# Tipe Harga

### **Panduan Modul: Tipe Harga**

#### **Lokasi Modul**  
Pengaturan &gt; Pengaturan Sistem &gt; Tipe Harga

#### **Tujuan Modul**  
Modul **Tipe Harga** berfungsi sebagai master data untuk mendefinisikan berbagai jenis atau tingkatan harga yang berlaku di perusahaan. Tujuannya adalah untuk membuat kategori harga standar (contoh: *Harga Eceran, Harga Grosir, Harga Distributor*) yang dapat digunakan dalam transaksi penjualan, pembuatan daftar harga (pricelist), dan analisis pelaporan.

### **1. Tampilan Utama (Daftar Tipe Harga)**

#### Halaman utama menampilkan semua tipe harga yang telah terdaftar dalam sistem.

#### **Penjelasan Tampilan**

- #### **Tabel Daftar**:
    
    
    - #### **Nama Harga**: Nama dari tipe harga.
    - #### **Kategory harga**: Kategori atau kode yang merepresentasikan tipe harga tersebut.
    - #### *... Tidak Ada Data ...*: Pesan ini muncul jika belum ada tipe harga yang dibuat.
- #### **Tombol Aksi**:
    
    
    - #### **Harga baru**: Membuka formulir untuk membuat tipe harga baru.

### **2. Halaman Harga Baru**

#### Formulir ini digunakan untuk menambahkan tipe harga baru ke dalam sistem.

#### **Penjelasan Tampilan**

- #### **Semua Field Diperlukan**: Catatan yang menandakan bahwa semua kolom di bawahnya wajib diisi.
- #### **Nama Harga**: Field untuk memasukkan nama deskriptif dari tipe harga (contoh: `Harga Ritel Jakarta`).
- #### **Kategory harga**: Field untuk memasukkan kode atau kategori singkat untuk tipe harga tersebut (contoh: `RETAIL_JKT`).
- #### **Tombol**:
    
    
    - #### **Simpan**: Untuk menyimpan data tipe harga baru.
    - #### **Batal**: Untuk membatalkan proses.

### **3. Langkah-langkah Menambahkan Tipe Harga Baru**

1. #### Dari halaman utama, klik tombol **Harga baru**.
2. #### Isi field **Nama Harga** dan **Kategory harga**.
3. #### Klik tombol **Simpan**.

### **4. Alur Kerja &amp; Proses Bisnis Terintegrasi**

- #### **Manajemen Daftar Harga (Pricelist)**: Tipe harga yang dibuat di sini menjadi dasar untuk membuat daftar harga. Perusahaan dapat membuat beberapa daftar harga yang berbeda untuk setiap produk, masing-masing untuk tipe harga yang berbeda (misalnya, satu produk punya harga untuk `Eceran` dan harga lain untuk `Grosir`).
- #### **Transaksi Penjualan**: Saat membuat Sales Order, tim penjualan dapat memilih pelanggan. Sistem kemudian dapat secara otomatis menerapkan tipe harga yang sesuai untuk pelanggan tersebut (misalnya, pelanggan A adalah distributor, maka otomatis menggunakan "Harga Distributor").
- #### **Fleksibilitas Promosi**: Memudahkan pembuatan harga promosi atau harga khusus untuk event tertentu dengan membuat tipe harga sementara, seperti "Harga Diskon Akhir Tahun".
- #### **Analisis Profitabilitas**: Memungkinkan manajemen untuk menganalisis profitabilitas berdasarkan segmen pelanggan atau channel penjualan yang menggunakan tipe harga berbeda.

### **5. Tips &amp; Catatan Penting**

- #### Gunakan skema penamaan dan kategori yang jelas dan konsisten untuk menghindari kebingungan.
- #### Modul ini merupakan fondasi penting untuk strategi penetapan harga (pricing strategy) perusahaan. Diskusikan dengan tim penjualan dan keuangan untuk menentukan tipe harga apa saja yang dibutuhkan.
- #### Modul ini seringkali terintegrasi erat dengan data master pelanggan, di mana setiap pelanggan dapat ditetapkan memiliki satu tipe harga default.