Panduan Modul Laporan: Order Pembelian Tertunda (Pending Purchase Order)
Lokasi Modul
Pembelian > Laporan > Order Pembelian Tertunda
Tujuan Modul
Modul laporan Order Pembelian Tertunda (Pending Purchase Order Report) berfungsi untuk menghasilkan daftar semua Pesanan Pembelian (Purchase Order - PO) yang statusnya masih terbuka atau "tertunda". Artinya, barang atau jasa yang dipesan dalam PO tersebut belum diterima secara penuh dari pemasok. Laporan ini adalah alat pemantauan yang penting untuk menindaklanjuti pesanan yang masih beredar.
1. Parameter Laporan (Filter)
Halaman utama modul ini adalah sebuah form yang berisi berbagai parameter untuk menyesuaikan laporan yang akan dihasilkan.
Berikut adalah penjelasan untuk setiap parameter:
Vendor:
Saring laporan berdasarkan semua vendor (All) atau vendor tertentu (Selected).
Purchase Type:
Pilih jenis pembelian yang ingin ditampilkan, apakah Local atau Import.
Start Date / To Date:
Tentukan rentang tanggal pembuatan PO yang akan ditampilkan (contoh: 1 Agustus 2025 hingga 31 Agustus 2025).
Type:
Pilih tingkat detail laporan: Summary (Ringkasan) atau Detail (Rinci).
2. Langkah-langkah Menghasilkan Laporan
Langkah 1: Mengatur Parameter Laporan
Tentukan cakupan Vendor, Purchase Type, dan rentang tanggal.
Langkah 2: Menghasilkan Laporan
Setelah semua parameter diatur, klik salah satu dari dua tombol di bagian kiri bawah halaman:
Display Report : Untuk melihat pratinjau laporan PO tertunda langsung di layar Anda.
Export To MS Excel : Untuk mengunduh data laporan dalam format file Excel.
3. Contoh Tampilan Laporan
Setelah Anda klik, sistem akan menghasilkan laporan seperti berikut, yang merinci setiap PO yang masih tertunda.
Penjelasan Laporan: Laporan ini akan menampilkan daftar semua Purchase Order yang barangnya belum diterima secara penuh.
Kolom-kolom Kunci:
Vendor: Nama pemasok.
PO Date: Tanggal PO dibuat.
Purchase Order No: Nomor referensi PO yang tertunda.
Item Name: Rincian produk yang dipesan.
PO Quantity: Jumlah yang dipesan.
Tips & Catatan Penting
Gunakan laporan ini secara rutin untuk menindaklanjuti (follow-up) pesanan yang belum datang kepada vendor.
Laporan ini sangat penting bagi tim Procurement untuk memastikan barang datang tepat waktu dan untuk memberikan informasi kepada tim PPIC mengenai perkiraan kedatangan material.
Sebuah PO akan hilang dari laporan ini setelah status penerimaan barangnya di sistem sudah lengkap.
No comments to display
No comments to display