Matrix Item Panduan Modul Settings  Lokasi Modul :  soApp > Settings > Matrix Item Modul Item List digunakan untuk mengatur hubungan antara item milik company dengan kode item yang digunakan oleh customer. Informasi yang disimpan meliputi customer, nama item, Magnetar Item Code, dan Customer Item Code. Ini penting karena satu produk yang sama dapat memiliki kode internal perusahaan dan kode yang berbeda pada sistem customer. Tampilan halaman Matrix list Halaman Item List menampilkan daftar item beserta kode internal dan kode item customer.  Pada bagian atas tersedia tombol Add Data untuk menambahkan mapping item baru. Penjelasan Kolom No Menampilkan nomor urut data pada tabel. Customer Menampilkan nama customer yang menggunakan item tersebut. Item Name Menampilkan nama atau deskripsi produk. Magnetar Item Code  Menampilkan kode item internal yang digunakan pada sistem Magnetar/KOKOLA. Customer Item Code  Menampilkan kode item yang digunakan oleh customer untuk produk tersebut. Tips & Catatan Penting Pastikan Customer yang dipilih sudah sesuai sebelum menambahkan atau mengubah mapping item. Pastikan Item Name yang dipilih sesuai dengan produk yang digunakan oleh customer. Periksa kembali Magnetar Item Code agar sesuai dengan kode item internal yang digunakan pada sistem. Pastikan Customer Item Code sesuai dengan kode item yang digunakan oleh customer untuk produk tersebut. Hindari membuat mapping yang sama untuk customer dan item yang sudah terdaftar sebelumnya. Periksa kembali seluruh informasi sebelum menyimpan data untuk menghindari kesalahan mapping item. Perbedaan Magnetar Item Code dan Customer Item Code perlu diperhatikan karena satu produk dapat menggunakan kode yang berbeda antara sistem internal dan sistem customer. Jika terjadi ketidaksesuaian kode item pada proses transaksi, periksa terlebih dahulu data mapping pada Matrix Item. Gunakan Add Data hanya untuk menambahkan mapping item baru yang belum tersedia. Pastikan perubahan pada mapping item dilakukan dengan hati-hati karena data tersebut dapat digunakan sebagai referensi pada proses transaksi yang berkaitan dengan customer. Apabila customer menggunakan kode item baru atau mengalami perubahan kode, pastikan data Customer Item Code diperbarui sesuai informasi terbaru. Lakukan pengecekan kembali terhadap customer, item, dan kedua kode item setelah data berhasil disimpan.