# Template Penggunaan Mesin

### **Panduan Modul: Template Penggunaan Mesin**

#### **Lokasi Modul**  
Pengaturan &gt; Produksi &gt; Template Penggunaan Mesin

#### **Tujuan Modul**  
Modul **Template Penggunaan Mesin** adalah fitur konfigurasi tingkat lanjut yang memungkinkan pembuatan formulir *input* data dinamis untuk pencatatan parameter operasional mesin. Tujuannya adalah untuk membuat *template* spesifik yang dapat dilampirkan pada mesin-mesin tertentu, sehingga operator dapat mencatat data yang relevan dan terstruktur selama proses produksi, seperti suhu, tekanan, kecepatan, atau parameter *Quality Control* lainnya.

### **1. Tampilan Utama (Daftar Template)**

#### Halaman utama menampilkan daftar semua *template* atau rancangan formulir yang telah dibuat.

#### **Penjelasan Tampilan**

- #### **Filter**: Memungkinkan pencarian *template* berdasarkan **Nama Rancangan**.
- #### **Tabel Daftar Template**:
    
    
    - #### **Nama Rancangan**: Nama unik untuk setiap *template* yang dibuat.
    - #### *Saat ini, tabel menunjukkan "...Tidak Ada Data...", yang berarti belum ada template yang didefinisikan.*
- #### **Tombol Aksi**:
    
    
    - #### **Tambah Baru**: Membuka form untuk membuat *template* penggunaan mesin yang baru.

### **2. Halaman Tambah Template Penggunaan Mesin**

#### Ini adalah halaman konfigurasi utama di mana sebuah *template* formulir dinamis dibangun dari awal.

#### **Penjelasan Tampilan**

- #### **Nama Rancangan**: Field untuk memberikan nama unik pada *template* yang sedang dibuat (contoh: "Form Cek Kualitas Mesin Mixer", "Logsheet Harian Mesin Oven").
- #### **Pemilihan Mesin**:
    
    
    - #### Terdapat dua kotak daftar (*list box*) yang berfungsi untuk menautkan *template* ini ke mesin spesifik.
    - #### Pengguna memilih mesin dari daftar **Mesin yang Tersedia** (diambil dari **Master Mesin**) dan memindahkannya ke kotak **Mesin yang Dipilih**.
- #### **Konfigurasi Form Dinamis**:
    
    
    - #### Formulir dibagi menjadi dua bagian: **Header Object** dan **Detail Object**.
    - #### **Header Object**: Digunakan untuk parameter yang diisi **sekali** per sesi penggunaan (contoh: Nama Operator, Shift, Nomor *Work Order*).
    - #### **Detail Object**: Digunakan untuk parameter yang diisi **berulang kali** (contoh: Pengecekan Suhu setiap jam, Catatan Kualitas per *batch*).
    - #### **Atribut Field**: Untuk setiap baris di *Header* maupun *Detail*, pengguna dapat mendefinisikan:
        
        
        - #### `Field Code` &amp; `Field Name`: ID dan label untuk kolom isian.
        - #### `Field Type`: Jenis *input* (teks, angka, tanggal, *dropdown*).
        - #### `Data Type`: Tipe data (misalnya, *string, integer, decimal*).
        - #### `Default Value`: Nilai *default* yang akan muncul.
        - #### `Size`: Panjang karakter maksimal.
        - #### `Required`: Menentukan apakah field wajib diisi atau tidak.
        - #### `Readonly`: Menentukan apakah field hanya bisa dibaca atau bisa diedit.
        - #### `Order No`: Urutan tampilan field pada formulir.

### **3. Langkah-langkah Membuat Template Baru**

1. #### Dari halaman utama, klik tombol **Tambah Baru**.
2. #### Masukkan **Nama Rancangan** yang deskriptif.
3. #### Pilih satu atau lebih mesin dari daftar **Mesin yang Tersedia** dan pindahkan ke **Mesin yang Dipilih**.
4. #### Definisikan field-field untuk **Header Object** sesuai kebutuhan.
5. #### Definisikan field-field untuk **Detail Object** jika diperlukan pencatatan data berulang.
6. #### Atur setiap atribut (*Field Name, Type, Required*, dll.) dengan cermat.
7. #### Klik **Simpan**.

### **4. Alur Kerja &amp; Proses Bisnis Terintegrasi**

- #### **Pengumpulan Data di Lantai Produksi**: Saat operator menjalankan *Work Order* pada mesin yang telah ditautkan ke sebuah *template*, formulir dinamis ini akan muncul di terminal atau tablet mereka. Operator kemudian mengisi parameter sesuai dengan data aktual di lapangan.
- #### **Analisis Kinerja Mesin &amp; OEE**: Data yang terkumpul dari *template* ini (seperti catatan *downtime*, kecepatan produksi, jumlah *scrap*) menjadi input krusial untuk perhitungan *Overall Equipment Effectiveness* (OEE) dan analisis kinerja mesin lainnya.
- #### ***Paperless Production***: Modul ini adalah fondasi untuk inisiatif pabrik digital (*smart factory*), menggantikan pencatatan logbook manual di kertas dengan input digital yang terstruktur dan terpusat.
- #### **Kontrol Kualitas Proses (*In-Process Quality Control*)**: *Template* ini dapat digunakan sebagai *checklist* QC, memastikan bahwa semua parameter kritis proses telah diperiksa dan dicatat sesuai standar.

### **5. Tips &amp; Catatan Penting**

- #### Perancangan *template* memerlukan pemahaman yang mendalam tentang proses produksi dan data apa yang penting untuk direkam di setiap mesin atau *work center*.
- #### Ini adalah modul konfigurasi yang sangat *powerful* namun kompleks. Pengelolaannya harus dilakukan oleh personel yang terlatih, seperti *Process Engineer*, tim IT, atau *System Administrator*.
- #### Sebelum membuat *template*, pastikan semua mesin yang relevan telah terdaftar di modul **Master Mesin**.
- #### Gunakan penamaan (*Field Name*) yang jelas dan mudah dipahami oleh operator di lantai produksi.