Skip to main content

Arus Kas

Panduan Modul Laporan: Laporan Arus Kas (Statement of Cash Flows)

Lokasi Modul

Keuangan > Laporan > Arus Kas

Tujuan Modul

Modul Laporan Arus Kas berfungsi untuk menghasilkan Laporan Arus Kas (Statement of Cash Flows), yang merupakan salah satu dari tiga laporan keuangan utama. Laporan ini menyajikan ringkasan semua arus kas masuk (penerimaan) dan arus kas keluar (pengeluaran) perusahaan selama periode tertentu, yang diklasifikasikan ke dalam tiga aktivitas utama: Operasi, Investasi, dan Pendanaan.

Penting: Keakuratan laporan ini bergantung sepenuhnya pada konfigurasi yang benar di modul Pengaturan Arus Kas dan Pengaturan Arus Kas Sub.

1. Parameter Laporan (Filter)

Halaman utama modul ini adalah sebuah form yang berisi berbagai parameter untuk menghasilkan laporan yang spesifik.

Berikut adalah penjelasan untuk setiap parameter kunci:

  • Perusahaan / Akun:

    • Pilih Perusahaan dan Akun kas/bank yang akan menjadi dasar pembuatan laporan.

  • Periode:

    • Tentukan rentang tanggal Dari dan Sampai untuk mendefinisikan periode laporan.

  • Jenis Laporan:

    • Pilih format laporan, misalnya Detil untuk menampilkan rincian transaksi atau Ringkas (jika ada) untuk ringkasan total per kategori.

  • Mata Uang:

    • Atur preferensi mata uang untuk pelaporan.

2. Langkah-langkah Menghasilkan Laporan

Langkah 1: Mengatur Parameter Laporan

Pilih semua parameter yang Anda butuhkan, terutama periode laporan.

Langkah 2: Menghasilkan Laporan

Setelah semua parameter diatur, klik salah satu tombol di bagian bawah:

  • [Tampilkan Laporan]: Untuk melihat pratinjau Laporan Arus Kas langsung di layar Anda.

  • [Ekspor ke MS Excel]: Untuk mengunduh data laporan dalam format file Excel.

3. Isi Laporan (Konseptual)

Laporan yang dihasilkan akan memiliki struktur standar Laporan Arus Kas, yang menampilkan:

  • Arus Kas dari Aktivitas Operasi (contoh: Penerimaan dari Pelanggan, Pembayaran ke Pemasok, Pembayaran Gaji).

  • Arus Kas dari Aktivitas Investasi (contoh: Pembelian atau Penjualan Aset Tetap).

  • Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan (contoh: Penerimaan Pinjaman, Pembayaran Dividen).

  • Kenaikan/Penurunan Bersih Kas.

  • Saldo Kas Awal dan Saldo Kas Akhir Periode.

Tips & Catatan Penting

  • Pastikan modul Pengaturan Arus Kas telah dikonfigurasi dengan benar. Laporan ini tidak akan akurat tanpa pengaturan pemetaan akun yang valid.

  • Laporan Arus Kas sangat penting untuk menganalisis kesehatan likuiditas dan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas.

  • Ini adalah laporan yang esensial bagi Manajemen Puncak, Investor, dan Kreditur.