# Permintaan Pengesahan Pengaturan

### **Panduan Modul: Permintaan Pengesahan Pengaturan**

#### **Lokasi Modul**  
Pengaturan &gt; Pengaturan Dokumen &gt; Permintaan Pengesahan Pengaturan

#### **Tujuan Modul**  
Modul **Permintaan Pengesahan Pengaturan** digunakan untuk mengelola dan mengkonfigurasi alur kerja persetujuan (*approval workflow*) untuk berbagai jenis dokumen dan transaksi di dalam sistem. Pengguna dapat menentukan tipe pengesahan, urutan persetujuan, serta opsi-opsi lain seperti pengingat email untuk setiap jenis permintaan.

### **1. Tampilan Utama (Daftar Konfigurasi Pengesahan)**

#### Halaman ini menampilkan daftar semua jenis dokumen atau transaksi yang memerlukan alur persetujuan. Pengguna dapat mengubah konfigurasi alur persetujuan untuk setiap item langsung dari tampilan ini.

#### **Penjelasan Tampilan**

- #### **Filter Pencarian**:
    
    
    - #### Memungkinkan pengguna untuk mencari konfigurasi berdasarkan **RequestID** atau parameter lainnya untuk menemukan jenis permintaan tertentu dengan cepat.
    - #### Tombol **Cari** untuk menerapkan filter dan **Tampilkan semua** untuk melihat kembali seluruh daftar.
- #### **Tabel Konfigurasi Pengesahan**:
    
    
    - #### **RequestID**: ID unik yang mewakili setiap jenis permintaan (misalnya, 11 untuk *Purchase Order*).
    - #### **Nama Pengesahan Permintaan**: Nama dokumen atau proses yang alur persetujuannya sedang dikonfigurasi (misalnya, *Purchase Order, Sales Order, Surat Jalan*).
    - #### **\[Tipe Formulir\]**: Pilihan *dropdown* (**Sederhana/Lengkap**) yang kemungkinan menentukan kompleksitas atau tampilan formulir saat proses persetujuan.
    - #### **Pengingat lewat email**: Kotak centang (*checkbox*) untuk mengaktifkan atau menonaktifkan pengiriman notifikasi email kepada pemberi persetujuan (*approver*).
    - #### **Persetujuan Otomatis**: Kotak centang yang jika diaktifkan, kemungkinan akan membuat permintaan disetujui secara otomatis tanpa perlu intervensi manual.
    - #### **Tipe Pengesahan**: Menentukan metode pengesahan, contohnya **Berdasarkan Posisi**, yang berarti alur persetujuan akan didasarkan pada jabatan atau posisi pengguna.
    - #### **Urutan Pemberian Persetujuan**: Mengatur bagaimana urutan persetujuan diproses, contohnya **Persetujuan Berdasarkan Urutan**, yang berarti persetujuan harus dilakukan secara berjenjang sesuai urutan yang telah ditentukan.
- #### **Tombol Aksi**:
    
    
    - #### **Perbaharui**: Tombol untuk menyimpan semua perubahan yang telah dibuat pada tabel konfigurasi.

### **2. Langkah-langkah Mengubah Konfigurasi Pengesahan**

#### Karena antarmuka ini memungkinkan pengeditan langsung, alur kerjanya adalah sebagai berikut:

#### **Langkah 1: Identifikasi Permintaan**  
Cari baris **Nama Pengesahan Permintaan** yang ingin Anda ubah konfigurasinya.

#### **Langkah 2: Ubah Nilai Konfigurasi**  
Ubah nilai pada kolom-kolom yang tersedia langsung di tabel:

- #### Pilih opsi dari *dropdown* pada kolom **\[Tipe Formulir\]** dan **Urutan Pemberian Persetujuan**.
- #### Centang atau hapus centang pada kotak **Pengingat lewat email** dan **Persetujuan Otomatis** sesuai kebutuhan.

#### **Langkah 3: Simpan Perubahan**  
Setelah selesai melakukan semua perubahan yang diperlukan pada satu atau beberapa baris, klik tombol **Perbaharui** di bagian bawah halaman untuk menyimpan semua konfigurasi baru tersebut.

#### **Alur Kerja &amp; Proses Bisnis Terintegrasi**

- #### Konfigurasi yang ditetapkan di modul ini secara langsung menentukan siapa, bagaimana, dan dalam urutan apa sebuah dokumen (seperti *Purchase Order*) harus disetujui di modul terkait.
- #### Misalnya, jika *Purchase Order* diatur dengan **Tipe Pengesahan Berdasarkan Posisi** dan **Urutan Pemberian Persetujuan Berdasarkan Urutan**, maka ketika seorang staf membuat *Purchase Order*, permintaan persetujuan akan secara otomatis dikirimkan ke atasannya (misalnya, Manajer) sesuai dengan hierarki posisi yang telah diatur di sistem.
- #### Mengaktifkan **Pengingat lewat email** akan membantu mempercepat proses persetujuan dengan memberi notifikasi kepada approver yang relevan.

### **Tips &amp; Catatan Penting**

- #### Modul ini sangat krusial karena mengendalikan alur kerja persetujuan di seluruh perusahaan. Perubahan harus dilakukan dengan pemahaman penuh mengenai struktur organisasi dan proses bisnis.
- #### Pastikan hierarki posisi dan pengguna telah terdefinisi dengan benar di sistem sebelum mengkonfigurasi alur persetujuan **Berdasarkan Posisi**.
- #### Pengaturan **Persetujuan Otomatis** harus digunakan dengan hati-hati, karena akan menghilangkan lapisan verifikasi manual untuk dokumen atau transaksi terkait.
- #### Modul ini idealnya hanya dapat diakses oleh administrator sistem atau manajer yang bertanggung jawab atas proses bisnis.