Tujuan Modul Modul Warna berfungsi sebagai master data untuk mendefinisikan semua varian warna yang tersedia untuk produk, bahan baku, atau komponen lainnya dalam inventaris. Tujuannya adalah untuk menstandarisasi atribut warna (contoh: BLUE, GREEN, RED) agar dapat digunakan secara konsisten di seluruh sistem, terutama dalam manajemen varian produk.
1. Tampilan Utama (Daftar Warna)
Halaman utama menampilkan semua data warna yang telah terdaftar dalam sistem dan menyediakan fungsi pencarian.
Penjelasan Tampilan
Filter Pencarian:
Warna: Dropdown dan field input untuk mencari warna spesifik berdasarkan namanya.
Cari: Tombol untuk memulai proses pencarian.
Tampilkan semua: Tombol untuk mereset filter dan menampilkan kembali seluruh daftar warna.
Tabel Daftar:
Checkbox: Kotak centang di setiap baris untuk memilih satu atau lebih warna yang akan dihapus.
No.: Nomor urut entri.
Warna: Nama dari warna yang telah terdaftar (contoh: VIOLET, YELLOW).
Tombol Aksi:
Tambah Warna: Membuka formulir untuk menambahkan warna baru.
Hapus: Menghapus data warna yang telah dipilih (dicentang) dari sistem.
2. Halaman Warna Baru
Formulir ini digunakan untuk menambahkan data warna baru ke dalam daftar master.
Penjelasan Tampilan
Semua Field Diperlukan: Catatan yang menandakan bahwa semua kolom wajib diisi.
Warna: Field untuk memasukkan nama warna baru yang ingin ditambahkan.
Tombol:
Simpan: Untuk menyimpan data warna baru ke dalam database.
Batal: Untuk membatalkan proses penambahan dan kembali ke halaman daftar warna.
3. Langkah-langkah Menambahkan Warna Baru
Dari halaman utama Daftar Warna, klik tombol Tambah Warna.
Pada halaman Warna Baru, isi field Warna dengan nama warna yang diinginkan (misalnya, BLACK).
Klik tombol Simpan untuk menyimpan data.
4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi
Manajemen Varian Produk: Data warna dari modul ini akan menjadi salah satu atribut utama saat membuat item di Master Item. Hal ini memungkinkan satu model produk memiliki banyak varian berdasarkan warna (misalnya, Sepatu Model A-Hitam, Sepatu Model A-Putih).
Manajemen Stok: Memungkinkan pelacakan stok yang akurat untuk setiap varian warna produk. Tim gudang dapat dengan mudah membedakan stok barang yang sama namun beda warna.
Proses Penjualan: Sales order dapat mencatat pesanan pelanggan secara spesifik berdasarkan warna yang diinginkan, mengurangi kesalahan pengiriman.
Analisis & Pelaporan: Manajemen dapat menganalisis tren penjualan untuk mengetahui warna apa yang paling populer atau paling sedikit diminati untuk setiap produk.
5. Tips & Catatan Penting
Gunakan penamaan warna yang konsisten dan mudah dipahami. Sebaiknya gunakan Bahasa Inggris standar (misalnya, BLACK bukan HITAM) jika sistem digunakan secara lebih luas, atau sebaliknya sesuai kebijakan perusahaan.
Sebelum menambahkan warna baru, selalu gunakan fitur pencarian untuk memastikan warna tersebut belum ada, guna menghindari duplikasi data.
Modul ini, meskipun sederhana, merupakan fondasi penting untuk industri seperti garmen, alas kaki, cat, atau otomotif di mana warna adalah atribut produk yang krusial.
No comments to display
No comments to display