Skip to main content
Strategi Perletakan
Panduan Modul: Strategi Perletakan
Lokasi Modul
Pengaturan > Gudang > Intelligent Bin > Strategi Perletakan
Tujuan Modul
Modul Strategi Perletakan adalah pusat kendali untuk mengkonfigurasi logika otomatis yang digunakan sistem untuk menentukan lokasi penyimpanan (bin) terbaik saat barang diterima di gudang. Modul ini memungkinkan administrator untuk menetapkan serangkaian aturan dan prioritas yang akan dijalankan oleh sistem untuk memberikan rekomendasi put-away (penyimpanan barang) yang paling efisien, mengoptimalkan penggunaan ruang, dan mempercepat proses di gudang.
1. Tampilan Utama (Daftar Strategi)
Halaman utama adalah sebuah form konfigurasi di mana administrator dapat mengaktifkan, menonaktifkan, dan memprioritaskan berbagai strategi penempatan barang.
Penjelasan Tampilan
Modul ini menyajikan tiga strategi utama yang dapat dikombinasikan. Sistem akan mengevaluasi strategi ini berdasarkan urutan Prioritas yang ditetapkan (1 adalah yang tertinggi).
-
Strategi 1: Hubungan Antara Barang/Jasa dan Bin
-
Konsep: Ini adalah strategi "Lokasi Tetap" (Fixed Bin). Pengguna dapat secara eksplisit menetapkan bahwa barang atau kelompok barang tertentu (RelationCode) harus selalu disimpan di lokasi (Bin) yang sudah ditentukan.
-
Penggunaan: Sangat berguna untuk barang-barang yang sangat cepat laku (fast-moving) agar selalu berada di lokasi yang paling mudah dijangkau, atau untuk barang yang memerlukan kondisi khusus (misalnya, bahan kimia di area terpisah).
-
Prioritas: Di gambar, ini diatur ke prioritas 1. Artinya, saat barang masuk, sistem akan pertama kali memeriksa apakah ada aturan lokasi tetap untuk barang tersebut. Jika ada, sistem akan langsung merekomendasikan lokasi itu dan mengabaikan strategi lain.
-
Strategi 2: Volume Bin
-
Konsep: Strategi ini berfokus pada pemanfaatan kapasitas atau volume dari lokasi penyimpanan.
-
Pilihan Metode:
-
Prevalent: Kemungkinan besar berarti "mengutamakan lokasi yang sudah ada isinya". Sistem akan mencoba mencari bin yang sudah berisi barang yang sama dan masih memiliki sisa ruang. Tujuannya adalah untuk mengkonsolidasikan stok dan tidak menyebar satu jenis barang di banyak lokasi.
-
FullyFirst: Berarti "penuhi yang kosong dahulu". Sistem akan memprioritaskan pencarian bin yang benar-benar kosong dan dapat menampung seluruh kuantitas barang yang masuk.
-
Prioritas: Diatur ke prioritas 3, menjadikannya salah satu pertimbangan terakhir dalam contoh ini.
-
Strategi 3: Level Menurun
-
Konsep: Strategi ini kemungkinan besar mengarahkan sistem untuk mengisi bin dari level rak tertinggi ke level terendah, atau sebaliknya. "Menurun" bisa berarti mengisi dari atas ke bawah.
-
Penggunaan: Berguna untuk memastikan area yang kurang diinginkan (misalnya, rak paling atas yang sulit dijangkau) terisi lebih dahulu, sehingga area utama yang mudah dijangkau tetap tersedia.
-
Prioritas: Diatur ke prioritas 2, dievaluasi setelah strategi Lokasi Tetap.
-
Tombol Aksi:
-
Simpan: Menyimpan seluruh konfigurasi strategi dan prioritasnya.
2. Langkah-langkah Mengkonfigurasi Strategi
-
Tentukan Prioritas: Pikirkan alur kerja gudang Anda. Mana aturan yang paling penting? Apakah mengkonsolidasikan barang lebih penting daripada mengisi dari atas ke bawah? Atur dropdown Prioritas untuk setiap strategi sesuai urutan yang diinginkan (1 = dijalankan pertama kali).
-
Aktifkan Strategi: Centang kotak di sebelah strategi yang ingin Anda gunakan. Nonaktifkan yang tidak perlu.
-
Atur Lokasi Tetap: Jika Anda mengaktifkan "Hubungan Antara Barang/Jasa dan Bin", klik Tambah untuk membuat aturan baru, yaitu memilih kode barang (RelationCode) dan menunjuk lokasi Bin spesifik untuknya.
-
Pilih Metode Volume: Jika mengaktifkan "Volume Bin", pilih antara Prevalent (untuk konsolidasi) atau FullyFirst (untuk mengisi lokasi kosong).
-
Klik Simpan untuk menerapkan logika baru.
3. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi
-
Proses Penerimaan Barang (Put-Away): Saat staf gudang memindai barang yang baru diterima, sistem WMS akan secara otomatis menjalankan logika ini:
-
Apakah ada Lokasi Tetap untuk barang ini (Prioritas 1)? Jika ya, sistem akan menampilkan rekomendasi lokasi tersebut. Selesai.
-
Jika tidak, apakah strategi Level Menurun aktif (Prioritas 2)? Jika ya, sistem akan mencari lokasi kosong yang sesuai dengan aturan level. Jika ditemukan, lokasi itu direkomendasikan. Selesai.
-
Jika tidak, apakah strategi Volume Bin aktif (Prioritas 3)? Jika ya, sistem akan mencari lokasi berdasarkan metode Prevalent atau FullyFirst. Jika ditemukan, lokasi itu direkomendasikan. Selesai.
-
Otomatisasi Keputusan: Strategi ini menghilangkan kebutuhan staf gudang untuk berpikir atau mencari-cari lokasi kosong secara manual, sehingga mempercepat proses put-away, mengurangi kesalahan penempatan, dan memaksimalkan penggunaan ruang gudang.
4. Tips & Catatan Penting
-
Konfigurasi strategi ini memerlukan pemahaman mendalam tentang operasional gudang, karakteristik produk (ukuran, berat, kecepatan perputaran), dan tata letak fisik gudang.
-
Strategi Lokasi Tetap sangat kuat untuk efisiensi pengambilan, tetapi bisa mengurangi fleksibilitas dan utilisasi ruang jika tidak dikelola dengan baik.
-
Lakukan evaluasi secara berkala. Jika staf gudang sering mengabaikan rekomendasi sistem, mungkin ada yang salah dengan konfigurasi strategi dan perlu disesuaikan.
-
Mengingat dampaknya yang signifikan terhadap efisiensi operasional, akses ke modul ini harus dibatasi hanya untuk Manajer Gudang, Manajer Logistik, atau analis sistem.