# Parameter Aplikasi

### **Panduan Modul: Parameter Aplikasi**

#### **Lokasi Modul**  
Pengaturan &gt; Pengaturan Sistem &gt; Parameter Aplikasi (atau Pengaturan &gt; Pengaturan Sistem &gt; Parameter Aplikasi)

#### **Tujuan Modul**  
Modul **Parameter Aplikasi** adalah halaman konfigurasi yang lebih spesifik dibandingkan "Pengaturan Global". Modul ini berfungsi untuk mengatur parameter-parameter default yang berkaitan dengan alur kerja keuangan, operasional, dan pencetakan di dalam aplikasi. Pengaturan ini membantu menstandarisasi nilai-nilai default untuk mempercepat input data dan memastikan konsistensi.

#### **Penjelasan Tampilan &amp; Konfigurasi**

#### Halaman ini berisi daftar parameter yang dapat diatur oleh administrator untuk mengontrol perilaku spesifik aplikasi:

- #### **Tanggal Efektif Periode Penyesuaian**: Menentukan tanggal acuan atau tanggal mulai yang digunakan sistem untuk periode penyesuaian akuntansi atau stok.
- #### **Cost Center PR Otomatis**: Menentukan *Cost Center* (Pusat Biaya) default yang akan secara otomatis terisi saat membuat dokumen *Purchase Requisition* (PR).
- #### **Departemen PR Otomatis**: Menentukan departemen default yang akan otomatis terisi saat membuat PR.
- #### **Mata Uang Efektif**: Pengaturan yang mendefinisikan bagaimana mata uang default akan diterapkan:
    
    
    - #### **Company Wide**: Satu mata uang efektif berlaku untuk seluruh perusahaan.
    - #### **Application Wide**: Mata uang dapat berbeda-beda tergantung pada bagian aplikasi yang digunakan.
- #### **Pajak Standar 1**: Menentukan nilai persentase pajak default (contoh: `PPN`) yang akan diterapkan pada transaksi.
- #### **Offset AR Upon Cheque**: Mengatur bagaimana sistem menangani piutang (Account Receivable) saat pembayaran dengan cek diterima.
    
    
    - #### **Received**: Piutang dianggap lunas saat cek diterima.
    - #### **Cleared**: Piutang baru dianggap lunas setelah cek berhasil dicairkan (clearing).
- #### **Hari Kerja**: Kumpulan checkbox untuk menentukan hari apa saja yang dianggap sebagai hari kerja operasional perusahaan. Ini dapat memengaruhi perhitungan tenggat waktu atau jadwal produksi.
- #### **Modul Open Preserve**: Pengaturan `Yes/No` yang kemungkinan mengontrol apakah data yang sudah "di-preserve" (disimpan/diarsipkan) masih dapat dibuka atau diubah.
- #### **Batas Nomor Cetak**: Menentukan jumlah maksimum berapa kali sebuah dokumen (misalnya, faktur) dapat dicetak ulang.
- #### **Berdasarkan Toleransi Barang/Jasa**: Pilihan dropdown yang mengatur bagaimana sistem menangani toleransi (misalnya, kelebihan atau kekurangan kirim) dalam transaksi. Kemungkinan opsinya adalah `Item Based` (toleransi diatur per item) atau `Order Based` (toleransi diatur per pesanan).

#### **Tombol Aksi**

- #### **Ubah**: Menyimpan semua perubahan yang dibuat pada halaman ini.
- #### **Tambah Parameter**: Kemungkinan membuka halaman untuk menambahkan parameter kustom baru ke dalam daftar ini (jika sistem mendukungnya).
- #### **Reset**: Mengembalikan semua nilai ke pengaturan default atau konfigurasi terakhir yang disimpan.

### **Alur Kerja &amp; Dampak Sistem**

- #### **Efisiensi Input Data**: Dengan adanya nilai default untuk Cost Center, Departemen, dan Pajak, pengguna tidak perlu mengisinya setiap kali membuat transaksi baru, sehingga mempercepat proses kerja.
- #### **Konsistensi Akuntansi**: Pengaturan seperti `Offset AR Upon Cheque` dan `Tanggal Efektif Periode Penyesuaian` memastikan bahwa semua transaksi keuangan dicatat dengan metode yang konsisten di seluruh perusahaan.
- #### **Kontrol Operasional**: Parameter seperti `Batas Nomor Cetak` dan `Hari Kerja` memberikan kontrol lebih terhadap operasional sehari-hari dan keamanan dokumen.
- #### **Fleksibilitas Penanganan Transaksi**: Opsi `Berdasarkan Toleransi Barang/Jasa` memberikan fleksibilitas kepada perusahaan untuk memilih metode penanganan selisih kuantitas yang paling sesuai dengan model bisnisnya.

### **Tips &amp; Catatan Penting**

- #### Seperti Pengaturan Global, modul ini memiliki dampak yang signifikan pada alur kerja dan harus dikelola dengan hati-hati oleh administrator sistem.
- #### Pengaturan default seperti **Cost Center** dan **Departemen** sangat berguna jika sebagian besar permintaan pembelian berasal dari satu departemen yang sama.
- #### Pilihan **Offset AR Upon Cheque** memiliki implikasi akuntansi yang penting. Keputusan antara `Received` dan `Cleared` harus didiskusikan dengan tim keuangan untuk memastikan sesuai dengan kebijakan pengakuan pendapatan perusahaan.
- #### **Pembaruan Terakhir**: Perhatikan informasi "Pembaruan Terakhir" yang ada di pojok kanan atas. Ini adalah catatan penting untuk melacak kapan dan (seringkali) oleh siapa konfigurasi ini terakhir diubah.