# Autorisasi Link Akun

### **Panduan Modul: Autorisasi Link Akun**

#### **Lokasi Modul**  
Pengaturan &gt; Pengaturan Akunting &gt; Autorisasi Link Akun

#### **Tujuan Modul**  
Modul **Autorisasi Link Akun** adalah fitur keamanan dan kontrol akses yang sangat penting. Fungsinya adalah untuk memberikan atau membatasi wewenang pengguna (pegawai) tertentu untuk mengakses atau menggunakan fungsionalitas yang terkait dengan kategori **Link Akun** yang spesifik. Ini memungkinkan penerapan prinsip pemisahan tugas (*separation of duties*) dan memastikan hanya personel yang berhak yang dapat melakukan transaksi pada area-area akuntansi yang sensitif.

### **1. Tampilan Utama (Halaman Autorisasi)**

#### Halaman utama adalah sebuah antarmuka untuk mengelola hak akses pengguna terhadap kategori Link Akun tertentu di dalam perusahaan yang dipilih.

#### **Penjelasan Tampilan**

- #### **Filter**:
    
    
    - #### **Link Akun**: *Dropdown* untuk memilih kategori fungsional akuntansi yang akan diatur hak aksesnya (contoh: *Inventory*, *Sales*, *Asset Management*).
    - #### **Perusahaan**: *Dropdown* untuk memilih perusahaan di mana aturan otorisasi ini akan diterapkan.
- #### **Kotak Pengelolaan Akses**:
    
    
    - #### **Pegawai yang tidak berwenang**: Kotak di sebelah kiri yang menampilkan daftar semua pengguna yang saat ini **tidak** memiliki akses ke kategori Link Akun yang dipilih.
    - #### **Pegawai yang berwenang**: Kotak di sebelah kanan yang menampilkan daftar pengguna yang saat ini **telah diberikan** akses.
- #### **Tombol Pemindah**:
    
    
    - #### **&gt;&gt;**: Memindahkan pengguna yang dipilih dari daftar "tidak berwenang" ke daftar "berwenang", sehingga memberikan mereka hak akses.
    - #### **&lt;&lt;**: Memindahkan pengguna yang dipilih dari daftar "berwenang" ke daftar "tidak berwenang", sehingga mencabut hak akses mereka.
- #### **Tombol Aksi**:
    
    
    - #### **Ubah**: Menyimpan semua perubahan konfigurasi otorisasi yang telah dibuat.

### **2. Langkah-langkah Mengatur Otorisasi**

1. #### **Pilih Area Fungsional**: Pilih kategori **Link Akun** dari *dropdown* (misalnya, `Inventory`).
2. #### **Pilih Perusahaan**: Tentukan **Perusahaan** di mana aturan ini akan berlaku.
3. #### **Berikan Akses**: Di kotak kiri ("Pegawai yang tidak berwenang"), pilih satu atau beberapa nama pegawai yang ingin Anda berikan akses. Klik tombol **&gt;&gt;**. Nama mereka akan pindah ke kotak kanan.
4. #### **Cabut Akses**: Jika ingin mencabut hak akses, pilih nama pegawai dari kotak kanan ("Pegawai yang berwenang") dan klik tombol **&lt;&lt;**.
5. #### **Simpan Perubahan**: Setelah selesai, klik tombol **Ubah** di bagian bawah untuk menyimpan konfigurasi.

### **3. Alur Kerja &amp; Proses Bisnis Terintegrasi**

- #### **Penerapan Kontrol Akses**: Pengaturan di modul ini secara langsung membatasi apa yang bisa dilihat dan dilakukan oleh pengguna di modul lain.
- #### **Contoh**: Jika Anda mengatur otorisasi untuk `Link Akun: Inventory` dan hanya memberikan wewenang kepada "Khusni Amalia". Maka, hanya Khusni Amalia yang dapat melakukan transaksi yang menyentuh akun-akun yang terhubung dengan inventaris (seperti membuat Jurnal Penyesuaian Stok, melihat Laporan Nilai Persediaan, dll.). Pengguna lain tidak akan bisa mengakses fungsi tersebut atau akan mendapatkan pesan error.
- #### **Pemisahan Tugas**: Ini adalah alat yang efektif untuk menerapkan pemisahan tugas. Misalnya, Anda bisa mengatur bahwa hanya staf Gudang yang boleh mengakses Link Akun `Inventory`, sementara hanya staf Akuntansi yang boleh mengakses Link Akun `Revaluation`.

### **4. Tips &amp; Catatan Penting**

- #### **Prinsip *Least Privilege***: Terapkan prinsip "hak akses seperlunya". Berikan wewenang kepada pengguna hanya untuk area yang benar-benar mereka butuhkan untuk melakukan pekerjaan mereka.
- #### **Review Berkala**: Lakukan peninjauan otorisasi ini secara berkala (misalnya, setiap kuartal atau setiap ada perubahan peran karyawan) untuk memastikan hak akses tetap relevan dan aman.
- #### **Keamanan Kritis**: Modul ini adalah salah satu pilar keamanan data keuangan dalam sistem. Akses untuk mengubah pengaturan di modul **Autorisasi Link Akun** ini sendiri harus sangat dibatasi, idealnya hanya untuk Administrator Sistem.