Skip to main content

Pengaturan Biaya Standar

Panduan Modul: Pengaturan Biaya Standar

Lokasi Modul
Pengaturan > Produksi > Pengaturan Biaya (di UI disebut Biaya Standar)Standart

Tujuan Modul
Modul Pengaturan Biaya Standar adalah pusat dari cost accounting di dalam sistem produksi. Tujuannya adalah untuk mendefinisikan, mengelola, dan mengalokasikan semua komponen biaya standar yang membentuk Harga Pokok Produksi (HPP) atau Cost of Goods Manufactured (COGM). Ini mencakup biaya tenaga kerja langsung (Direct Labour) dan berbagai jenis biaya overhead pabrik (Factory Overhead - FOH) seperti depresiasi, listrik, gas, dan pemeliharaan.

1. Tampilan Utama (Daftar Biaya Standar)

Halaman utama menampilkan semua komponen biaya standar yang telah didefinisikan untuk digunakan dalam perhitungan biaya produksi.

Penjelasan Tampilan

  • Filter: Memungkinkan pencarian cepat berdasarkan Kode Biaya Standar.

  • Tabel Biaya Standar:

    • Kode Biaya Standar: Kode unik untuk setiap elemen biaya (contoh: COGM_DIRECTLABOURCOGM_FOH_ELECTRICITY).

    • Nama Biaya Standar: Nama deskriptif dari elemen biaya tersebut.

    • Tipe Biaya Standar: Kategori biaya, yaitu Labour (Tenaga Kerja) atau FOH (Factory Overhead).

    • Biaya Standar: Nilai atau tarif standar untuk biaya tersebut (misalnya, tarif per jam).

    • Mata Uang: Mata uang yang digunakan (misal: IDR).

    • Jumlah Dari Barang/Jasa: Menunjukkan ke berapa banyak section atau pusat biaya, elemen biaya ini dialokasikan.

  • Tombol Aksi:

    • Biaya Standar Baru: Membuka form untuk membuat elemen biaya baru.

    • Hapus Biaya Standar: Menghapus elemen biaya yang dipilih.

2. Halaman Tambah Biaya Standar

Formulir ini adalah inti dari modul, di mana setiap komponen biaya didefinisikan secara detail, termasuk alokasi dan penautan akuntansinya.

Penjelasan Tampilan

  • Tipe Biaya Standar: Memilih kategori biaya, apakah Labour atau FOH.

  • Kode & Nama Biaya Standar: ID dan nama unik untuk elemen biaya.

  • Biaya Standar & Jumlah Standar: Menetapkan nilai tarif standar dan basis perhitungannya (misalnya, per jam).

  • Section: Fitur penting untuk alokasi biaya. Di sini, pengguna memilih section produksi mana saja yang akan dibebani oleh biaya ini. Biaya overhead yang bersifat umum (seperti listrik) dapat dialokasikan ke beberapa section sekaligus.

  • Integrasi Akuntansi:

    • Akun Biaya: Menautkan biaya ini ke akun beban yang sesuai di Bagan Akun (Chart of Accounts).

    • Akun L/R FOH: Akun Laba/Rugi untuk menampung varians (selisih) antara biaya FOH standar dan aktual.

    • Cost Center: Menautkan biaya ke Cost Center spesifik untuk pelaporan keuangan yang lebih detail.

3. Langkah-langkah Membuat Biaya Standar Baru

  1. Dari halaman utama, klik tombol Biaya Standar Baru.

  2. Pilih Tipe Biaya Standar (Labour atau FOH).

  3. Isi KodeNama, dan Biaya Standar (tarif).

  4. Gunakan fitur alokasi Section untuk memilih satu atau lebih section produksi yang akan dibebani biaya ini.

  5. Pilih Akun BiayaAkun L/R FOH, dan Cost Center yang sesuai. Langkah ini wajib dikoordinasikan dengan departemen akuntansi.

  6. Klik Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

  • Perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP): Ini adalah tujuan utama modul ini. Saat sebuah Work Order diselesaikan, sistem akan menghitung total biaya produksi dengan mengakumulasi:

    1. Biaya Bahan Baku (dari Bill of Materials).

    2. Biaya Tenaga Kerja Langsung (tarif dari COGM_DIRECTLABOUR dikali jam kerja aktual).

    3. Biaya Overhead Pabrik (tarif dari berbagai biaya FOH dikali basis alokasi yang relevan, seperti jam mesin).

  • Analisis Varians: Dengan membandingkan total biaya standar dengan biaya aktual yang terjadi, manajemen dapat melakukan analisis varians (variance analysis) untuk mengidentifikasi inefisiensi atau penghematan dalam proses produksi.

  • Penganggaran (Budgeting): Biaya standar yang ditetapkan di sini menjadi dasar untuk menyusun anggaran produksi dan anggaran biaya overhead untuk periode mendatang.

5. Tips & Catatan Penting

  • Modul ini adalah jantung dari sistem akuntansi biaya Anda. Akurasi data di sini berdampak langsung pada keakuratan HPP, profitabilitas produk, dan keputusan strategis mengenai harga jual.

  • Proses penetapan biaya standar dan pemilihan akun akuntansi harus merupakan hasil kolaborasi erat antara tim Produksi, PPIC, dan Akuntansi Biaya (Cost Accounting).

  • Lakukan peninjauan (review) dan pembaruan tarif biaya standar secara periodik (misalnya, tahunan atau semesteran) untuk memastikan tarif tersebut tetap relevan dengan kondisi biaya aktual.

  • Akses ke modul ini harus sangat dibatasi dan hanya diberikan kepada Cost Controller atau personel akuntansi yang berwenang.