Lokasi Modul Pengaturan > Pengaturan Akunting > Pengubah Mata Uang
Tujuan Modul Modul Pengubah Mata Uang digunakan untuk mengelola dan merekam riwayat kurs atau nilai tukar mata uang yang digunakan untuk tujuan akuntansi internal perusahaan (Kurs Akuntansi). Berbeda dengan "Konversi Pajak" yang menggunakan kurs pajak dari pemerintah, modul ini menggunakan kurs yang relevan untuk pelaporan keuangan internal (misalnya, kurs tengah Bank Indonesia). Kurs ini sangat penting untuk menilai kembali (revaluation) saldo dalam mata uang asing pada akhir periode dan menghitung laba atau rugi selisih kurs.
1. Tampilan Utama (Daftar Grup Pengubah Mata Uang)
Halaman ini menampilkan riwayat dari setiap batch kurs akuntansi yang pernah diinput ke dalam sistem, diurutkan berdasarkan periode berlakunya.
Penjelasan Tampilan
Filter: Memungkinkan pencarian riwayat batch kurs berdasarkan ID Grup.
Tabel Riwayat Kurs:
ID Grup Pengubah Mata Uang: ID unik untuk setiap batch kurs yang diinput.
Tanggal Dimulai: Tanggal efektif dimulainya kurs tersebut.
Tanggal Berakhir: Tanggal akhir masa berlaku kurs.
Perubahan Terakhir: Stempel waktu yang mencatat kapan data kurs ini terakhir kali diubah.
Tombol Aksi:
Baru: Tombol untuk membuka halaman dan menginput batch kurs akuntansi untuk periode baru.
2. Halaman Baru Pengubah Mata Uang
Halaman ini adalah formulir untuk menginput tabel kurs akuntansi yang akan berlaku untuk periode tertentu.
Penjelasan Tampilan
Periode Berlaku:
Awal Periode & Akhir Periode: Menentukan rentang tanggal di mana kurs yang diinput akan aktif dan digunakan oleh sistem.
Tabel Kurs:
Mata Uang 1: Kode mata uang asing (misal: AUD, USD, EUR).
Mata Uang 2: Mata uang fungsional/lokal (IDR).
Nilai 1->2: Nilai tukar dari 1 unit mata uang asing ke dalam mata uang lokal.
Nilai 2->1: Nilai tukar dari mata uang lokal ke mata uang asing (biasanya dihitung otomatis).
Tombol Aksi:
Simpan: Menyimpan batch kurs yang baru diinput.
Batal: Membatalkan proses input.
3. Langkah-langkah Menambah Kurs Akuntansi Baru
Dari halaman utama, klik tombol Baru.
Tentukan Awal Periode dan Akhir Periode berlakunya kurs tersebut (misalnya, harian atau bulanan).
Di dalam tabel, isi kolom Nilai 1->2 untuk setiap mata uang asing sesuai dengan kurs akuntansi yang berlaku (misalnya, kurs tengah BI pada tanggal tersebut).
Setelah semua nilai kurs terisi, klik Simpan.
4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi
Revaluasi Selisih Kurs: Ini adalah fungsi utama. Pada akhir setiap periode akuntansi (biasanya akhir bulan), tim akuntansi akan menjalankan proses revaluasi. Sistem akan menggunakan kurs dari modul ini (yang berlaku pada tanggal revaluasi) untuk menilai kembali semua saldo akun dalam mata uang asing (seperti kas di bank USD, piutang EUR, atau utang JPY).
Jurnal Otomatis: Selisih antara nilai tercatat lama dan nilai baru setelah revaluasi akan secara otomatis dijurnal oleh sistem sebagai Laba atau Rugi Selisih Kurs, menggunakan akun yang telah dipetakan di modul Link Akun.
Penilaian Transaksi: Kurs ini juga dapat digunakan sebagai kurs default saat mencatat transaksi harian dalam mata uang asing.
5. Tips & Catatan Penting
Bedakan dengan Kurs Pajak: Sangat penting untuk memahami bahwa kurs di modul ini adalah untuk akuntansi/pelaporan internal dan berbeda dengan kurs di modul Konversi Pajak yang digunakan untuk pelaporan pajak.
Sumber yang Konsisten: Gunakan sumber kurs yang konsisten dan sesuai dengan kebijakan akuntansi perusahaan, seperti kurs tengah Bank Indonesia.
Pembaruan Rutin: Kurs harus diperbarui secara rutin (harian atau setidaknya pada akhir setiap bulan) untuk memastikan proses revaluasi dan laporan keuangan akurat.
Akses ke modul ini biasanya dikelola oleh departemen akuntansi atau treasury.
No comments to display
No comments to display