Modul Proyek

Rancangan Proyek

Panduan Modul: Rancangan Proyek (Project Design)

Lokasi Modul

Proyek > Rancangan Proyek

Tujuan Modul

Modul Rancangan Proyek berfungsi sebagai titik awal untuk mendefinisikan sebuah proyek baru di dalam sistem. Tujuannya adalah untuk membuat "kerangka" atau data induk (master data) dari sebuah proyek dengan memberikan kode, nama, dan deskripsi umum. Ini adalah langkah fundamental sebelum merinci tahapan, tugas, anggaran, dan sumber daya yang dibutuhkan.

1. Tampilan Utama (Daftar Rancangan Proyek)

Halaman utama modul ini menampilkan daftar semua rancangan proyek yang telah dibuat.

Penjelasan Tampilan

Halaman ini adalah untuk melihat dan mengelola semua rancangan proyek yang ada.

2. Langkah-langkah Membuat Rancangan Proyek Baru

Langkah 1: Membuat Rancangan Baru

Dari Tampilan Utama, klik tombol [Baru] untuk membuka form Tambah Rancangan Proyek.

Langkah 2: Mengisi Informasi Dasar

Pada form yang muncul, isi informasi dasar proyek:

Langkah 3: Melanjutkan ke Tahap Berikutnya

Setelah semua informasi dasar terisi, klik tombol [Berikutnya] untuk melanjutkan ke layar selanjutnya di mana Anda dapat menambahkan detail yang lebih rinci dari proyek tersebut, seperti tahapan (phases), daftar tugas (tasks), atau anggaran (budget).

Tips & Catatan Penting

Perhitungan Biaya Proyek

Panduan Modul: Perhitungan Biaya Proyek (Project Costing)

Lokasi Modul

Proyek > Perhitungan Biaya Proyek

Tujuan Modul

Modul Perhitungan Biaya Proyek berfungsi untuk membuat dokumen induk dari sebuah proyek yang akan dilaksanakan. Berbeda dengan Rancangan Proyek yang bersifat konseptual, modul ini lebih bersifat eksekusi, di mana Anda mengaitkan proyek dengan pelanggan, manajer proyek, dan tanggal mulai. Ini adalah langkah untuk memformalkan sebuah proyek dan mempersiapkannya untuk pelacakan biaya dan progres.

1. Tampilan Utama (Daftar Proyek)

Halaman utama modul ini menampilkan daftar semua dokumen perhitungan biaya proyek yang telah dibuat.

Penjelasan Tampilan

2. Langkah-langkah Memulai Proyek

Langkah 1: Membuat Dokumen Baru

Dari Tampilan Utama, klik tombol [Baru] untuk membuka form Tambah Perhitungan Biaya Proyek.

Langkah 2: Mengisi Informasi Proyek

Pada form yang muncul, isi informasi utama proyek:

  1. Ambil Dari: Pilih Rancangan Proyek dan pilih Kode Rancangan yang telah dibuat sebelumnya. Ini akan menarik data dasar dari rancangan tersebut.

  2. Pelanggan: Pilih pelanggan yang terkait dengan proyek ini.

  3. Tanggal Mulai: Tentukan tanggal dimulainya proyek.

  4. Manajer Proyek: Tunjuk siapa yang akan bertanggung jawab sebagai manajer proyek.

Langkah 3: Melanjutkan ke Tahap Detail

Setelah semua informasi dasar terisi, klik tombol [Berikut >>] untuk melanjutkan ke layar selanjutnya di mana Anda dapat mulai merinci anggaran biaya, jadwal, dan sumber daya untuk proyek ini.

Tips & Catatan Penting

RAB

Panduan Modul: RAB (Rencana Anggaran Biaya)

Lokasi Modul

Proyek > RAB

Tujuan Modul

Modul RAB (Rencana Anggaran Biaya) adalah alat utama untuk membuat, merinci, dan mengelola anggaran untuk sebuah proyek. Modul ini memungkinkan manajer proyek untuk mendefinisikan semua perkiraan biaya yang akan dikeluarkan, baik yang berasal dari pembelian barang/jasa spesifik maupun dari biaya langsung yang akan dibebankan ke akun tertentu.

1. Tampilan Utama (Daftar RAB)

Halaman utama modul ini menampilkan daftar semua dokumen RAB yang telah dibuat untuk berbagai proyek.

Penjelasan Tampilan

2. Langkah-langkah Membuat RAB

Langkah 1: Membuat Dokumen RAB Baru

Dari Tampilan Utama, klik tombol [Baru] untuk membuka form Tambah RAB.

Langkah 2: Mengisi Informasi Header

  1. Pilih SUB Proyek dari dropdown yang anggarannya akan Anda buat.

  2. Isi Tanggal dokumen RAB.

  3. Anda dapat menggunakan fitur Data Upload untuk mengimpor rincian anggaran dari file eksternal (misalnya, Excel).

Langkah 3: Merinci Anggaran Biaya

Anda dapat merinci anggaran biaya melalui dua cara di tabel bagian bawah:

  1. Biaya Pembelian: Di tabel atas, klik [+] untuk menambahkan semua Barang/Jasa yang perlu dibeli untuk proyek, beserta perkiraan Jumlah dan Harga-nya.

  2. Biaya Langsung: Di tabel bawah, klik [+] untuk menambahkan semua Akun biaya langsung yang diantisipasi (misalnya, biaya tenaga kerja, biaya perjalanan) beserta perkiraan Total Harga-nya.

Langkah 4: Mengajukan Anggaran

Setelah semua rincian anggaran dimasukkan, klik tombol [Konfirmasi] untuk menyimpan dan mengajukan RAB untuk proses persetujuan.

Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

Tips & Catatan Penting

Laporan Realisasi Proyek

Panduan Modul Laporan: Realisasi Proyek (Budget vs. Actuals Report)

Lokasi Modul

Proyek > RAB > laporan Realisasi Proyek

Tujuan Modul

Modul Laporan Realisasi Proyek adalah alat kontrol biaya yang sangat penting. Tujuannya adalah untuk menghasilkan laporan perbandingan antara Anggaran vs. Realisasi (Budget vs. Actuals) untuk sebuah proyek. Laporan ini membandingkan tiga tahap kunci:

  1. RAB: Biaya yang dianggarkan.

  2. SPP (Surat Permintaan Pembelian): Biaya yang sudah diminta untuk dibeli.

  3. IRM (Item Receipt Material): Biaya aktual dari barang/jasa yang telah diterima.

1. Parameter Laporan (Filter)

Halaman utama modul ini adalah sebuah form yang berisi berbagai parameter untuk menyesuaikan laporan yang akan dihasilkan.

Berikut adalah penjelasan untuk setiap parameter:

2. Langkah-langkah Menghasilkan Laporan

Langkah 1: Mengatur Parameter Laporan

Pilih Kode Proyek yang relevan dan tentukan Periode yang ingin Anda tinjau.

Langkah 2: Menghasilkan Laporan

Setelah semua parameter diatur, klik salah satu dari dua tombol di bagian bawah:

3. Membaca Laporan (Isi Laporan)

Laporan yang dihasilkan adalah sebuah tabel perbandingan tiga kolom yang memungkinkan Anda melacak alur biaya proyek secara detail.

Penjelasan Kolom Utama

Cara Menganalisis: Dengan membandingkan angka di ketiga kolom ini, Anda dapat dengan cepat menjawab pertanyaan seperti: "Apakah permintaan pembelian kita sudah sesuai anggaran?" dan "Apakah biaya aktual sesuai dengan yang kita minta?"

Tips & Catatan Penting

Pertanggung Jawaban Proyek

Panduan Modul Laporan: Pertanggungjawaban Proyek (Accountability Report)

Lokasi Modul

Proyek > RAB > Pertanggungjawaban Proyek

Tujuan Modul

Modul Laporan Pertanggungjawaban Proyek (Accountability Report) berfungsi untuk menghasilkan laporan perbandingan akhir antara Anggaran (RAB) dengan Realisasi Biaya (IRM). Berbeda dengan Realisation Report yang juga melacak permintaan pembelian, laporan ini lebih fokus pada perbandingan langsung antara rencana awal dengan biaya aktual yang telah terjadi.

1. Parameter Laporan (Filter)

Halaman utama modul ini adalah sebuah form yang berisi berbagai parameter untuk menyesuaikan laporan yang akan dihasilkan.

Berikut adalah penjelasan untuk setiap parameter:

2. Langkah-langkah Menghasilkan Laporan

Langkah 1: Mengatur Parameter Laporan

Pilih Kode Proyek yang relevan dan tentukan Periode yang ingin Anda tinjau.

Langkah 2: Menghasilkan Laporan

Setelah semua parameter diatur, klik salah satu dari dua tombol di bagian bawah:

3. Membaca Laporan (Isi Laporan)

Laporan yang dihasilkan adalah sebuah tabel perbandingan side-by-side antara Anggaran dan Realisasi.

Penjelasan Kolom Utama

Cara Menganalisis: Dengan membandingkan total dari kolom RAB dengan total dari kolom IRM, Anda dapat dengan cepat melihat apakah proyek tersebut mengalami over budget (realisasi > anggaran) atau under budget (realisasi < anggaran).

Tips & Catatan Penting

Harga RAB

Panduan Modul: Pengisian Harga RAB (RAB Pricing)

Lokasi Modul

Proyek > RAB > Harga RAB

Tujuan Modul

Modul Harga RAB berfungsi sebagai antarmuka untuk mengisi dan memperbarui detail harga untuk setiap komponen biaya yang ada di dalam sebuah Rencana Anggaran Biaya (RAB). Setelah daftar kebutuhan material dan biaya langsung didefinisikan, langkah ini digunakan untuk memasukkan nilai Rupiah-nya, sehingga total anggaran proyek dapat dihitung.

1. Tampilan Utama (Daftar RAB)

Halaman utama modul ini menampilkan daftar semua dokumen RAB yang telah dibuat. Tampilan ini identik dengan modul RAB utama.

Cara Penggunaan: Untuk mulai mengisi atau mengubah harga, cari dan klik pada No. Dokumen RAB yang relevan di dalam daftar. Ini akan membuka dokumen tersebut dalam mode edit harga.

2. Langkah-langkah Mengisi Harga RAB

Setelah membuka sebuah dokumen RAB, Anda akan melihat halaman detail yang siap untuk diisi harganya.

Langkah 1: Isi Harga Barang/Jasa

Pada tabel Kode Barang/Jasa (bagian atas), untuk setiap baris item yang dibutuhkan proyek:

Langkah 2: Isi Harga Biaya Langsung

Pada tabel Kode Akun (bagian bawah), untuk setiap akun biaya langsung (misalnya, biaya tenaga kerja, biaya perjalanan):

Langkah 3: Simpan Perubahan

Setelah semua harga terisi dengan benar, klik tombol Simpan dan/atau Konfirmasi. Total nilai anggaran proyek (Base Jumlah) akan diperbarui sesuai dengan harga yang Anda masukkan.

Tips & Catatan Penting

Kotak Masuk RAB

Panduan Modul: Kotak Masuk RAB (RAB Inbox)

Lokasi Modul

Proyek > RAB > Kotak Masuk RAB

Tujuan Modul

Modul Kotak Masuk RAB berfungsi sebagai pusat persetujuan (approval center) untuk semua dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah diajukan. Ini adalah langkah kontrol final di mana seorang manajer yang berwenang harus meninjau dan memberikan persetujuan terhadap anggaran sebuah proyek sebelum anggaran tersebut dianggap final dan menjadi dasar untuk pengeluaran.

1. Tampilan Utama (Daftar RAB)

Halaman utama modul ini adalah sebuah "kotak masuk" yang menampilkan semua dokumen RAB yang memerlukan tindakan dari Anda.

Penjelasan Tampilan

Halaman ini memberikan ringkasan semua RAB yang sedang menunggu untuk disetujui.

2. Langkah-langkah Proses Persetujuan

Berikut adalah alur kerja standar bagi seorang penyetuju (approver).

Langkah 1: Mengakses Kotak Masuk

Buka modul Kotak Masuk RAB untuk melihat daftar anggaran proyek yang memerlukan persetujuan.

Langkah 2: Meninjau Detail Anggaran

Klik pada salah satu baris di dalam tabel untuk membuka tampilan detail dari RAB tersebut. Di dalam halaman detail, Anda dapat memeriksa semua rincian item biaya, baik dari pembelian barang/jasa maupun biaya langsung, untuk memastikan anggaran tersebut wajar dan sesuai dengan lingkup proyek.

Langkah 3: Memberikan Persetujuan (Approval)

Setelah Anda meninjau rincian anggaran pada Langkah 2, Anda akan menemukan tombol untuk memberikan persetujuan (misalnya tombol "Approve" atau "Setujui") di dalam halaman detail tersebut. Klik tombol yang sesuai untuk menyelesaikan proses review.

Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

  1. Sebuah RAB dibuat, diisi harganya, dan dikonfirmasi oleh manajer proyek.

  2. Dokumen tersebut secara otomatis masuk ke dalam antrean di Kotak Masuk ini.

  3. Seorang manajer senior atau direktur meninjau dan menyetujuinya.

  4. Setelah disetujui, RAB menjadi anggaran resmi yang akan digunakan untuk mengontrol semua Permintaan Pembelian yang terkait dengan proyek tersebut.

Tips & Catatan Penting

Order Penjualan Proyek

Panduan Modul: Order Penjualan Proyek (Project Sales Order)

Lokasi Modul

Proyek > Order Penjualan Proyek

Tujuan Modul

Modul Order Penjualan Proyek berfungsi untuk membuat dokumen Order Penjualan (Sales Order) yang secara spesifik terkait dengan sebuah proyek. Berbeda dengan Order Penjualan barang biasa, SO Proyek biasanya mencakup penagihan berdasarkan tahapan (milestone) atau progres proyek, bukan hanya pengiriman barang.

1. Tampilan Utama (Daftar SO Proyek)

Halaman utama modul ini menampilkan daftar semua dokumen Order Penjualan Proyek yang telah dibuat.

Penjelasan Tampilan

2. Langkah-langkah Membuat Order Penjualan Proyek

Langkah 1: Membuat SO Baru

Dari Tampilan Utama, klik tombol [Baru] untuk membuka form Baru.

Langkah 2: Mengisi Informasi Header

  1. Kode Proyek: Pilih proyek yang akan dibuatkan SO-nya.

  2. Pelanggan: Pilih pelanggan yang memesan proyek tersebut.

  3. Tanggal SO dan Tgl Jatuh Tempo: Tentukan tanggal dokumen dan tanggal jatuh tempo pembayaran.

Langkah 3: Merinci Tahapan Proyek (Penting!)

Di tabel bagian bawah, Anda akan merinci tahapan-tahapan proyek yang akan ditagihkan:

Langkah 4: Mengajukan SO Proyek

Setelah semua tahapan dan nilainya terisi, klik tombol [Konfirmasi] untuk menyimpan dan mengajukan SO Proyek untuk proses persetujuan.

Tips & Catatan Penting

Kotak Masuk Order Penjualan Proyek

Panduan Modul: Kotak Masuk Order Penjualan Proyek

Lokasi Modul

Proyek > Order Penjualan Proyek > Kotak Masuk Order Penjualan Proyek

Tujuan Modul

Modul Kotak Masuk Order Penjualan Proyek berfungsi sebagai pusat persetujuan (approval center) untuk semua dokumen Order Penjualan Proyek. Setiap SO Proyek yang dibuat harus ditinjau dan disetujui di sini oleh manajer yang berwenang sebelum menjadi kontrak penjualan yang aktif dan dapat ditagihkan.

1. Tampilan Utama (Daftar SO Proyek)

Halaman utama modul ini adalah sebuah "kotak masuk" yang menampilkan semua dokumen SO Proyek yang memerlukan tindakan dari Anda.

Penjelasan Tampilan

Halaman ini memberikan ringkasan semua SO Proyek yang sedang menunggu untuk disetujui.

2. Langkah-langkah Proses Persetujuan

Berikut adalah alur kerja standar bagi seorang penyetuju (approver).

Langkah 1: Mengakses Kotak Masuk

Buka modul Kotak Masuk Order Penjualan Proyek untuk melihat daftar SO yang memerlukan persetujuan.

Langkah 2: Meninjau Detail SO Proyek

Klik pada salah satu baris di dalam tabel untuk membuka tampilan detail dari SO Proyek tersebut. Di dalam halaman detail, Anda dapat memeriksa semua informasi, seperti rincian tahapan proyek, nilai kontrak, dan data pelanggan.

Langkah 3: Memberikan Persetujuan (Approval)

Setelah Anda meninjau rincian SO Proyek pada Langkah 2, Anda akan menemukan tombol untuk memberikan persetujuan (misalnya tombol "Approve" atau "Setujui") di dalam halaman detail tersebut. Klik tombol yang sesuai untuk menyelesaikan proses review.

Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

  1. Sebuah dokumen Order Penjualan Proyek dibuat dan diajukan.

  2. Dokumen tersebut secara otomatis masuk ke dalam antrean di Kotak Masuk ini.

  3. Seorang manajer meninjau dan menyetujuinya.

  4. Setelah disetujui, SO Proyek menjadi kontrak yang sah dan menjadi dasar untuk penagihan proyek kepada pelanggan sesuai dengan tahapan yang disepakati.

Tips & Catatan Penting

Daftar Transaksi

Panduan Modul: Daftar Transaksi (Transaction Type Setup)

Lokasi Modul

Proyek > Proyek Pembelian > Daftar Transaksi

Tujuan Modul

Modul Daftar Transaksi berfungsi sebagai pusat data induk (master data) untuk membuat dan mengelola daftar Jenis Transaksi atau Kategori Proyek. Kategori-kategori yang didefinisikan di sini (seperti "Pengadaan FA" atau "Improvement dan Modifikasi") akan digunakan untuk mengklasifikasikan berbagai proyek atau aktivitas pembelian, sehingga memudahkan proses pelacakan dan pelaporan.

1. Tampilan Utama (Daftar Jenis Transaksi)

Halaman utama modul ini menampilkan daftar semua jenis transaksi yang telah didefinisikan.

2. Langkah-langkah Menambah Jenis Transaksi Baru

  1. Pada kotak input Jenis Transaksi, ketik nama kategori baru yang ingin Anda tambahkan (misalnya, "Proyek Ekspansi Gudang").

  2. Klik tombol [Tambah].

  3. Kategori baru akan langsung muncul di dalam daftar di bawahnya dengan status aktif.

3. Mengelola Jenis Transaksi

Tips & Catatan Penting

Daftar Kategori

Panduan Modul: Daftar Kategori (Jenis Transaksi Proyek)

Lokasi Modul

Proyek > Proyek Pembelian > Daftar Kategori

Tujuan Modul

Modul Daftar Kategori berfungsi sebagai pusat data induk (master data) untuk membuat dan mengelola daftar Jenis Transaksi atau Kategori Proyek. Kategori-kategori yang didefinisikan di sini (seperti "Pengadaan FA" atau "Improvement dan Modifikasi") akan digunakan untuk mengklasifikasikan berbagai proyek atau aktivitas pembelian.

1. Tampilan Utama (Daftar Jenis Transaksi)

Halaman utama modul ini menampilkan daftar semua jenis transaksi yang telah didefinisikan.

2. Langkah-langkah Menambah Kategori Baru

  1. Pada kotak input Jenis Transaksi, ketik nama kategori baru yang ingin Anda tambahkan.

  2. Klik tombol [Tambah].

  3. Kategori baru akan langsung muncul di dalam daftar di bawahnya dengan status aktif.

3. Mengelola Kategori

Tips & Catatan Penting

Proyek

Panduan Modul: Proyek (Project Master)

Lokasi Modul

Proyek > Proyek Pembelian > Proyek

Tujuan Modul

Modul Proyek berfungsi sebagai pusat untuk membuat dan mengelola data induk (master data) dari semua proyek yang berkaitan dengan pembelian. Di sinilah Anda mendefinisikan lingkup proyek, jadwal, anggaran awal, dan personel kunci yang bertanggung jawab. Modul ini mendukung struktur hierarki yang memungkinkan Anda membuat Proyek Utama (Main Project) dan Sub Proyek (Sub Project).

1. Tampilan Utama (Daftar Proyek)

Halaman utama modul ini menampilkan daftar semua proyek (baik proyek utama maupun sub proyek) yang telah dibuat.

Penjelasan Tampilan & Fungsi Tombol Kunci

2. Langkah-langkah Membuat Proyek Baru

Langkah 1: Membuat Proyek Baru

Dari Tampilan Utama, klik tombol [Main Proyek Baru] untuk membuka form AddMainProject.

Langkah 2: Mengisi Informasi Proyek

Pada form yang muncul, isi semua detail penting mengenai proyek:

  1. Berikan Kode Proyek dan Nama Proyek yang unik dan deskriptif.

  2. Pilih Jenis Transaksi yang sesuai (kategori ini dibuat di modul Daftar Transaksi).

  3. Tentukan Pemilik Proyek (Project Owner) dan Koordinator Proyek (Project Coordinator).

  4. Atur jadwal proyek dengan mengisi Tanggal Mulai dan Tanggal Batas Akhir.

  5. Masukkan estimasi total anggaran awal pada kolom Jumlah.

  6. Unggah dokumen pendukung (misalnya, proposal atau piagam proyek) melalui File Laporan.

Langkah 3: Menyimpan Proyek

Setelah semua data terisi, klik tombol [Simpan] untuk menyimpan proyek baru. Proyek ini sekarang akan muncul di daftar utama.

Tips & Catatan Penting

Daftar Proyek

Panduan Modul: Daftar Proyek (Project Master & Lifecycle)

Lokasi Modul

Proyek > Daftar Proyek

Tujuan Modul

Modul Daftar Proyek berfungsi sebagai pusat untuk membuat, mengelola, dan melacak siklus hidup dari proyek-proyek formal perusahaan. Di sinilah sebuah proyek secara resmi didefinisikan, dikaitkan dengan pelanggan, dimulai, dan ditutup dengan serah terima resmi.

1. Tampilan Utama (Daftar Proyek)

Halaman utama modul ini menampilkan daftar semua proyek formal yang ada di sistem.

Penjelasan Tampilan & Fungsi Tombol Kunci

2. Langkah-langkah Membuat Proyek Baru

Langkah 1: Membuat Proyek Baru

Dari Tampilan Utama, klik tombol [Baru] untuk membuka form Tambah Proyek.

Langkah 2: Mengisi Informasi Proyek

Pada form yang muncul, isi semua detail penting mengenai proyek:

  1. Pilih Tipe Proyek dan Kategori Proyek.

  2. Isi Kode Proyek dan Nama proyek.

  3. Pilih Pelanggan dan tunjuk Manajer Proyek.

  4. Tentukan Tanggal Mulai proyek.

  5. Pilih Ambil Dari jika proyek ini didasarkan pada Rancangan Proyek yang sudah ada.

Langkah 3: Menyimpan Proyek

Setelah semua data terisi, klik [Simpan] atau [Berikutnya] untuk menyimpan. Proyek baru akan muncul di daftar utama dan siap untuk dikelola lebih lanjut.

Tips & Catatan Penting

Permintaan Barang

Panduan Modul: Permintaan Barang Proyek (Project Material Requisition)

Lokasi Modul

Proyek > Permintaan Barang

Tujuan Modul

Modul Permintaan Barang berfungsi untuk membuat dokumen permintaan material atau barang yang secara spesifik akan digunakan untuk sebuah proyek. Berbeda dengan permintaan internal biasa, permintaan ini terhubung langsung dengan kode proyek, tahapan, dan aktivitas tertentu, sehingga memudahkan pelacakan biaya material per proyek.

1. Tampilan Utama (Daftar Permintaan)

Halaman utama modul ini menampilkan daftar semua dokumen permintaan barang proyek yang telah dibuat.

Penjelasan Tampilan

2. Langkah-langkah Membuat Permintaan Barang

Langkah 1: Membuat Permintaan Baru

Dari Tampilan Utama, klik tombol [Baru] untuk membuka form Tambah Permintaan.

Langkah 2: Mengisi Informasi Proyek

  1. Kode Proyek: Cari dan pilih proyek yang membutuhkan material.

  2. Tahapan Proyek: Pilih tahapan spesifik dari proyek tersebut.

  3. Aktivitas Proyek: Pilih aktivitas spesifik di mana material ini akan digunakan.

Langkah 3: Merinci Barang yang Diminta

Di tabel bagian bawah, klik ikon [+] (tidak terlihat), lalu cari dan pilih Kode Barang/Jasa yang dibutuhkan. Masukkan kuantitas yang diminta pada kolom Jumlah Pesanan.

Langkah 4: Mengajukan Permintaan

Setelah semua barang yang diminta terisi, klik tombol [Konfirmasi] untuk menyimpan dan mengajukan permintaan untuk proses selanjutnya, yaitu persetujuan dan pembelian.

Tips & Catatan Penting

Kotak Masuk Permintaan Barang

Panduan Modul: Kotak Masuk Permintaan Barang Proyek

Lokasi Modul

Proyek > Permintaan Barang > Kotak Masuk Permintaan Barang

Tujuan Modul

Modul Kotak Masuk Permintaan Barang berfungsi sebagai pusat persetujuan (approval center) untuk semua dokumen Permintaan Barang yang diajukan untuk keperluan proyek. Setiap permintaan material harus ditinjau dan disetujui di sini oleh manajer yang berwenang (misalnya, Manajer Proyek) sebelum dapat diproses lebih lanjut oleh tim pembelian atau gudang.

1. Tampilan Utama (Daftar Permintaan)

Halaman utama modul ini adalah sebuah "kotak masuk" yang menampilkan semua dokumen permintaan barang proyek yang memerlukan tindakan dari Anda.

Penjelasan Tampilan

Halaman ini memberikan ringkasan semua permintaan yang sedang menunggu untuk disetujui.

2. Langkah-langkah Proses Persetujuan

Berikut adalah alur kerja standar bagi seorang penyetuju (approver).

Langkah 1: Mengakses Kotak Masuk

Buka modul Kotak Masuk Permintaan Barang untuk melihat daftar permintaan yang memerlukan persetujuan.

Langkah 2: Meninjau Detail Permintaan

Klik pada salah satu baris di dalam tabel untuk membuka tampilan detail dari permintaan tersebut. Di dalam halaman detail, Anda dapat memeriksa semua informasi, seperti item apa yang diminta, kuantitasnya, dan untuk tahapan serta aktivitas proyek mana material tersebut akan digunakan.

Langkah 3: Memberikan Persetujuan (Approval)

Setelah Anda meninjau rincian permintaan pada Langkah 2, Anda akan menemukan tombol untuk memberikan persetujuan (misalnya tombol "Approve" atau "Setujui") di dalam halaman detail tersebut. Klik tombol yang sesuai untuk menyelesaikan proses review.

Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

  1. Sebuah Permintaan Barang untuk proyek dibuat dan diajukan.

  2. Permintaan tersebut secara otomatis masuk ke dalam antrean di Kotak Masuk ini.

  3. Manajer Proyek meninjau dan menyetujuinya.

  4. Setelah disetujui, permintaan ini menjadi dasar untuk membuat Surat Permintaan Pembelian (SPP) jika barang perlu dibeli, atau menjadi instruksi bagi gudang untuk menyiapkan barang jika diambil dari stok.

Tips & Catatan Penting

Pengiriman Permintaan Barang

Panduan Modul: Pengiriman Permintaan Barang (Material Requisition Shipment)

Lokasi Modul

Proyek > Permintaan Barang > Pengiriman Permintaan Barang

Tujuan Modul

Modul Pengiriman Permintaan Barang adalah modul transaksional yang digunakan oleh tim gudang untuk mengeksekusi pengeluaran barang (goods issue) berdasarkan dokumen Permintaan Barang proyek yang telah disetujui. Modul ini berfungsi untuk mencatat secara resmi bahwa barang telah diambil dari stok dan dikirimkan ke tim proyek yang meminta.

1. Tampilan Utama (Daftar Pengiriman)

Halaman utama modul ini menampilkan daftar semua dokumen pengiriman yang telah dibuat untuk memenuhi permintaan barang proyek.

Penjelasan Tampilan

2. Langkah-langkah Melakukan Pengiriman Barang

Langkah 1: Membuat Dokumen Pengiriman Baru

Dari Tampilan Utama, klik tombol [Baru] untuk membuka form Tambah Pengiriman.

Langkah 2: Memilih Permintaan yang Akan Dipenuhi (Penting!)

Pada form yang muncul, di bagian Permintaan Barang, cari dan pilih Kode Permintaan Barang yang sudah disetujui dan akan Anda penuhi.

Langkah 3: Verifikasi dan Input Jumlah Kirim

  1. Setelah Anda memilih permintaan, sistem akan menampilkan rincian item yang diminta pada tabel di bawah, termasuk Jumlah Pesanan.

  2. Siapkan barang secara fisik dari gudang.

  3. Masukkan kuantitas yang Anda keluarkan dari gudang pada kolom Terima sekarang (yang berarti "jumlah yang dikirim sekarang").

  4. Pilih lokasi Nama Bin tempat Anda mengambil barang.

Langkah 4: Konfirmasi Pengiriman

Setelah semua item dan jumlah sesuai, klik tombol Konfirmasi (setelah menyimpan) untuk memfinalisasi proses pengeluaran barang. Tindakan ini akan mengurangi kuantitas stok di sistem.

Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

Tips & Catatan Penting

Rincian Aktivitas Proyek

Panduan Modul: Rincian Aktivitas Proyek (Project Activity Tracking)

Lokasi Modul

Proyek > Rincian Aktivitas Proyek

Tujuan Modul

Modul Rincian Aktivitas Proyek berfungsi sebagai dasbor (dashboard) untuk memantau dan memperbarui progres dari semua proyek yang sedang berjalan. Modul ini digunakan oleh Manajer Proyek untuk melacak status setiap proyek, mulai dari tahap 'Belum Dimulai', 'Dalam Pengerjaan', hingga 'Selesai', dan untuk melakukan aksi terkait progres tersebut.

1. Tampilan Utama (Dasbor Proyek)

Halaman utama modul ini adalah sebuah dasbor yang menampilkan daftar proyek beserta statusnya.

Penjelasan Tampilan & Filter

2. Langkah-langkah Memperbarui Status Proyek (Konseptual)

  1. Cari Proyek: Gunakan filter Kode Proyek atau filter status untuk menemukan proyek yang progresnya akan Anda perbarui.

  2. Buka Detail Aktivitas: Pada baris proyek yang relevan, klik ikon aksi di kolom Aksi.

  3. Perbarui Progres: Di halaman detail yang muncul (tidak ditampilkan), Anda dapat mengubah Status proyek (misalnya, dari 'Belum Dimulai' menjadi 'Dalam Pengerjaan'), memasukkan catatan kemajuan, atau memperbarui persentase penyelesaian tugas.

  4. Simpan Perubahan: Simpan perubahan untuk memperbarui status proyek di dasbor utama.

Tips & Catatan Penting

Pengembalian Barang Proyek

Panduan Modul: Pengembalian Barang Proyek (Project Material Return)

Lokasi Modul

Proyek > Pengembalian Barang Proyek

Tujuan Modul

Modul Pengembalian Barang Proyek berfungsi untuk mencatat proses pengembalian sisa material atau barang yang tidak terpakai dari sebuah proyek kembali ke gudang. Proses ini sangat penting untuk memastikan keakuratan stok inventaris dan untuk mengkredit kembali biaya material yang tidak terpakai dari total biaya proyek.

1. Tampilan Utama (Daftar Pengembalian)

Halaman utama modul ini menampilkan daftar semua dokumen pengembalian barang dari proyek yang telah dibuat.

Penjelasan Tampilan

2. Langkah-langkah Mencatat Pengembalian Barang

Langkah 1: Membuat Dokumen Pengembalian Baru

Dari Tampilan Utama, klik tombol [Baru] untuk membuka form Tambah Pengembalian.

Langkah 2: Memilih Referensi Transaksi (Penting!)

Pada form yang muncul, cari dan pilih referensi transaksi asalnya:

  1. Pilih Kode Proyek dari mana barang berasal.

  2. Pilih Kode Permintaan Pengiriman Barang (ini adalah nomor dokumen saat barang dikeluarkan dari gudang).

Langkah 3: Verifikasi dan Input Jumlah Kembali

  1. Setelah Anda memilih referensi, sistem akan menampilkan rincian item yang sebelumnya dikirim ke proyek, termasuk Jumlah yang dikirim.

  2. Pada kolom input Jumlah Pengembalian, masukkan kuantitas aktual dari setiap item yang Anda kembalikan ke gudang.

Langkah 4: Konfirmasi Pengembalian

Setelah semua jumlah pengembalian terisi, klik tombol [Konfirmasi] untuk memfinalisasi proses. Tindakan ini akan memicu proses penambahan kembali stok di gudang.

Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

Tips & Catatan Penting

Kotak Masuk Pengembalian Barang Proyek

Panduan Modul: Kotak Masuk Pengembalian Barang Proyek

Lokasi Modul

Proyek > Pengembalian Barang Proyek > Kotak Masuk Pengembalian Barang Proyek

Tujuan Modul

Modul Kotak Masuk Pengembalian Barang Proyek berfungsi sebagai pusat persetujuan (approval center) untuk semua dokumen Pengembalian Barang Proyek. Setiap pengembalian sisa material dari proyek ke gudang harus ditinjau dan disetujui di sini oleh personel yang berwenang (misalnya, Kepala Gudang) sebelum barang tersebut secara resmi diterima kembali ke dalam stok inventaris.

1. Tampilan Utama (Daftar Pengembalian)

Halaman utama modul ini adalah sebuah "kotak masuk" yang menampilkan semua dokumen pengembalian barang proyek yang memerlukan tindakan dari Anda.

Penjelasan Tampilan

Halaman ini memberikan ringkasan semua pengembalian yang sedang menunggu untuk disetujui.

2. Langkah-langkah Proses Persetujuan

Berikut adalah alur kerja standar bagi seorang penyetuju (approver).

Langkah 1: Mengakses Kotak Masuk

Buka modul Kotak Masuk Pengembalian Barang Proyek untuk melihat daftar transaksi yang memerlukan persetujuan.

Langkah 2: Meninjau Detail Pengembalian

Klik pada salah satu baris di dalam tabel untuk membuka tampilan detail dari dokumen pengembalian. Di dalam halaman detail, Anda dapat memeriksa item apa yang dikembalikan, kuantitasnya, dan dari proyek mana barang tersebut berasal. Bandingkan data ini dengan barang fisik yang Anda terima.

Langkah 3: Memberikan Persetujuan (Approval)

Setelah Anda meninjau rincian pengembalian pada Langkah 2, Anda akan menemukan tombol untuk memberikan persetujuan (misalnya tombol "Approve" atau "Setujui") di dalam halaman detail tersebut. Klik tombol yang sesuai untuk menyelesaikan proses review.

Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

  1. Sebuah dokumen Pengembalian Barang Proyek dibuat dan diajukan oleh tim proyek.

  2. Dokumen tersebut secara otomatis masuk ke dalam antrean di Kotak Masuk ini.

  3. Manajer Gudang meninjau, memverifikasi barang fisik, dan menyetujuinya.

  4. Setelah disetujui, sistem akan secara final menambah kembali kuantitas stok di gudang dan mengkredit biaya dari proyek yang bersangkutan.

Tips & Catatan Penting

Penyelesaian Aktivitas Proyek

Panduan Modul: Penyelesaian Aktivitas Proyek (Activity Completion & Costing)

Lokasi Modul

Proyek > Penyelesaian Aktivitas Proyek

Tujuan Modul

Modul Penyelesaian Aktivitas Proyek adalah modul transaksional yang berfungsi untuk mencatat penyelesaian sebuah tahapan atau aktivitas proyek. Lebih penting lagi, modul ini digunakan untuk merekam realisasi atau biaya aktual dari semua sumber daya yang dikonsumsi untuk menyelesaikan aktivitas tersebut, termasuk tenaga kerja, material, penggunaan aset, dan biaya lainnya.

1. Tampilan Utama (Daftar Aktivitas Selesai)

Halaman utama modul ini menampilkan daftar semua dokumen penyelesaian aktivitas proyek yang telah dibuat.

Penjelasan Tampilan

2. Langkah-langkah Mencatat Penyelesaian Aktivitas

Langkah 1: Membuat Dokumen Baru

Dari Tampilan Utama, klik tombol [BarU] untuk membuka form Tambah Penyelesaian.

Langkah 2: Memilih Aktivitas Proyek

Pada form yang muncul, pilih Kode Proyek, Nama Tahapan, dan Nama Kegiatan yang telah selesai dikerjakan.

Langkah 3: Mencatat Realisasi Biaya (Penting!)

Di bagian Daftar Sumber Daya, catat semua biaya aktual yang terjadi selama pengerjaan aktivitas:

Langkah 4: Konfirmasi Penyelesaian

Setelah semua biaya aktual dicatat, klik tombol [Konfirmasi]. Tindakan ini akan secara resmi membebankan biaya-biaya tersebut ke proyek dan menandai aktivitas sebagai selesai.

Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

Tips & Catatan Penting

Inbox Aktivitas Penyelesaian Proyek

Panduan Modul: Inbox Penyelesaian Aktivitas Proyek

Lokasi Modul

Proyek > Penyelesaian Aktivitas Proyek > Inbox Penyelesaian Aktivitas Proyek

Tujuan Modul

Modul Inbox Penyelesaian Aktivitas Proyek berfungsi sebagai pusat persetujuan (approval center) untuk semua dokumen Penyelesaian Aktivitas Proyek. Setiap laporan penyelesaian aktivitas, yang berisi realisasi biaya aktual, harus ditinjau dan disetujui di sini oleh manajer yang berwenang sebelum biaya tersebut secara resmi dibebankan ke proyek.

1. Tampilan Utama (Daftar Dokumen)

Halaman utama modul ini adalah sebuah "kotak masuk" yang menampilkan semua dokumen penyelesaian aktivitas yang memerlukan tindakan dari Anda.

Penjelasan Tampilan

Halaman ini memberikan ringkasan semua aktivitas yang telah selesai dan menunggu persetujuan.

2. Langkah-langkah Proses Persetujuan

Berikut adalah alur kerja standar bagi seorang penyetuju (approver).

Langkah 1: Mengakses Kotak Masuk

Buka modul Inbox Penyelesaian Aktivitas Proyek untuk melihat daftar aktivitas yang memerlukan persetujuan.

Langkah 2: Meninjau Realisasi Biaya

Klik pada salah satu baris di dalam tabel untuk membuka tampilan detail dari dokumen penyelesaian. Di dalam halaman detail, Anda dapat memeriksa semua rincian biaya aktual yang telah dilaporkan (tenaga kerja, material, aset, dll.) untuk aktivitas yang telah selesai.

Langkah 3: Memberikan Persetujuan (Approval)

Setelah Anda meninjau rincian biaya pada Langkah 2, Anda akan menemukan tombol untuk memberikan persetujuan (misalnya tombol "Approve" atau "Setujui") di dalam halaman detail tersebut. Klik tombol yang sesuai untuk menyelesaikan proses review.

Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

  1. Sebuah dokumen Penyelesaian Aktivitas Proyek dibuat dan diajukan.

  2. Dokumen tersebut secara otomatis masuk ke dalam antrean di Inbox ini.

  3. Manajer Proyek meninjau dan menyetujuinya.

  4. Setelah disetujui, biaya-biaya aktual tersebut secara resmi dibebankan ke proyek dan akan muncul di Laporan Realisasi Proyek (Budget vs. Actuals).

Tips & Catatan Penting

Surat Jalan Proyek

Panduan Modul: Surat Jalan Proyek (Project Delivery Order)

Lokasi Modul

Proyek > Surat Jalan Proyek

Tujuan Modul

Modul Surat Jalan Proyek berfungsi untuk membuat dokumen pengiriman barang (Delivery Order) yang secara spesifik ditujukan untuk sebuah proyek. Berbeda dengan Surat Jalan penjualan biasa, dokumen ini mengacu pada dokumen Penyelesaian Aktivitas Proyek untuk memastikan barang yang dikirim sesuai dengan kebutuhan aktivitas proyek yang telah dicatat.

1. Tampilan Utama (Daftar Surat Jalan)

Halaman utama modul ini menampilkan daftar semua dokumen Surat Jalan Proyek yang telah dibuat.

Penjelasan Tampilan

2. Langkah-langkah Membuat Surat Jalan Proyek

Langkah 1: Membuat Dokumen Baru

Dari Tampilan Utama, klik tombol [Buat Surat Jalan] untuk membuka form Tambah Surat Jalan.

Langkah 2: Memilih Referensi (Penting!)

Pada form yang muncul, cari dan pilih Nomor Penyelesaian Aktifitas Proyek. Ini adalah dokumen yang mencatat kebutuhan barang aktual untuk sebuah aktivitas proyek.

Langkah 3: Mengisi Detail Pengiriman

  1. Setelah Anda memilih referensi, sistem akan secara otomatis memuat detail pelanggan dan daftar item yang dibutuhkan ke dalam tabel di bawah.

  2. Pada kolom Terima sekarang, masukkan kuantitas yang Anda kirim secara fisik.

  3. Pilih Gudang dan Nama Bin (jika perlu) tempat barang diambil.

  4. Isi detail logistik seperti Nomor Kendaraan.

Langkah 4: Konfirmasi Pengiriman

Setelah semua data terisi, klik tombol [Konfirmasi]. Tindakan ini akan memfinalisasi Surat Jalan dan secara resmi mengurangi kuantitas stok dari gudang Anda.

Tips & Catatan Penting

Kotak Masuk Surat Jalan Proyek

Panduan Modul: Kotak Masuk Surat Jalan Proyek

Lokasi Modul

Proyek > Surat Jalan Proyek > Kotak Masuk Surat Jalan Proyek

Tujuan Modul

Modul Kotak Masuk Surat Jalan Proyek berfungsi sebagai pusat persetujuan (approval center) untuk semua dokumen Surat Jalan Proyek. Setiap dokumen pengiriman barang untuk keperluan proyek harus ditinjau dan disetujui di sini oleh manajer yang berwenang sebelum pengiriman secara resmi diotorisasi dan stok dikeluarkan dari sistem.

1. Tampilan Utama (Daftar Surat Jalan)

Halaman utama modul ini adalah sebuah "kotak masuk" yang menampilkan semua dokumen Surat Jalan Proyek yang memerlukan tindakan dari Anda.

Penjelasan Tampilan

Halaman ini memberikan ringkasan semua pengiriman proyek yang sedang menunggu untuk disetujui.

2. Langkah-langkah Proses Persetujuan

Berikut adalah alur kerja standar bagi seorang penyetuju (approver).

Langkah 1: Mengakses Kotak Masuk

Buka modul Kotak Masuk Surat Jalan Proyek untuk melihat daftar pengiriman yang memerlukan persetujuan.

Langkah 2: Meninjau Detail Pengiriman

Klik pada salah satu baris di dalam tabel untuk membuka tampilan detail dari Surat Jalan tersebut. Di dalam halaman detail, Anda dapat memeriksa semua informasi, seperti item apa yang akan dikirim, kuantitasnya, dan untuk proyek serta aktivitas mana barang tersebut ditujukan.

Langkah 3: Memberikan Persetujuan (Approval)

Setelah Anda meninjau rincian Surat Jalan pada Langkah 2, Anda akan menemukan tombol untuk memberikan persetujuan (misalnya tombol "Approve" atau "Setujui") di dalam halaman detail tersebut. Klik tombol yang sesuai untuk menyelesaikan proses review.

Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

  1. Sebuah dokumen Surat Jalan Proyek dibuat dan diajukan.

  2. Dokumen tersebut secara otomatis masuk ke dalam antrean di Kotak Masuk ini.

  3. Seorang manajer meninjau dan menyetujuinya.

  4. Setelah disetujui, stok secara final dikurangi dari inventaris, dan tim gudang mendapatkan otorisasi untuk melakukan pengiriman fisik.

Tips & Catatan Penting

Faktur Proyek

Panduan Modul: Faktur Proyek (Project Invoice)

Lokasi Modul

Proyek > Faktur Proyek

Tujuan Modul

Modul Faktur Proyek berfungsi untuk membuat dokumen tagihan atau faktur (invoice) kepada pelanggan berdasarkan progres atau tahapan proyek yang telah diselesaikan. Modul ini adalah jembatan antara penyelesaian pekerjaan proyek dengan siklus penagihan piutang (account receivable).

1. Tampilan Utama (Daftar Faktur Proyek)

Halaman utama modul ini menampilkan daftar semua faktur proyek yang telah dibuat.

Penjelasan Tampilan

2. Langkah-langkah Membuat Faktur Proyek

Langkah 1: Membuat Faktur Baru

Dari Tampilan Utama, klik tombol [Baru] atau [Baru Langsung] untuk membuka form Tambah Faktur Proyek.

Langkah 2: Memilih Order Penjualan Proyek

Pada form yang muncul, langkah pertama dan terpenting adalah memilih Nomor Order Penjualan proyek yang akan ditagih. Setelah Anda memilih SO Proyek, sistem akan secara otomatis memuat detail pelanggan dan tahapan-tahapan proyek yang ada di dalam SO tersebut.

Langkah 3: Memilih Tahapan yang Akan Ditagih

Pada tabel di bagian bawah, akan muncul daftar tahapan proyek. Pilih tahapan (milestone) yang sudah selesai dan akan Anda tagihkan kepada pelanggan saat ini.

Langkah 4: Mengisi Detail Faktur

Isi informasi lain yang diperlukan, seperti Tanggal Faktur dan Tgl Jatuh Tempo.

Langkah 5: Konfirmasi Faktur

Setelah semua detail terisi dan tahapan yang akan ditagih telah dipilih, klik tombol Konfirmasi. Tindakan ini akan secara resmi membuat dokumen faktur dan mencatat piutang di sistem akuntansi.

Tips & Catatan Penting

Pembatalan Faktur Proyek

Panduan Modul: Pembatalan Faktur Proyek (Void Project Invoice)

Lokasi Modul

Proyek > Pembatalan Faktur Proyek

Tujuan Modul

Modul Pembatalan Faktur Proyek adalah alat koreksi yang berfungsi untuk membatalkan (void) dokumen Faktur Proyek yang telah salah dibuat (misalnya, salah nilai, salah tahapan, atau salah pelanggan). Proses ini tidak menghapus faktur, melainkan membuat transaksi pembalik untuk menetralkan dampak akuntansinya dan menjaga keutuhan jejak audit.

1. Tampilan Utama (Daftar Faktur Proyek)

Halaman utama modul ini menampilkan daftar faktur proyek yang aktif dan dapat dibatalkan.

Penjelasan Tampilan & Fungsi

2. Langkah-langkah Membatalkan Faktur Proyek

  1. Mencari Faktur: Gunakan filter yang tersedia untuk menemukan faktur proyek yang ingin Anda batalkan.

  2. Memilih Faktur: Pilih faktur yang akan dibatalkan dengan mencentang kotak di kolom paling kiri pada baris yang sesuai.

  3. Menjalankan Proses Pembatalan: Klik tombol [Batalkan] di bagian kiri bawah halaman. Sistem kemungkinan akan meminta konfirmasi dari Anda sebelum melanjutkan.

3. Hasil Proses

Setelah sebuah faktur proyek dibatalkan, sistem akan:

Tips & Catatan Penting

Jurnal Transaksi

Panduan Modul Laporan: Jurnal Transaksi Proyek

Lokasi Modul

Proyek > Jurnal Transaksi

Tujuan Modul

Modul Jurnal Transaksi di dalam menu Proyek adalah pusat laporan yang berfungsi untuk menampilkan, mencari, dan mengaudit semua entri jurnal akuntansi yang secara spesifik terkait dengan aktivitas proyek. Modul ini memungkinkan Anda untuk menelusuri semua dampak finansial dari setiap transaksi yang dibebankan ke sebuah proyek.

1. Tampilan Utama (Pusat Laporan Transaksi Proyek)

Halaman utama modul ini adalah sebuah laporan interaktif yang menampilkan semua entri jurnal yang relevan dengan proyek.

Fungsi Filter Lanjutan

Anda dapat menggunakan berbagai filter canggih untuk mencari transaksi spesifik:

2. Jenis Transaksi Proyek yang Ditampilkan

Modul ini akan menampilkan semua entri jurnal yang dihasilkan dari aktivitas di Modul Proyek, seperti:

3. Langkah-langkah Menghasilkan Laporan

  1. Atur Filter: Gunakan filter yang tersedia, terutama filter Proyek dan rentang Tanggal, untuk menyaring jurnal yang ingin Anda lihat.

  2. Tampilkan Hasil: Klik tombol [Cari]. Hasilnya akan muncul di tabel di bawahnya.

  3. Ekspor atau Cetak: Gunakan tombol [Ekspor ke MS Excel] atau [Cetak] untuk menghasilkan output laporan.

Tips & Catatan Penting

Laporan Penggunaan Proyek

Panduan Modul Laporan: Grafik Anggaran vs. Realisasi Proyek

Lokasi Modul

Proyek > Laporan > Laporan Penggunaan Barang Proyek

Tujuan Modul

Modul laporan ini berfungsi untuk menyajikan perbandingan visual dalam bentuk grafik batang antara total Anggaran Proyek (Proyeksi) dengan total Biaya Aktual (Realisasi). Laporan ini memberikan gambaran tingkat tinggi (high-level overview) mengenai kinerja penyerapan anggaran proyek dari bulan ke bulan dalam satu tahun.

1. Parameter Laporan (Filter Konseptual)

Untuk menghasilkan grafik ini, Anda biasanya hanya perlu memilih Tahun dari dropdown yang tersedia di pojok kiri atas laporan.

2. Langkah-langkah Menghasilkan Laporan

  1. Buka modul laporan.

  2. Pilih tahun yang ingin Anda analisis.

  3. Sistem akan secara otomatis menampilkan grafik perbandingan untuk tahun tersebut.

3. Membaca Laporan (Grafik)

Laporan yang dihasilkan adalah sebuah grafik batang yang membandingkan anggaran dan realisasi secara bulanan.

Cara Menganalisis: Dengan membandingkan tinggi kedua bilah setiap bulan, manajemen dapat dengan cepat melihat:

Tips & Catatan Penting

Daftar Proyek

Panduan Modul Laporan: Laporan Daftar Proyek

Lokasi Modul

Proyek > Laporan > Daftar Proyek

Tujuan Modul

Modul Laporan Daftar Proyek berfungsi untuk menghasilkan laporan ringkasan dari semua proyek yang terdaftar di sistem. Laporan ini memberikan gambaran umum mengenai semua proyek, statusnya, manajer yang bertanggung jawab, dan pelanggan terkait.

1. Parameter Laporan (Filter)

Halaman utama modul ini adalah sebuah form yang berisi berbagai parameter untuk menyesuaikan laporan yang akan dihasilkan.

Berikut adalah penjelasan untuk setiap parameter:

2. Langkah-langkah Menghasilkan Laporan

Langkah 1: Mengatur Parameter Laporan

Tentukan filter Status Proyek atau Nama Pelanggan yang Anda butuhkan.

Langkah 2: Menghasilkan Laporan

Setelah semua parameter diatur, klik salah satu dari dua tombol di bagian bawah:

3. Membaca Laporan (Isi Laporan)

Laporan yang dihasilkan adalah daftar dari semua proyek yang sesuai dengan filter Anda.

Laporan ini menampilkan detail penting seperti:

Tips & Catatan Penting

Rencana Anggaran Belanja

Panduan Modul Laporan: Laporan Rencana Anggaran Belanja (RAB Report)

Lokasi Modul

Proyek > Laporan > Rencana Anggaran Belanja

Tujuan Modul

Modul Laporan Rencana Anggaran Belanja berfungsi untuk menampilkan daftar semua dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah dibuat untuk setiap proyek. Modul ini bertindak sebagai pusat laporan untuk melihat dan mengakses kembali rincian anggaran yang telah disetujui.

1. Tampilan Utama (Daftar Anggaran Proyek)

Halaman utama modul ini adalah daftar dari semua dokumen RAB yang ada di sistem.

Penjelasan Tampilan & Penggunaan

Tips & Catatan Penting

Laporan Proyek

Panduan Modul Laporan: Laporan Proyek (Utama)

Lokasi Modul

Proyek > Laporan > Laporan Proyek

Tujuan Modul

Modul Laporan Proyek adalah laporan ringkasan utama yang berfungsi untuk menampilkan daftar semua proyek beserta rangkuman finansialnya (Anggaran vs. Realisasi). Laporan ini memberikan pandangan tingkat tinggi mengenai status dan kesehatan finansial dari seluruh portofolio proyek perusahaan.

1. Parameter Laporan (Filter)

Halaman utama modul ini adalah sebuah form yang berisi berbagai parameter untuk menyesuaikan laporan yang akan dihasilkan.

Berikut adalah penjelasan untuk setiap parameter:

2. Langkah-langkah Menghasilkan Laporan

Langkah 1: Mengatur Parameter Laporan

Tentukan Tipe Laporan dan Project Period yang ingin Anda analisis.

Langkah 2: Menghasilkan Laporan

Setelah semua parameter diatur, klik tombol [Tampilkan Laporan].

3. Membaca Laporan (Isi Laporan)

Laporan yang dihasilkan adalah daftar lengkap semua proyek yang sesuai dengan filter Anda, beserta ringkasan biayanya.

Ringkasan Finansial

Di bagian atas laporan, Anda akan melihat ringkasan total:

Detail Proyek

Tabel utama menampilkan setiap proyek dalam satu baris, dengan detail seperti Proyek Utama Code, Proyek Utama Name, Tanggal Mulai, Tanggal Batas Akhir, dan statusnya.

Fitur Laporan: Laporan ini bersifat interaktif. Anda dapat mencari proyek spesifik atau mengekspor data ke format lain seperti Excel atau PDF menggunakan tombol di pojok kanan atas.

Tips & Catatan Penting