Skip to main content
Pengaturan Libur
Panduan Modul: Pengaturan Libur
Lokasi Modul
Pengaturan > Produksi > Pengaturan Libur
Tujuan Modul
Modul Pengaturan Libur digunakan untuk mendaftarkan hari-hari libur nasional, cuti bersama, atau periode non-produksi lainnya ke dalam kalender sistem. Data ini sangat krusial bagi modul perencanaan produksi (seperti Master Production Schedule - MPS dan Material Requirements Planning - MRP) untuk menghitung kapasitas produksi yang tersedia secara akurat dan menjadwalkan pekerjaan dengan benar.
1. Tampilan Utama (Daftar Libur)
Halaman utama menampilkan daftar semua tanggal atau periode libur yang telah didefinisikan dalam sistem.
Penjelasan Tampilan
-
Filter: Memungkinkan pencarian periode libur berdasarkan deskripsi atau rentang tanggal.
-
Tabel Daftar Libur:
-
Tanggal Mulai & Tanggal Selesai: Menunjukkan rentang tanggal libur.
-
Deskripsi: Keterangan mengenai hari libur tersebut (misalnya, "Tahun Baru", "Cuti Bersama Idul Fitri").
-
Global: Tanda centang (✓) menunjukkan bahwa libur ini berlaku untuk seluruh perusahaan atau semua work center. Jika tidak dicentang, libur tersebut mungkin hanya berlaku untuk section atau work center tertentu.
-
Diubah Oleh: Nama pengguna yang terakhir kali membuat atau mengubah data libur.
-
Tombol Aksi:
-
Liburan Baru: Membuka form untuk menambahkan periode libur baru.
-
Hapus: Untuk menghapus data libur yang dipilih.
2. Halaman Tambah Liburan
Penjelasan Tampilan
-
Tanggal Mulai & Tanggal Selesai: Field kalender untuk memilih rentang tanggal libur. Untuk libur satu hari, tanggal mulai dan selesai diisi sama.
-
Deskripsi: Area teks untuk memberikan nama atau keterangan hari libur.
-
Global: Kotak centang (checkbox) untuk menandakan apakah libur ini berlaku secara umum untuk seluruh operasional produksi.
-
Tombol Aksi: Simpan untuk menyimpan data dan Batal untuk kembali.
3. Langkah-langkah Menambahkan Hari Libur
-
Dari halaman utama, klik tombol Liburan Baru.
-
Pilih Tanggal Mulai dan Tanggal Selesai dari kalender.
-
Isi Deskripsi libur (contoh: "Hari Kemerdekaan").
-
Centang kotak Global jika libur ini berlaku untuk semua lini produksi.
-
Klik Simpan.
4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi
-
Perencanaan Kapasitas Produksi (Capacity Planning): Ini adalah integrasi yang paling fundamental. Sistem perencanaan akan secara otomatis mengecualikan tanggal-tanggal yang terdaftar di modul ini saat menghitung total jam kerja atau kapasitas mesin yang tersedia dalam satu periode. Tanpa data ini, sistem akan mengasumsikan pabrik beroperasi 24/7, yang akan menyebabkan perencanaan yang tidak realistis.
-
Penjadwalan Work Order: Saat modul penjadwalan membuat jadwal produksi, ia akan "melompati" tanggal-tanggal libur. Misalnya, jika sebuah pekerjaan membutuhkan 3 hari dan dimulai pada hari Jumat, sementara hari Senin adalah hari libur, sistem akan menjadwalkan pekerjaan tersebut selesai pada hari Rabu, bukan Selasa.
-
Lead Time Calculation: Waktu tunggu (lead time) untuk pengadaan atau produksi yang dihitung oleh sistem juga akan mempertimbangkan hari libur, sehingga memberikan estimasi tanggal kedatangan atau tanggal penyelesaian yang lebih akurat.
5. Tips & Catatan Penting
-
Sangat penting untuk memasukkan semua hari libur (nasional, lokal, dan cuti bersama perusahaan) di awal tahun atau sesegera mungkin setelah jadwal resmi dirilis untuk memastikan perencanaan produksi sepanjang tahun akurat.
-
Perhatikan penggunaan checkbox Global. Jika ada departemen atau work center tertentu yang tetap beroperasi pada hari libur umum (misalnya, tim maintenance atau utilitas), maka pengaturan libur untuk mereka mungkin perlu dibuat secara terpisah (non-global).
-
Pengelolaan modul ini idealnya menjadi tanggung jawab departemen HR atau PPIC yang memiliki informasi valid mengenai kalender kerja perusahaan.