Skip to main content

Komponen Biaya Gudang

Panduan Modul: Komponen Biaya Gudang

Lokasi Modul
Pengaturan > Gudang > Komponen Biaya Gudang

Tujuan Modul
Modul Komponen Biaya Gudang berfungsi sebagai master data untuk mendefinisikan semua jenis biaya yang terkait dengan aktivitas pergudangan. Modul ini memungkinkan perusahaan untuk mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan melacak berbagai elemen biaya (seperti biaya sewa, listrik, tenaga kerja, atau penanganan) yang nantinya dapat dialokasikan ke aktivitas atau item tertentu. Ini adalah langkah dasar untuk akuntansi biaya gudang (warehouse costing).

1. Tampilan Utama (Daftar Komponen Biaya)

Halaman utama menampilkan daftar semua komponen biaya gudang yang telah didefinisikan dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

  • Filter: Memungkinkan pencarian komponen biaya spesifik berdasarkan Kode Biaya atau Nama Biaya.

  • Tambah Komponen Biaya Gudang: Link untuk membuka form dan membuat komponen biaya baru.

  • Tabel Daftar Biaya:

    • Kode Biaya: Kode unik untuk setiap elemen biaya.

    • Nama Biaya: Nama deskriptif dari biaya (contoh: "Biaya Bongkar Muat", "Biaya Penyimpanan Dingin").

    • Tipe Biaya: Klasifikasi biaya (misalnya, Tetap, Variabel, Semi-Variabel).

    • Gudang: Menunjukkan apakah biaya ini berlaku untuk gudang tertentu atau bersifat umum.

    • Saat ini, tabel menunjukkan "...Tidak ada data...", yang berarti belum ada komponen biaya yang dibuat.

2. Langkah-langkah Membuat Komponen Biaya

Meskipun halaman tambah tidak ditampilkan secara detail, alur kerjanya dapat disimpulkan sebagai berikut:

  1. Dari halaman utama, klik link Tambah Komponen Biaya Gudang.

  2. Sistem akan membuka form di mana pengguna harus mengisi:

    • Kode Biaya: Kode unik (misalnya, WH-RENT, WH-LABOR).

    • Nama Biaya: Nama yang jelas (misalnya, Sewa Gudang, Tenaga Kerja Gudang).

    • Tipe Biaya: Pilih dari dropdown (misalnya, Tetap, Variabel).

    • Gudang: Pilih gudang spesifik jika biaya ini hanya berlaku untuk satu lokasi, atau biarkan kosong jika berlaku umum.

    • Akun COA: Kemungkinan akan ada field untuk menautkan komponen biaya ini ke akun beban yang sesuai di Bagan Akun (Chart of Accounts).

  3. Klik Simpan.

3. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

  • Dasar Alokasi Biaya: Komponen yang didefinisikan di sini menjadi dasar untuk mengalokasikan biaya overhead gudang ke dalam nilai persediaan. Misalnya, total biaya "Tenaga Kerja Gudang" selama sebulan dapat dialokasikan ke setiap item yang masuk atau keluar dari gudang berdasarkan volume atau beratnya.

  • Kalkulasi Landed Cost: Dalam proses impor, komponen biaya seperti "Biaya Bea Masuk" atau "Biaya Penanganan Pelabuhan" yang dibuat di sini dapat ditambahkan ke dalam kalkulasi landed cost. Ini memastikan bahwa harga pokok pembelian (cost of goods sold - COGS) mencerminkan semua biaya yang relevan, bukan hanya harga beli barang.

  • Analisis Profitabilitas: Dengan melacak biaya-biaya ini, manajemen dapat melakukan analisis biaya-per-aktivitas (activity-based costing) untuk memahami profitabilitas setiap produk atau pelanggan dengan lebih akurat.

4. Tips & Catatan Penting

  • Identifikasi semua biaya yang signifikan terkait dengan operasional gudang Anda dan buat komponennya di modul ini.

  • Koordinasikan dengan departemen akuntansi untuk memastikan setiap komponen biaya tertaut dengan akun beban yang benar di COA. Ini penting untuk integritas laporan keuangan.

  • Modul ini adalah alat akuntansi biaya. Pengelolaannya harus dilakukan oleh tim akuntansi biaya atau Financial Controller yang memahami metodologi alokasi biaya.