Skip to main content

Pengaturan Global

Panduan Modul: Pengaturan Global

Lokasi Modul
Pengaturan > Laporan > Pengaturan Global

Tujuan Modul
Modul Pengaturan Global adalah pusat kontrol utama untuk mengkonfigurasi berbagai parameter operasional dan perilaku sistem di seluruh aplikasi ERP. Pengaturan yang diubah di sini akan memiliki dampak luas pada berbagai modul, mulai dari tampilan, alur kerja transaksi, manajemen produksi, kontrol kualitas, hingga administrasi sistem.​

Penjelasan Tampilan & Konfigurasi

Halaman ini berisi daftar panjang parameter yang dapat dikonfigurasi. Berikut adalah penjelasan untuk beberapa grup pengaturan utama yang terlihat:

1. Pengaturan Tampilan & Dasar

  • Jumlah Baris Maksimal Tampilan: Mengatur berapa banyak baris data yang ditampilkan per halaman pada tabel-tabel di seluruh sistem.

  • Jumlah Baris Maksimal Cetak: Mengatur jumlah baris maksimum saat mencetak dokumen.

  • Sistem Angka Desimal: Menentukan jumlah angka di belakang koma untuk perhitungan.

  • Mata Uang: Menentukan mata uang default yang digunakan dalam transaksi dan pelaporan.

2. Pengaturan Transaksi & Jurnal

  • Prefix untuk Tipe Transaksi: Mengatur awalan (prefix) yang digunakan untuk penomoran dokumen seperti Order Penjualan, Faktur, Jurnal, dll. Pengaturan ini bisa diatur sebagai Fixed (tidak dapat diubah oleh pengguna) atau Dapat Diubah. Ini sangat penting untuk standardisasi penomoran dokumen.

  • Pengaturan Angsuran & Batas Kredit: Mengatur perilaku sistem terkait manajemen kredit pelanggan.

  • Penomoran Faktur: Mengatur apakah penomoran faktur mengikuti aturan Strict (ketat/berurutan) atau Loose (longgar).

3. Pengaturan Kontrol Kualitas (QC)

  • Pengaturan MOQ, Processing, dan Sampling: Parameter yang mengatur aturan Minimum Order Quantity, pemrosesan, dan pengambilan sampel untuk proses QC.

  • QC Outgoing & Incoming: Mengaktifkan atau menonaktifkan proses QC untuk barang keluar dan masuk.

4. Pengaturan Produksi & Gudang

  • Format Kode Barang: Mendefinisikan struktur atau format untuk pembuatan kode barang baru, bisa diatur agar Nomor Otomatis.

  • Shift Kerja: Mengatur jumlah jam kerja per shift, waktu istirahat, dan jumlah shift per hari.

  • Otomatisasi Gudang: Parameter seperti Penerimaan Kedatangan secara Otomatis atau Pindahkan Barang Jadi secara Otomatis mengontrol alur kerja otomatis di gudang.

  • Logika Gudang: Mengatur logika penempatan barang, misalnya apakah berdasarkan Gudang Tujuan atau Isolasikan Lot#.

5. Pengaturan Administrasi & Akses

  • System Administrator: Menetapkan pengguna mana yang memiliki hak akses sebagai administrator sistem.

  • Approval/Persetujuan: Mengatur alur persetujuan untuk berbagai dokumen. Pengguna yang terdaftar di ApprovalList akan memiliki wewenang untuk menyetujui transaksi.

  • IP Setting: Mengatur alamat IP yang diizinkan untuk mengakses sistem, sebagai lapisan keamanan tambahan.

6. Tombol Aksi

  • Ubah: Tombol ini (biasanya terletak di bagian bawah halaman) digunakan untuk menyimpan semua perubahan yang dibuat pada halaman pengaturan global.

  • Reset: Mengembalikan semua nilai ke pengaturan default atau konfigurasi terakhir yang disimpan.

Alur Kerja & Dampak Sistem

  • Dampak Luas: Setiap perubahan yang dibuat di halaman ini akan langsung memengaruhi perilaku modul-modul terkait. Misalnya, mengubah Sistem Angka Desimal akan mengubah cara semua nilai uang dan kuantitas ditampilkan di sistem.

  • Standardisasi Proses: Pengaturan seperti Prefix transaksi dan format Kode Barang memastikan data di seluruh perusahaan terstruktur dan konsisten.

  • Kontrol & Keamanan: Parameter seperti ApprovalListSystem Administrator, dan IP Setting adalah alat penting untuk mengontrol akses dan alur kerja persetujuan, menjaga integritas dan keamanan data perusahaan.

  • Efisiensi Operasional: Pengaturan otomatisasi (misalnya, pemindahan barang otomatis) dirancang untuk mengurangi pekerjaan manual dan meningkatkan efisiensi alur kerja di gudang dan produksi.

Tips & Catatan Penting

  • Akses Terbatas: Karena dampaknya yang sangat luas, akses ke modul ini harus sangat dibatasi dan hanya diberikan kepada Administrator Sistem atau personel IT level atas.

  • Uji Coba Perubahan: Sebelum mengubah pengaturan krusial di lingkungan produksi (live), sangat disarankan untuk mengujinya terlebih dahulu di lingkungan pengembangan atau UAT (User Acceptance Test) untuk memahami dampaknya.

  • Dokumentasi Perubahan: Setiap perubahan yang dilakukan pada Pengaturan Global harus didokumentasikan dengan baik, mencatat apa yang diubah, kapan, oleh siapa, dan alasannya. Ini penting untuk pelacakan dan jika terjadi masalah di kemudian hari.

  • Modul ini adalah "otak" dari sistem ERP. Konfigurasi yang cermat dan terencana di halaman ini adalah kunci keberhasilan implementasi dan kelancaran operasional sistem.