Master Kegiatan Panduan Modul: Master Kegiatan Lokasi Modul Pengaturan > Produksi > Master Kegiatan Tujuan Modul Modul  Master Kegiatan  berfungsi untuk mendefinisikan setiap langkah atau tahapan proses yang standar dalam alur produksi. Setiap "kegiatan" yang dibuat di sini merepresentasikan sebuah operasi spesifik (misalnya, "Kegiatan Biscuit", "Kegiatan Cream", "Kegiatan Formulasi"). Data ini menjadi blok bangunan dasar untuk membuat  Bill of Materials  (BOM) dan  Routing  (alur proses produksi). 1. Tampilan Utama (Daftar Kegiatan) Halaman utama menampilkan daftar semua kegiatan atau operasi standar yang telah didefinisikan dalam sistem. Penjelasan Tampilan Filter : Memungkinkan pencarian kegiatan spesifik berdasarkan  Nama Kegiatan . Tabel Daftar Kegiatan : Nama Kegiatan : Nama deskriptif dari operasi produksi (contoh:  Kegiatan Biscuit ,  Kegiatan Cream ). Durasi : Menunjukkan durasi standar yang dibutuhkan untuk menyelesaikan kegiatan tersebut. Angka  0  kemungkinan merupakan nilai  default  sebelum diatur lebih lanjut dalam  routing . Deskripsi : Penjelasan singkat mengenai apa yang dilakukan dalam kegiatan tersebut. Tombol Aksi : Tambah : Membuka form untuk membuat kegiatan baru. Hapus : Untuk menghapus kegiatan yang dipilih dari  master . 2. Halaman Tambah Master Kegiatan Formulir sederhana ini digunakan untuk mendaftarkan sebuah operasi atau kegiatan produksi baru. Penjelasan Tampilan Nama Kegiatan : Field untuk memasukkan nama unik dari kegiatan (misalnya, "Proses Pengepakan"). Durasi : Field untuk memasukkan durasi standar. Satuan waktu (menit/jam) biasanya ditentukan dalam konteks yang lebih luas. Opsi  Detik  juga tersedia. Deskripsi : Area teks untuk memberikan penjelasan lebih detail tentang kegiatan tersebut. Tombol Aksi :  Simpan  untuk menyimpan kegiatan baru dan  Batal  untuk kembali. 3. Langkah-langkah Membuat Kegiatan Baru Dari halaman utama, klik tombol  Tambah . Di halaman Tambah, isi  Nama Kegiatan  (contoh: "Inspeksi Kualitas Akhir"). Tentukan  Durasi  standar jika ada. Berikan  Deskripsi  singkat. Klik  Simpan . 4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi Komponen Inti dari  Routing : Kegiatan yang didefinisikan di sini adalah komponen utama dari  Routing  (atau Alur Proses). Sebuah  Routing  untuk membuat produk jadi akan terdiri dari urutan beberapa kegiatan ini. Contoh  Routing  untuk "Biskuit Krim": Kegiatan Formulasi  (Durasi: 30 menit) Kegiatan Mixer  (Durasi: 60 menit) Kegiatan Biscuit  (pemanggangan) (Durasi: 120 menit) Kegiatan Cream  (pengisian) (Durasi: 45 menit) Kegiatan Pengepakan  (Durasi: 90 menit) Dasar Penjadwalan dan Perhitungan Biaya : Penjadwalan : Saat sebuah  Work Order  dibuat, sistem akan membaca  Routing  produk dan menjumlahkan durasi dari semua kegiatannya untuk menentukan total waktu produksi. Akuntansi Biaya : Setiap kegiatan dalam  Routing  akan ditautkan ke  work center  (mesin dan/atau kelompok buruh). Sistem akan menggunakan durasi kegiatan ini untuk mengalokasikan biaya mesin (dari  Master Mesin ) dan biaya tenaga kerja (dari  Master Buruh Pabrik ) ke dalam biaya produksi. 5. Tips & Catatan Penting Definisikan kegiatan pada level yang cukup detail untuk memungkinkan pelacakan biaya dan waktu yang akurat, tetapi jangan terlalu rinci hingga sulit dikelola. Nama kegiatan harus jelas, standar, dan mudah dipahami oleh tim produksi dan perencanaan. Modul ini adalah salah satu  master data  produksi yang paling fundamental. Pengelolaannya harus dilakukan oleh tim  Process Engineering  atau PPIC ( Production Planning and Inventory Control ) yang merancang alur proses produksi.