Skip to main content

Management Subkontrak

Panduan Modul: Manajemen Sub Kontrak (Subcontractor Management)

Lokasi Modul

PPIC > Aktivitas Pabrik > Manajemen Sub Kontrak

Tujuan Modul

Modul Manajemen Sub Kontrak berfungsi sebagai dasbor pemantauan (monitoring dashboard) untuk melacak posisi stok barang (baik bahan baku maupun barang dalam proses) yang berada di lokasi subkontraktor. Modul ini memberikan pandangan mengenai kuantitas barang yang telah dikirim ke subkontraktor, kuantitas yang telah dikembalikan (atau digunakan), dan sisa stok yang masih ada di pihak ketiga.

1. Tampilan Utama (Dasbor Stok Subkontraktor)

Halaman utama modul ini adalah sebuah laporan yang menampilkan posisi stok terkini di lokasi subkontraktor yang dipilih.

Cara Menggunakan

  1. Pilih Subkontraktor: Gunakan dropdown Pilih Sub Kontraktor di bagian atas untuk memilih nama subkontraktor yang stoknya ingin Anda pantau.

  2. Lihat Laporan: Setelah Anda memilih, tabel di bawahnya akan secara otomatis menampilkan semua item yang pernah ditransfer ke subkontraktor tersebut beserta status stoknya.

2. Membaca Laporan (Isi Laporan)

Laporan ini berfungsi seperti kartu stok untuk setiap item yang ada di lokasi subkontraktor.

Penjelasan Kolom Kunci

  • No. Kode Barang/Jasa & Nama Barang/Jasa: Item yang ditransfer ke subkontraktor.

  • Nomor STF & Nomor Order Kerja: Referensi dokumen transfer atau perintah kerja terkait.

  • Qty Masuk: Total kuantitas item yang telah dikirim ke subkontraktor.

  • Qty Keluar: Total kuantitas item yang telah dikembalikan dari subkontraktor atau yang telah dilaporkan sebagai terpakai.

  • Sisa: Saldo akhir kuantitas item yang seharusnya masih berada di lokasi subkontraktor, dihitung dari Qty Masuk - Qty Keluar.

Tips & Catatan Penting

  • Modul ini sangat penting untuk kontrol inventaris yang berada di luar gudang utama perusahaan.

  • Gunakan laporan ini untuk melakukan rekonsiliasi stok dengan subkontraktor secara berkala.

  • Data Qty Masuk dan Qty Keluar ditarik dari transaksi Perpindahan Gudang atau Section Transfer yang tujuannya adalah lokasi subkontraktor.

  • Ini adalah alat monitoring yang krusial bagi tim PPIC dan Manajer Produksi yang mengelola pekerjaan subkontraktor.