Periode Pemakaian Aktiva Panduan Modul: Periode Penggunaan Aset Lokasi Modul Pengaturan > Perawatan - Aktiva Tetap > Periode Penggunaan Aset Tujuan Modul Modul  Periode Penggunaan Aset  berfungsi sebagai  master data  untuk mendefinisikan siklus atau interval operasional standar untuk aset tetap. Tujuan utamanya adalah untuk membuat  template  periode (berdasarkan waktu, jam operasi, atau unit lainnya) yang dapat digunakan untuk menjadwalkan perawatan preventif secara otomatis dan melacak penggunaan aset. Ini adalah fondasi dari strategi manajemen perawatan proaktif. 1. Tampilan Utama (Daftar Periode Penggunaan) Halaman utama menampilkan daftar semua  template periode penggunaan aset yang telah dikonfigurasi. Penjelasan Tampilan Filter : Memungkinkan pencarian berdasarkan  Kode Periode . Tabel Daftar Periode : Kode Periode : Kode unik untuk setiap  template  periode. Nama Periode : Nama deskriptif (misalnya, "Siklus Perawatan 500 Jam", "Periode Operasional Bulanan"). Dari  dan  Hingga : Rentang tanggal validitas periode ini. Tipe Unit : Satuan pengukuran untuk periode (misalnya, Jam, Hari, Bulan). Saat ini, tabel menunjukkan "...Tidak Ada Data...", menandakan belum ada periode yang didefinisikan. Tombol Aksi : Baru : Membuka  form  untuk membuat  template  periode baru. Hapus : Menghapus periode yang dipilih. 2. Halaman Tambah Periode Penggunaan Aset Formulir ini digunakan untuk mendefinisikan secara detail sebuah siklus operasional dan menautkannya ke aset-aset tertentu. Penjelasan Tampilan Informasi Dasar : Kode Periode  dan  Nama Periode : Identitas unik dan deskriptif untuk  template . Tipe Unit : Satuan yang digunakan untuk mengukur siklus (misalnya,  Jam  untuk mesin produksi). Jenis Perencanaan Pemakaian : Menentukan basis perencanaan (misalnya, per hari). Periode : Rentang tanggal berlakunya  template  ini. Opsi dan Jadwal : Aset Meteran Setiap Periode Penggunaan : Sebuah  checkbox  yang kemungkinan berfungsi untuk mereset meteran penggunaan aset (misalnya,  running hours ) kembali ke nol setiap kali periode ini selesai. Pemeliharaan Berkala : Bagian krusial untuk menautkan jadwal perawatan ke periode ini. Pemilihan Aset : Terdapat dua kotak daftar ( list box ) untuk memilih aset-aset mana saja yang akan mengikuti siklus operasional yang sedang didefinisikan ini. 3. Langkah-langkah Membuat Periode Penggunaan Pastikan semua aset yang relevan telah terdaftar di  master  data aset. Dari halaman utama, klik tombol  Baru . Isi  Kode Periode ,  Nama Periode , dan pilih  Tipe Unit  yang sesuai (misalnya, Jam). Tentukan rentang tanggal  Periode . Pilih aset dari daftar yang tersedia dan pindahkan ke kotak aset yang dipilih. Konfigurasikan opsi seperti reset meteran dan tautkan jadwal perawatan jika diperlukan. Klik  Simpan . 4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi Manajemen Perawatan Preventif (Preventive Maintenance) : Ini adalah integrasi utama. Periode yang dibuat di sini (misalnya, "Perawatan setiap 500 jam") menjadi pemicu ( trigger ) bagi sistem. Ketika meteran penggunaan sebuah aset mendekati 500 jam, sistem secara otomatis akan membuat Perintah Kerja ( Work Order ) untuk perawatan preventif. Otomatisasi Penjadwalan : Modul ini mengotomatiskan proses penjadwalan perawatan, mengubah pendekatan dari reaktif ("memperbaiki saat rusak") menjadi proaktif ("merawat sebelum rusak"). Efisiensi Penggunaan Aset : Dengan melacak penggunaan aset terhadap siklus yang ditetapkan, manajemen dapat menganalisis apakah sebuah aset digunakan secara optimal dan apakah jadwal perawatannya sudah efektif. Perencanaan Sumber Daya Perawatan : Berdasarkan jadwal yang akan datang yang dihasilkan dari periode ini, departemen perawatan dapat merencanakan kebutuhan teknisi dan suku cadang dengan lebih baik. 5. Tips & Catatan Penting Tipe Unit  harus sesuai dengan cara penggunaan aset diukur di lapangan (misalnya, jam kerja untuk mesin, kilometer untuk kendaraan). Kolaborasi dengan Departemen Perawatan ( Maintenance ) sangat penting saat mengonfigurasi modul ini untuk memastikan siklus yang ditetapkan sesuai dengan rekomendasi pabrikan dan kebutuhan operasional. Fungsi "Reset Meteran" harus digunakan dengan hati-hati, karena akan memengaruhi cara sistem menghitung waktu untuk jadwal perawatan berikutnya. Akses ke modul ini sebaiknya dikontrol dan dikelola oleh Manajer Perawatan atau Manajer Aset.