclusive) atau belum (exclusive).

    • Kredit Pajak / PPN BM: Opsi spesifik untuk jenis pajak tertentu sesuai peraturan.

  • Integrasi Akuntansi (Perkiraan):
    Bagian ini adalah bagian terpenting yang menghubungkan kode pajak dengan jurnal otomatis.

    • Perkiraan untuk Pajak Penjualan: Akun untuk mencatat PPN Keluaran.

    • Perkiraan untuk Piutang Pajak: Akun untuk mencatat PPh yang dipotong oleh pelanggan.

    • Perkiraan untuk Pajak Pembelian: Akun untuk mencatat PPN Masukan.

    • Perkiraan untuk Utang Pajak: Akun untuk mencatat utang PPh yang harus disetorkan ke negara.

  • Tombol Aksi:

    • Terapkan: Menyimpan konfigurasi kode pajak yang baru.

    • Batal: Membatalkan perubahan.

3. Langkah-langkah Membuat Kode Pajak Baru

  1. Dari halaman utama, klik tombol Baru.

  2. Isi Kode PajakNama PajakJenis Pajak, dan Nilai Pajak.

  3. Tentukan apakah pajak bersifat inklusif dengan mencentang Apakah Termasuk.

  4. Pada bagian Perkiraan, pilih akun (CoA) yang sesuai untuk setiap jenis transaksi (Pajak Penjualan, Pembelian, dll.) dari dropdown yang tersedia.

  5. Klik Terapkan untuk menyimpan.

Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

  • Kode pajak yang dibuat di sini akan muncul sebagai pilihan saat pengguna membuat transaksi di modul lain, seperti Faktur Penjualan (Sales Invoice) atau Faktur Pembelian (Purchase Invoice).

  • Ketika sebuah kode pajak dipilih dalam transaksi, sistem akan secara otomatis:

    1. Menghitung jumlah pajak berdasarkan tarif dan metode yang telah ditentukan.

    2. Membuat jurnal akuntansi secara otomatis dengan mendebit atau mengkredit akun-akun yang telah dipetakan di bagian Perkiraan. Ini menghilangkan kebutuhan entri jurnal manual untuk pajak dan memastikan kepatuhan pencatatan.

Tips & Catatan Penting

  • Pemetaan akun (Perkiraan) harus dilakukan dengan sangat akurat. Kesalahan pemetaan akan menyebabkan kesalahan pada laporan keuangan.

  • Ketika peraturan pajak pemerintah berubah (misalnya, perubahan tarif PPN), disarankan untuk membuat kode pajak baru daripada mengubah kode yang lama jika kode tersebut sudah digunakan dalam transaksi historis. Ini menjaga integritas data lama.

  • Modul ini adalah modul fundamental yang harus diatur dengan benar saat implementasi awal sistem dan umumnya dikelola oleh departemen akuntansi atau keuangan.