Skip to main content
Pengaturan Arus Kas
Panduan Modul: Pengaturan Arus Kas (Cash Flow Setup)
Lokasi Modul
Keuangan > Pengaturan Arus Kas > Pengaturan Arus Kas
Tujuan Modul
Modul Pengaturan Arus Kas (Cash Flow Setup) adalah modul data induk (master data) yang sangat penting untuk akuntansi. Tujuannya adalah untuk mengkonfigurasi dan memetakan setiap akun di Buku Besar (Chart of Accounts) yang relevan ke dalam klasifikasi yang benar pada Laporan Arus Kas. Pengaturan di sini memungkinkan sistem untuk secara otomatis menghasilkan Laporan Arus Kas yang akurat berdasarkan aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan.
1. Tampilan Utama (Daftar Pengaturan)
Halaman utama modul ini menampilkan daftar semua pemetaan akun ke dalam kategori arus kas yang telah dibuat.

Penjelasan Tampilan
-
Filter: Anda dapat mencari pengaturan spesifik menggunakan bilah pencarian berdasarkan Kode Arus Kas.
-
Daftar Pengaturan: Tabel di bawahnya menampilkan pemetaan yang sudah ada. Contohnya, akun ACCOUNT PAYABLE TRADE dipetakan ke dalam kategori Header: OPERATING dan Sub: PEMBAYARAN KEPADA SUPPLIER.
Fungsi Tombol
-
[Baru]: Tombol utama untuk membuat pemetaan akun arus kas yang baru.
-
[Hapus]: Untuk menghapus pemetaan yang dipilih.
-
[Ubah Status]: Untuk mengubah status keaktifan pemetaan.
2. Langkah-langkah Mengatur Arus Kas

Langkah 1: Membuat Pengaturan Baru
Dari Tampilan Utama, klik tombol [Baru] untuk membuka form Tambah Pengaturan Arus Kas.
Langkah 2: Memilih Akun
Langkah 3: Mengklasifikasikan Arus Kas
-
Pada kolom Sub Orang tua, pilih kategori induk untuk akun ini (misalnya, PEMBAYARAN KEPADA SUPPLIER yang merupakan bagian dari aktivitas OPERATING).
-
Tentukan Tipe arusnya: Dalam (Pemasukan), Luar (Pengeluaran), atau Dalam & Luar.
-
Pastikan Status Aktif tercentang.
Langkah 4: Menyimpan Pengaturan
Klik [Simpan] untuk menyimpan pemetaan baru.
Tips & Catatan Penting
-
Pengaturan yang benar di modul ini adalah kunci untuk menghasilkan Laporan Arus Kas yang akurat secara otomatis dari sistem.
-
Modul ini adalah pengaturan akuntansi tingkat lanjut yang harus dikelola oleh Chief Accountant atau Manajer Keuangan.
-
Setiap akun yang berhubungan dengan pergerakan kas atau setara kas (misalnya, semua akun Kas, Bank, Piutang, Hutang) perlu dipetakan di sini agar Laporan Arus Kas menjadi valid.