Lokasi Modul Pengaturan > Proyek > Komponen Proyek
Tujuan Modul Modul Komponen Proyek adalah master data sederhana yang digunakan untuk mendefinisikan kategori atau jenis-jenis utama dari elemen-elemen yang membentuk sebuah proyek. Komponen ini dapat dianggap sebagai label atau pengelompokan tingkat tinggi yang membantu dalam analisis dan pelaporan biaya serta kemajuan proyek. Ini berbeda dari Work Breakdown Structure (WBS) karena tidak bersifat hierarkis, melainkan sebagai atribut.
1. Tampilan Utama (Daftar Komponen Proyek)
Halaman utama menampilkan daftar semua komponen proyek yang telah didefinisikan.
Penjelasan Tampilan
Filter: Memungkinkan pencarian cepat berdasarkan Kode Komponen.
Tabel Daftar Komponen:
Kode Komponen: Kode unik untuk setiap komponen (misalnya, C001, C002).
Nama Komponen: Nama deskriptif dari komponen (misalnya, Component Project 2).
Deskripsi Komponen: Penjelasan lebih detail mengenai komponen tersebut.
Tombol Aksi:
Baru: Membuka form untuk membuat komponen baru.
Hapus: Menghapus komponen yang dipilih.
2. Halaman Tambah Komponen
Formulir ini digunakan untuk menambahkan komponen proyek baru ke dalam sistem.
Penjelasan Tampilan
Kode Komponen: Field untuk memasukkan kode unik komponen.
Nama Komponen: Field untuk nama deskriptif komponen.
Deskripsi: Area teks untuk memberikan penjelasan yang lebih rinci.
3. Langkah-langkah Membuat Komponen Proyek
Dari halaman utama, klik tombol Baru.
Masukkan Kode Komponen, Nama Komponen, dan Deskripsi.
Klik Simpan.
4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi
Penganggaran dan Pelacakan Biaya: Saat membuat anggaran atau mencatat biaya aktual untuk sebuah proyek, setiap item biaya (baik itu tenaga kerja, material, atau biaya lainnya) dapat diberi label atau ditautkan ke salah satu Komponen Proyek ini.
Analisis Biaya Proyek: Dengan pelabelan ini, manajemen dapat dengan mudah menganalisis biaya proyek berdasarkan komponennya. Misalnya, dalam proyek konstruksi, manajemen dapat melihat rincian biaya untuk komponen "Struktur", "Mekanikal & Elektrikal", dan "Finishing" secara terpisah.
Pelaporan Kemajuan: Komponen dapat digunakan sebagai salah satu dimensi dalam pelaporan kemajuan proyek, memberikan perspektif yang berbeda dari sekadar laporan berbasis WBS atau timeline.
5. Tips & Catatan Penting
Definisikan komponen-komponen yang relevan dan umum digunakan di seluruh proyek perusahaan untuk memastikan konsistensi dalam pelaporan.
Jaga agar jumlah komponen tidak terlalu banyak agar tidak membingungkan saat proses input data dan analisis. Fokus pada kategori utama yang paling penting untuk dilacak.
Pengelolaan modul ini sebaiknya menjadi tanggung jawab Project Management Office (PMO) atau Cost Controller untuk memastikan standar pelabelan komponen diterapkan secara seragam.
No comments to display
No comments to display