Modul Pengaturan

Template Pemeriksaan Barang

Panduan Modul: Template Pemeriksaan Barang (Inspection Template)

Lokasi Modul

Pengaturan > Pengaturan Dokumen > Template Pemeriksaan Barang

Tujuan Modul

Modul Template Pemeriksaan Barang berfungsi sebagai pusat data induk (master data) untuk membuat dan mengelola templat atau checklist standar yang akan digunakan selama proses pemeriksaan kualitas (Quality Control - QC). Templat ini mendefinisikan parameter apa saja yang harus diperiksa, nilai standarnya, dan urutan pemeriksaannya untuk berbagai jenis barang atau proses QC.

1. Tampilan Utama (Daftar Template)

Halaman utama modul ini menampilkan daftar semua templat pemeriksaan kualitas yang telah didefinisikan.

Penjelasan Tampilan

2. Langkah-langkah Membuat Template Pemeriksaan Baru

Langkah 1: Membuat Template Baru

Dari Tampilan Utama, klik tombol [Baru] untuk membuka form Tambah Template.

Langkah 2: Mengisi Informasi Dasar

  1. Masukkan Nama Rancangan: Berikan nama yang jelas untuk templat checklist Anda (misalnya, "QC Bahan Baku Tepung", "QC Barang Jadi Biskuit Coklat").

  2. Berikan Deskripsi jika diperlukan.

Langkah 3: Merinci Parameter Pemeriksaan (Penting!)

Di bagian bawah form, definisikan item-item checklist:

  1. Obyek Utama: Tambahkan parameter pemeriksaan utama dengan mengklik [+]. Pilih Kode Parameter (misalnya, 'Warna', 'Tekstur', 'Berat'), masukkan Nilai Standar yang diharapkan, dan tentukan Nomor Urutan pemeriksaannya.

  2. Detil Obyek: Tambahkan parameter pemeriksaan yang lebih detail dengan cara yang sama.

Langkah 4: Menyimpan Template

Setelah semua parameter checklist terisi, klik tombol [Simpan] untuk menyimpan templat baru.

Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

Tips & Catatan Penting

Pengaturan Dokumen

Panduan Modul: Pengaturan Dokumen

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Dokumen

Tujuan Modul
Modul Pengaturan Dokumen berfungsi sebagai pusat kontrol untuk mengelola berbagai parameter dan konfigurasi sistem secara global. Pengaturan ini memengaruhi berbagai fungsi di seluruh aplikasi, seperti batas ukuran unggah file, konfigurasi tugas otomatis, dan nilai default untuk modul lain (misalnya, Penjualan, Pembelian, Produksi).

1. Tampilan Utama (Daftar Pengaturan)

Halaman utama modul ini menampilkan daftar lengkap dari semua parameter pengaturan yang ada di dalam sistem. Dari sini, pengguna dapat melihat, mencari, dan mengubah nilai dari setiap pengaturan.

Penjelasan Tampilan

2. Langkah-langkah Mengubah Pengaturan

Berikut adalah alur untuk mengubah nilai dari sebuah pengaturan:

Langkah 1: Memilih Pengaturan untuk Diubah
Dari halaman utama (daftar pengaturan), temukan pengaturan yang ingin Anda ubah, lalu klik tombol Edit pada baris yang sesuai.

Langkah 2: Mengisi Form Perubahan
Setelah menekan tombol Edit, Anda akan diarahkan ke halaman detail pengaturan.

Langkah 3: Menyimpan Perubahan
Setelah mengubah nilai, klik tombol Simpan untuk menerapkan perubahan. Jika ingin membatalkan, klik tombol Kembali.

Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

Pengaturan yang dikonfigurasi dalam modul ini memiliki dampak langsung pada alur kerja di modul-modul lain. Sebagai contoh:

Tips & Catatan Penting

Permintaan Pengesahan Pengaturan

Panduan Modul: Permintaan Pengesahan Pengaturan

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Dokumen > Permintaan Pengesahan Pengaturan

Tujuan Modul
Modul Permintaan Pengesahan Pengaturan digunakan untuk mengelola dan mengkonfigurasi alur kerja persetujuan (approval workflow) untuk berbagai jenis dokumen dan transaksi di dalam sistem. Pengguna dapat menentukan tipe pengesahan, urutan persetujuan, serta opsi-opsi lain seperti pengingat email untuk setiap jenis permintaan.

1. Tampilan Utama (Daftar Konfigurasi Pengesahan)

Halaman ini menampilkan daftar semua jenis dokumen atau transaksi yang memerlukan alur persetujuan. Pengguna dapat mengubah konfigurasi alur persetujuan untuk setiap item langsung dari tampilan ini.

Penjelasan Tampilan

2. Langkah-langkah Mengubah Konfigurasi Pengesahan

Karena antarmuka ini memungkinkan pengeditan langsung, alur kerjanya adalah sebagai berikut:

Langkah 1: Identifikasi Permintaan
Cari baris Nama Pengesahan Permintaan yang ingin Anda ubah konfigurasinya.

Langkah 2: Ubah Nilai Konfigurasi
Ubah nilai pada kolom-kolom yang tersedia langsung di tabel:

Langkah 3: Simpan Perubahan
Setelah selesai melakukan semua perubahan yang diperlukan pada satu atau beberapa baris, klik tombol Perbaharui di bagian bawah halaman untuk menyimpan semua konfigurasi baru tersebut.

Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

Tips & Catatan Penting

Pola Dokumen

Panduan Modul: Pola Dokumen

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Dokumen > Pola Dokumen

Tujuan Modul
Modul Pola Dokumen berfungsi untuk mendefinisikan dan mengelola format penomoran otomatis (document numbering pattern) untuk berbagai jenis transaksi dan dokumen di seluruh sistem. Dengan modul ini, pengguna dapat membuat pola yang konsisten dan terstruktur untuk nomor dokumen seperti faktur, pesanan pembelian, dan lainnya, memastikan setiap dokumen memiliki pengidentifikasi yang unik dan informatif.

1. Tampilan Utama (Daftar Pola Dokumen)

Halaman utama menampilkan semua pola penomoran yang telah dibuat. Dari sini, pengguna dapat melihat, mencari, dan mengakses halaman detail untuk mengubah pola yang ada.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Ubah Pola

Halaman ini digunakan untuk mengkonfigurasi detail dari sebuah pola penomoran. Pengguna dapat menentukan komponen, panjang, urutan, dan aturan reset untuk setiap bagian dari nomor dokumen.

Penjelasan Tampilan

Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

Tips & Catatan Penting

Rancangan Surat

Panduan Modul: Rancangan Surat

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Dokumen > Rancangan Surat

Tujuan Modul
Modul Rancangan Surat berfungsi sebagai pusat untuk membuat dan mengelola template atau rancangan surat dan email yang akan digunakan oleh sistem untuk komunikasi otomatis. Template ini digunakan untuk berbagai keperluan, seperti notifikasi, pengingat (reminder), surat konfirmasi persetujuan, dan pemberitahuan lainnya yang dikirim secara otomatis kepada pengguna.

1. Tampilan Utama (Daftar Rancangan Surat)

Halaman utama modul ini menampilkan daftar semua template surat yang telah terdefinisi di dalam sistem. Dari halaman ini, pengguna dapat mencari dan memilih rancangan yang ingin diubah.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Ubah Template Surat

Halaman ini adalah editor di mana pengguna dapat mengubah isi dan judul dari template surat yang dipilih.

Penjelasan Tampilan

Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

Tips & Catatan Penting

Tutup Buka Dokumen

Panduan Modul: Tutup Buka Dokumen

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Dokumen > Tutup Buka Dokumen

Tujuan Modul
Modul Tutup Buka Dokumen berfungsi sebagai alat administratif untuk mengubah status dokumen secara manual, khususnya untuk "menutup" dokumen yang masih dianggap terbuka oleh sistem atau "membuka kembali" dokumen yang sudah ditutup. Fungsi ini sangat penting untuk mengelola dokumen yang tidak akan dilanjutkan prosesnya (misalnya, Purchase Order yang hanya dipenuhi sebagian) atau untuk memperbaiki kesalahan status.

1. Tampilan Utama (Daftar Dokumen)

Halaman utama menampilkan daftar dokumen berdasarkan tipe yang dipilih. Dari sini, pengguna dapat secara massal mengubah status dokumen yang dipilih.

Penjelasan Tampilan

2. Langkah-langkah Menutup atau Membuka Dokumen

Langkah 1: Pilih Tipe dan Filter Dokumen
Pilih Tipe Dokumen yang diinginkan dari dropdown. Gunakan filter tanggal atau pencarian jika perlu untuk menemukan dokumen yang relevan, lalu klik Cari.

Langkah 2: Pilih Dokumen
Centang kotak di sebelah kiri pada satu atau beberapa baris dokumen yang statusnya ingin Anda ubah.

Langkah 3: Eksekusi Aksi

Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

Tips & Catatan Penting

Laporan Konfigurasi Permintaan Persetujuan

Panduan Modul: Laporan Konfigurasi Permintaan Persetujuan

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Dokumen > Laporan Konfigurasi Permintaan Persetujuan

Tujuan Modul
Modul ini berfungsi sebagai alat pelaporan untuk menampilkan matriks persetujuan (approval matrix) yang lengkap dari seluruh alur kerja di dalam sistem. Laporan ini memberikan gambaran detail mengenai siapa yang harus memberikan persetujuan untuk setiap jenis dokumen, pada urutan ke berapa, dan berdasarkan kriteria apa (misalnya, nilai transaksi). Modul ini sangat berguna untuk keperluan audit, verifikasi, dan dokumentasi internal.

1. Halaman Filter Laporan

Sebelum menampilkan laporan, pengguna dapat menentukan kriteria filter untuk mempersempit hasil.

Penjelasan Tampilan

2. Tampilan Laporan

Setelah filter diterapkan dan tombol "Menampilkan Laporan" ditekan, sistem akan menghasilkan laporan terstruktur yang merinci setiap alur persetujuan.

Penjelasan Kolom Laporan

Langkah-langkah Membuat Laporan

  1. Akses Modul: Buka modul melalui menu Pengaturan > Pengaturan Dokumen > Laporan Konfigurasi Permintaan Persetujuan.

  2. Pilih Filter: Tentukan kriteria laporan pada dropdown Nama Persetujuan Permintaan dan Pemohon. Biarkan "Semua" untuk melihat keseluruhan konfigurasi.

  3. Hasilkan Laporan: Klik tombol Menampilkan Laporan untuk melihat hasilnya di layar, atau klik Ekspor ke MS Excel untuk mengunduhnya.

Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

Tips & Catatan Penting

Pola Cek

Panduan Modul: Pola Cek

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Dokumen > Pola Cek

Tujuan Modul
Modul Pola Cek digunakan untuk mendaftarkan dan mengelola rentang nomor seri dari buku cek atau bilyet giro fisik yang dimiliki perusahaan. Dengan mendaftarkan nomor awal dan akhir dari setiap buku cek, sistem dapat melacak dan menggunakan nomor cek secara berurutan saat melakukan transaksi pembayaran, sehingga memastikan tidak ada nomor yang terlewat atau digunakan ganda.

1. Tampilan Utama (Daftar Grup Pola Cek)

Halaman utama menampilkan daftar grup pola yang telah dibuat. Setiap grup biasanya mewakili satu buku cek atau satu akun bank tertentu.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Pola Cek

Halaman ini digunakan untuk mendefinisikan rentang nomor cek yang valid di dalam sebuah grup.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Membuat Pola Cek Baru

  1. Dari halaman utama, klik tombol Baru.

  2. Pada halaman Tambah, isi nama PatternGroup (misalnya, nama bank dan nomor rekening).

  3. Pilih Akun bank yang sesuai dari dropdown.

  4. Di bagian tabel, masukkan PatternCode (jika perlu), lalu isi StartingNo dan EndingNo sesuai dengan nomor seri yang tertera di buku cek fisik.

  5. Pastikan kotak Aktif dicentang agar rentang nomor ini bisa digunakan.

  6. Klik Simpan.

Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

Tips & Catatan Penting

Kode Pajak

Panduan Modul: Kode Pajak

Lokasi Modul
Pengaturan > Pajak > Kode Pajak

Tujuan Modul
Modul Kode Pajak berfungsi sebagai pusat data induk (master data) untuk mendefinisikan semua jenis pajak yang berlaku dalam transaksi perusahaan. Di sini, pengguna dapat membuat, mengelola, dan mengkonfigurasi berbagai kode pajak (seperti PPN, PPh 23), termasuk tarifnya, metode perhitungannya, dan yang terpenting, integrasi akuntansinya dengan menautkannya ke akun-akun yang sesuai di bagan akun (Chart of Accounts).

1. Tampilan Utama (Daftar Kode Pajak)

Halaman utama menampilkan semua kode pajak yang telah terdaftar di sistem, memberikan gambaran ringkas tentang jenis dan tarif pajak yang ada.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Pajak Baru

Halaman ini adalah formulir detail untuk membuat atau mengubah kode pajak, termasuk pengaturan akuntansinya.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Membuat Kode Pajak Baru

  1. Dari halaman utama, klik tombol Baru.

  2. Isi Kode PajakNama PajakJenis Pajak, dan Nilai Pajak.

  3. Tentukan apakah pajak bersifat inklusif dengan mencentang Apakah Termasuk.

  4. Pada bagian Perkiraan, pilih akun (CoA) yang sesuai untuk setiap jenis transaksi (Pajak Penjualan, Pembelian, dll.) dari dropdown yang tersedia.

  5. Klik Terapkan untuk menyimpan.

Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

Tips & Catatan Penting

Konversi Pajak

Panduan Modul: Konversi Pajak

Lokasi Modul
Pengaturan > Pajak > Konversi Pajak

Tujuan Modul
Modul Konversi Pajak (atau Pengubah Pajak) digunakan untuk mengelola kurs atau nilai tukar mata uang asing yang secara spesifik digunakan untuk keperluan perhitungan pajak (Kurs Pajak). Sistem menggunakan tabel kurs ini untuk mengkonversi nilai transaksi dalam mata uang asing ke dalam mata uang lokal (Rupiah) sebagai dasar pengenaan pajak (DPP), sesuai dengan kurs yang berlaku pada periode tertentu yang biasanya ditetapkan oleh otoritas pajak (Direktorat Jenderal Pajak).

1. Tampilan Utama (Daftar Grup Konversi Pajak)

Halaman ini menampilkan riwayat dari setiap batch atau grup kurs pajak yang pernah diinput, diurutkan berdasarkan periode berlakunya.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Pengubah Pajak

Ini adalah halaman di mana pengguna menginput nilai tukar untuk semua mata uang asing terhadap mata uang lokal untuk periode yang ditentukan.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Menambah Kurs Pajak Baru

  1. Dari halaman utama, klik tombol Konversi Pajak Baru.

  2. Tentukan Awal Periode dan Akhir Periode sesuai dengan periode kurs pajak yang dirilis oleh pemerintah (misalnya, periode satu minggu).

  3. Isi kolom Nilai 1->2 untuk setiap mata uang asing sesuai dengan kurs resmi yang berlaku. Kolom Nilai 2->1 biasanya akan terisi otomatis.

  4. Setelah semua nilai kurs terisi dengan benar, klik Terapkan.

Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

Tips & Catatan Penting

Link Akun

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Akunting > Link Akun

Tujuan Modul
Modul Link Akun adalah "jantung" dari integrasi akuntansi di dalam sistem. Fungsinya adalah untuk memetakan atau menghubungkan setiap jenis transaksi bisnis (seperti potongan penjualan, biaya angkut, keuntungan/kerugian aset) ke akun spesifik di dalam bagan akun (Chart of Accounts - CoA). Pengaturan ini memastikan bahwa setiap kali transaksi terjadi, sistem dapat secara otomatis membuat jurnal akuntansi yang benar tanpa perlu intervensi manual, sehingga menjamin akurasi dan konsistensi laporan keuangan.

1. Tampilan Utama (Halaman Link Akun)

Halaman utama menampilkan matriks pemetaan akun yang komprehensif, dikelompokkan berdasarkan area fungsional bisnis.

Penjelasan Tampilan

2. Langkah-langkah Mengubah Link Akun

Sistem juga memungkinkan penambahan kategori atau jenis link akun baru jika diperlukan.

Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

Tips & Catatan Penting

Template Link Akun

Panduan Modul: Template Link Akun

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Akunting > Template Link Akun

Tujuan Modul
Modul Template Link Akun berfungsi sebagai fasilitas untuk membuat, menyimpan, dan mengelola berbagai set atau templat dari konfigurasi Link Akun. Fitur ini sangat berguna untuk perusahaan yang mengelola beberapa entitas bisnis atau memerlukan skema pemetaan akuntansi yang berbeda untuk tujuan pelaporan yang berbeda. Dengan templat, proses penyiapan pemetaan akun untuk entitas baru dapat dipercepat secara signifikan dan terstandarisasi.

1. Tampilan Utama (Daftar Template Akun)

Halaman utama menampilkan daftar semua templat Link Akun yang telah dibuat dan disimpan.

Penjelasan Tampilan

2. Langkah-langkah Membuat Template Link Akun

Meskipun halaman detail tidak ditampilkan, alur kerja untuk membuat templat baru dapat disimpulkan sebagai berikut:

  1. Dari halaman utama, klik tombol Tambah Template Akun.

  2. Sistem kemungkinan akan menampilkan halaman yang mirip dengan modul Link Akun, di mana pengguna dapat mengisi seluruh matriks pemetaan akun dari awal.

  3. Setelah semua akun yang diperlukan dipetakan, pengguna akan memberikan Kode Rancangan dan Nama Rancangan untuk templat tersebut.

  4. Setelah disimpan, templat baru tersebut akan muncul di daftar pada halaman utama modul Template Link Akun.

Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

Tips & Catatan Penting

Kotak Link Akun

Panduan Modul: Kotak Link Akun

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Akunting > Kotak Link Akun

Tujuan Modul
Modul Kotak Link Akun adalah alat bantu tingkat lanjut (advanced utility) yang dirancang untuk melakukan pembaruan massal (mass update) pada pemetaan akun untuk kelompok data induk tertentu, seperti Barang/Jasa, Pelanggan/Pemasok, atau Kelompok Aset. Jika modul Link Akun mengatur pemetaan akun default, modul ini memungkinkan pengguna untuk menimpa (override) default tersebut untuk item atau grup tertentu secara efisien, memberikan kontrol akuntansi yang lebih granular.

1. Halaman Pilihan Kotak Link Akun

Ini adalah halaman navigasi awal di mana pengguna memilih kategori data induk yang pemetaan akunnya akan dikelola.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Detail Kotak Link Akun (Contoh: Barang/Jasa)

Setelah memilih kategori (misalnya, Barang/Jasa) dan mengklik "Buka Kotak", pengguna akan diarahkan ke halaman pembaruan massal.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Pembaruan Massal

  1. Dari halaman pilihan, pilih kategori (misalnya, Barang/Jasa) dan klik Buka Kotak.

  2. Gunakan filter untuk menampilkan grup item yang ingin Anda perbarui. Klik Tampilkan.

  3. Di Area Pembaruan Massal, centang kotak di sebelah jenis akun yang ingin Anda ubah (contoh: Akun untuk COGS).

  4. Pilih akun CoA yang baru dari dropdown di baris yang sama.

  5. Klik Simpan. Akun COGS untuk semua item yang ditampilkan di tabel akan diperbarui ke akun yang baru Anda pilih.

Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

Tips & Catatan Penting

Tutup Modul

Panduan Modul: Tutup Modul

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Akunting > Penutupan > Tutup Modul

Tujuan Modul
Modul Tutup Modul adalah alat kontrol akuntansi yang krusial, digunakan untuk "mengunci" atau "membuka" sub-modul transaksi untuk periode akuntansi tertentu (biasanya tahunan). Fungsi utamanya adalah untuk mencegah adanya entri, pengubahan, atau penghapusan data pada periode yang telah ditutup, sehingga menjaga integritas data saat proses penyusunan laporan keuangan akhir.

1. Tampilan Utama (Matriks Tutup Modul)

Halaman utama menampilkan semua modul dan sub-modul akuntansi yang dapat dikontrol, dikelompokkan berdasarkan fungsi utamanya.

Penjelasan Tampilan

2. Langkah-langkah Menutup atau Membuka Modul

  1. Pilih Tahun: Pilih tahun akuntansi yang relevan dari dropdown di kanan atas.

  2. Pilih Sub-Modul: Navigasi ke grup modul yang diinginkan (misalnya, Penjualan), lalu centang kotak di sebelah satu atau lebih sub-modul yang ingin Anda proses (misalnya, Faktur Penjualan dan Retur Penjualan).

  3. Eksekusi Aksi:

    • Klik tombol Tutup untuk mengunci sub-modul tersebut. Setelah ditutup, tidak ada pengguna yang dapat membuat atau mengubah transaksi terkait di dalam tahun yang telah dipilih.

    • Klik tombol Buka jika Anda perlu melakukan koreksi atau penyesuaian pada periode yang sebelumnya sudah ditutup.

Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

Tips & Catatan Penting

Tutup Periode

Panduan Modul: Tutup Periode

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Akunting > Penutupan > Tutup Periode

Tujuan Modul
Modul Tutup Periode adalah alat untuk melakukan proses tutup buku bulanan. Berbeda dengan "Tutup Modul" yang mengunci seluruh jenis transaksi, modul ini secara spesifik mengunci kemampuan untuk mem-posting transaksi ke dalam periode (bulan) yang telah ditutup. Ini adalah langkah kontrol akuntansi standar untuk memastikan bahwa setelah sebuah bulan ditutup dan dilaporkan, datanya tidak dapat diubah kembali.

1. Tampilan Utama (Halaman Tutup Periode)

Halaman ini memberikan instruksi, menampilkan status setiap bulan dalam satu tahun fiskal, dan menyediakan tombol aksi untuk melakukan proses tutup/buka periode.

Penjelasan Tampilan

2. Langkah-langkah Menutup Periode Bulanan

  1. Selesaikan Checklist: Pastikan semua tugas akuntansi bulanan (seperti yang tertera di daftar periksa) telah selesai.

  2. Pilih Tahun: Pilih tahun yang sesuai dari dropdown Year.

  3. Pilih Bulan: Pilih bulan paling awal yang masih berstatus (Open) yang ingin Anda tutup. Proses penutupan harus dilakukan secara berurutan (misalnya, Anda tidak bisa menutup bulan November jika Oktober masih terbuka).

  4. Eksekusi Aksi: Klik tombol Tutup Periode. Sistem akan mengunci bulan tersebut dan statusnya akan berubah menjadi (Closed).

Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

Tips & Catatan Penting

Tutup Tahun dan Mulai Tahun Baru

Panduan Modul: Tutup Tahun dan Mulai Tahun Baru

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Akunting > Penutupan > Tutup Tahun dan Mulai Tahun Baru

Tujuan Modul
Modul Tutup Tahun dan Mulai Tahun Baru adalah langkah final dan paling krusial dalam siklus akuntansi. Fungsinya adalah untuk secara formal menutup buku untuk tahun keuangan yang telah berakhir dan mempersiapkan sistem untuk tahun keuangan berikutnya. Proses ini secara otomatis akan:

  1. Menolkan (zero-out) saldo semua akun pendapatan dan biaya (akun nominal/sementara).

  2. Memindahkan laba atau rugi bersih tahun berjalan ke akun Laba Ditahan (Retained Earnings).

  3. Membawa saldo akhir semua akun neraca (aset, kewajiban, dan ekuitas) menjadi saldo awal untuk tahun yang baru.

1. Tampilan Utama (Halaman Penutupan Tahunan)

Halaman ini adalah pusat kontrol untuk mengeksekusi proses tutup tahun. Halaman ini menyediakan daftar periksa terakhir dan tombol aksi utama.

Penjelasan Tampilan

2. Langkah-langkah Proses Tutup Tahun

  1. Selesaikan Semua Tugas Akuntansi: Pastikan semua tugas di daftar periksa dan semua aktivitas akuntansi lain untuk tahun tersebut telah selesai dan diverifikasi. Ini termasuk memastikan semua 12 periode bulan telah ditutup melalui modul Tutup Periode.

  2. Lakukan Backup Sistem: Sebelum melanjutkan, sangat disarankan untuk melakukan backup penuh (full backup) data perusahaan. Proses tutup tahun bersifat permanen dan sulit untuk dibatalkan.

  3. Pilih Tahun yang Benar: Pilih tahun keuangan yang akan ditutup dari dropdown Year.

  4. Eksekusi Proses: Klik tombol Tutup Tahun & Mulai Tahun Keuangan Baru. Sistem kemungkinan akan meminta konfirmasi sekali lagi karena ini adalah aksi yang sangat signifikan.

  5. Konfirmasi: Setujui pesan konfirmasi untuk memulai proses. Sistem akan menjalankan jurnal penutup secara otomatis.

Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

Tips & Catatan Penting

Link Akun Alias

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Akunting > Link Akun Alias

Tujuan Modul
Modul Link Akun Alias berfungsi sebagai master data untuk membuat pemetaan akuntansi yang sangat spesifik dan dapat digunakan kembali. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mendefinisikan sebuah "Alias" (nama perwakilan) yang mewakili kombinasi dari Akun (CoA), Regional, dan Cost Center. Alias ini kemudian dapat digunakan di berbagai modul transaksi untuk mempercepat entri data dan memastikan alokasi biaya atau pendapatan ke dimensi akuntansi yang tepat secara konsisten.

1. Tampilan Utama (Daftar Link Akun Alias)

Halaman utama menampilkan semua alias yang telah dibuat, memberikan gambaran lengkap tentang pemetaan yang tersedia.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Link Akun Alias

Formulir ini digunakan untuk mendefinisikan alias baru dengan mengkombinasikan berbagai dimensi akuntansi.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Membuat Link Akun Alias

  1. Dari halaman utama, klik tombol Baru.

  2. Masukkan Nama permintaan yang deskriptif untuk alias tersebut.

  3. Pilih Regional dan Cost Center yang sesuai untuk mengalokasikan biaya/pendapatan.

  4. Konfigurasi Alokasi Terhadap jika diperlukan.

  5. Klik Simpan.

Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

Tips & Catatan Penting

Periode Akuntansi

Panduan Modul: Periode Akuntansi

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Akuntansi > Periode Akuntansi

Tujuan Modul
Modul Periode Akuntansi berfungsi sebagai master data dan kalender fiskal sistem. Modul ini menampilkan daftar semua periode akuntansi (biasanya bulanan) yang telah didefinisikan untuk setiap tahun keuangan. Ini adalah modul referensi yang mencatat rentang tanggal pasti untuk setiap periode, yang menjadi dasar bagi semua modul transaksional dan pelaporan untuk memastikan data dimasukkan dan dilaporkan dalam periode yang benar.

1. Tampilan Utama (Daftar Periode Akuntansi)

Halaman utama menampilkan riwayat semua periode akuntansi yang telah dibuat oleh sistem, biasanya saat proses "Tutup Tahun & Mulai Tahun Baru" dijalankan.

Penjelasan Tampilan

2. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

3. Tips & Catatan Penting

Lembar Kerja Konsolidasi

Panduan Modul: Lembar Kerja Konsolidasi

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Akunting > Lembar Kerja Konsolidasi

Tujuan Modul
Modul Lembar Kerja Konsolidasi adalah alat kerja (worksheet) akuntansi tingkat lanjut yang digunakan untuk menggabungkan laporan keuangan dari beberapa perusahaan terpisah yang berada dalam satu grup menjadi satu laporan keuangan tunggal (konsolidasi). Modul ini memfasilitasi proses penjumlahan saldo akun dari setiap entitas serta menyediakan kolom khusus untuk membuat jurnal eliminasi, yang bertujuan untuk menghapus transaksi antarperusahaan (intercompany transactions).

1. Tampilan Utama (Lembar Kerja)

Halaman utama menampilkan format lembar kerja yang menyerupai neraca lajur, di mana semua akun dari bagan akun (Chart of Accounts) disajikan bersama dengan saldonya dari masing-masing perusahaan dan kolom untuk penyesuaian.

Penjelasan Tampilan

2. Langkah-langkah Proses Konsolidasi

  1. Pilih Perusahaan: Dari dropdown Perusahaan yang Aktif, pilih semua entitas yang akan dimasukkan ke dalam laporan keuangan konsolidasi.

  2. Tarik Data: Sistem akan secara otomatis menarik saldo dari setiap akun untuk perusahaan-perusahaan yang dipilih.

  3. Input Jurnal Eliminasi: Ini adalah langkah manual yang paling krusial. Akuntan harus mengidentifikasi semua transaksi antarperusahaan dan menginput jurnal yang berlawanan di kolom Pengeluaran (Debet/Kredit) untuk menolkan dampaknya.

    • Contoh: Jika Perusahaan Induk memiliki Piutang Usaha sebesar Rp100 juta kepada Anak Perusahaan, dan Anak Perusahaan memiliki Utang Usaha sebesar Rp100 juta kepada Induk, maka jurnal eliminasi yang dimasukkan adalah: (Debet) Utang Usaha Rp100 juta dan (Kredit) Piutang Usaha Rp100 juta.

  4. Verifikasi Hasil: Setelah semua jurnal eliminasi dimasukkan, periksa kolom Dikonsolidasi untuk memastikan semua saldo antarperusahaan sudah menjadi nol dan saldo gabungan lainnya sudah benar.

Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

Tips & Catatan Penting

Pasangan Template

Panduan Modul: Pasangan Template

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Akunting > Pasangan Account > Pasangan Template

Tujuan Modul
Modul Pasangan Template berfungsi sebagai fasilitas untuk membuat dan mengelola Bagan Akun (Chart of Accounts - CoA) dalam format templat. Ini memungkinkan perusahaan untuk mendesain struktur CoA yang standar dan dapat diterapkan ke beberapa entitas perusahaan atau digunakan sebagai dasar untuk memulai penyiapan pembukuan baru. Fitur ini sangat berguna untuk standardisasi dan efisiensi dalam lingkungan multi-perusahaan.

1. Tampilan Utama (Daftar Akun Template)

Halaman ini menampilkan struktur Bagan Akun (Chart of Accounts) yang sedang dibangun sebagai templat. Pengguna dapat melihat daftar akun, mengelompokkannya berdasarkan kategori, dan menambah akun baru.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Akun Template

Formulir ini digunakan untuk mendefinisikan setiap akun yang akan menjadi bagian dari templat Bagan Akun.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Membuat Template CoA

  1. Dari halaman utama, klik tombol Baru.

  2. Isi semua detail yang diperlukan di halaman Tambah Akun Template, mulai dari No. AkunNama Akun, hingga memilih Kategori Akun.

  3. Gunakan tombol Simpan dan Tambah Baru untuk mempercepat proses penambahan banyak akun secara berurutan.

  4. Ulangi proses ini hingga seluruh struktur Bagan Akun yang diinginkan telah selesai dibangun dalam templat.

Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

Tips & Catatan Penting

Pasangan Akun

Panduan Modul: Pasangan Akun

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Akunting > Pasangan Akun

Tujuan Modul
Modul Pasangan Akun berfungsi sebagai alat untuk mendefinisikan hubungan atau pemetaan timbal balik (reciprocal mapping) antar akun, khususnya untuk akun-akun yang digunakan dalam transaksi antar perusahaan (intercompany) atau antar cabang. Dengan mendefinisikan "pasangan" ini, sistem dapat secara otomatis mengidentifikasi akun lawan (contra account) saat sebuah transaksi antar entitas terjadi, yang sangat penting untuk proses eliminasi saat konsolidasi.

1. Tampilan Utama (Daftar Pasangan Akun)

Halaman ini adalah antarmuka untuk melihat atau mendefinisikan hubungan pasangan antar akun.

Penjelasan Tampilan

2. Langkah-langkah Mendefinisikan Pasangan Akun

Meskipun tidak ada tombol "Baru" yang terlihat jelas, alur kerjanya kemungkinan adalah sebagai berikut:

  1. Pilih Entitas: Pilih grup Pasangan dan Cabang yang relevan dari dropdown.

  2. Definisikan Hubungan: Pengguna kemungkinan akan mengklik pada sebuah baris atau tombol tersembunyi untuk memunculkan pop-up atau form di mana mereka dapat memilih Nama Akun (sumber) dan kemudian memilih Pasangan Account (tujuan) dari daftar akun yang tersedia.

  3. Simpan Pemetaan: Setelah pasangan didefinisikan, perubahan tersebut disimpan.

3. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

4. Tips & Catatan Penting

Pembagian Grup COA

Panduan Modul: Pembagian Grup COA

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Akunting > Pembagian Grup COA

Tujuan Modul
Modul Pembagian Grup COA berfungsi sebagai halaman konfigurasi untuk menetapkan atau mengelola Bagan Akun (Chart of Accounts - CoA) mana yang akan digunakan oleh masing-masing entitas perusahaan dalam sistem. Dalam lingkungan multi-perusahaan, setiap entitas mungkin memerlukan struktur CoA yang sama atau sedikit berbeda. Modul ini memastikan bahwa setiap perusahaan terhubung dengan grup CoA yang benar.

1. Tampilan Utama (Daftar Perusahaan)

Halaman utama menampilkan daftar semua entitas perusahaan yang terdaftar di dalam sistem, yang siap untuk dikonfigurasi.

Penjelasan Tampilan

2. Langkah-langkah Mengatur Pembagian Grup COA

Berdasarkan antarmuka yang sederhana, alur kerjanya adalah sebagai berikut:

  1. Pilih salah satu perusahaan dari daftar yang ditampilkan.

  2. Klik tombol Ubah.

  3. Sistem kemungkinan akan mengarahkan pengguna ke halaman baru (tidak ditampilkan) di mana pengguna dapat memilih "Grup COA" atau "Template COA" mana yang akan diterapkan untuk perusahaan yang dipilih tersebut.

  4. Setelah pemilihan dibuat, simpan perubahan.

3. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

4. Tips & Catatan Penting

Kondisi

Panduan Modul: Kondisi

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Akunting > Kondisi

Tujuan Modul
Modul Kondisi berfungsi sebagai pusat pengaturan untuk menetapkan syarat dan ketentuan (terms and conditions) standar yang berlaku untuk seluruh transaksi penjualan (pelanggan) dan pembelian (pemasok). Pengaturan ini mencakup termin pembayaran default, batas kredit, dan aturan penerapan pajak, yang akan menjadi nilai awal saat membuat master data pelanggan atau pemasok baru.

1. Tampilan Utama (Halaman Kondisi)

Halaman ini adalah sebuah form tunggal yang dibagi menjadi dua bagian utama untuk mengelola persyaratan pelanggan dan pemasok secara terpisah.

Penjelasan Tampilan

Bagian 1: Persyaratan Untuk Semua Pelanggan

Bagian 2: Persyaratan Untuk Semua Pemasok

Tombol Aksi

2. Langkah-langkah Mengatur Kondisi

  1. Pada bagian Pelanggan, pilih termin pembayaran default, isikan jumlah hari jatuh tempo, dan tentukan batas kredit standar.

  2. Pilih Kode Pajak default untuk penjualan.

  3. Ulangi langkah 1 dan 2 untuk bagian Pemasok.

  4. Centang opsi "Gunakan Kode Pajak..." jika Anda ingin sistem lebih fleksibel dan memprioritaskan pengaturan yang ada di masing-masing master data pelanggan/pemasok.

  5. Klik Simpan.

3. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

4. Tips & Catatan Penting

Pengaturan Angkutan

Panduan Modul: Pengaturan Angkutan

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengiriman > Pengaturan Angkutan

Tujuan Modul
Modul Pengaturan Angkutan berfungsi sebagai master data untuk mendaftarkan dan mengelola semua personel yang terlibat dalam proses pengiriman, baik sebagai pengemudi internal maupun sebagai kontak dari perusahaan angkutan eksternal (vendor). Tujuan utamanya adalah untuk membuat direktori personel logistik yang terpusat, lengkap dengan informasi kontak dan identitas mereka, untuk mempermudah proses penugasan dan komunikasi.

1. Tampilan Utama (Daftar Angkutan)

Halaman utama menampilkan daftar semua personel angkutan (pengemudi/kontak) yang telah terdaftar dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Angkutan

Formulir ini digunakan untuk memasukkan data detail dari setiap personel angkutan baru ke dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Menambahkan Personel Angkutan

  1. Siapkan data lengkap personel yang akan didaftarkan, termasuk nomor identitas dan kontak.

  2. Dari halaman utama, klik tombol Baru.

  3. Isi Kode Angkutan dan pilih Tipe Angkutan.

  4. Lengkapi semua informasi pribadi seperti NamaAlamat, dan Nomor ID.

  5. Klik Simpan atau Simpan dan tambah lagi untuk input data berikutnya.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Laporan Konsolidasi Dokumen

Panduan Modul: Laporan Konsolidasi Dokumen

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Akunting > Laporan Konsolidasi Dokumen

Tujuan Modul
Modul Laporan Konsolidasi Dokumen berfungsi sebagai alat pelaporan yang dapat menggabungkan dan menampilkan daftar transaksi dokumen dari beberapa perusahaan dalam satu grup. Berbeda dengan konsolidasi keuangan, modul ini fokus pada penggabungan daftar dokumen (seperti Faktur Penjualan, Order Pembelian, dll.) untuk tujuan peninjauan, audit, dan kontrol lintas perusahaan dalam periode tertentu.

1. Tampilan Utama (Halaman Filter Laporan)

Halaman utama adalah sebuah antarmuka filter di mana pengguna dapat menentukan kriteria untuk laporan yang ingin dihasilkan.

Penjelasan Tampilan

2. Langkah-langkah Menghasilkan Laporan

  1. Akses modul Laporan Konsolidasi Dokumen.

  2. Pilih Tipe Dokumen yang relevan dari dropdown.

  3. Pilih Perusahaan yang ingin Anda sertakan dalam laporan.

  4. Tentukan rentang tanggal dengan mengisi Mulai Tanggal dan Hingga Tanggal.

  5. Klik tombol Cari.

  6. Sistem akan menampilkan daftar gabungan dari semua dokumen yang sesuai dengan kriteria Anda dari semua perusahaan yang dipilih.

3. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

4. Tips & Catatan Penting

Pengubah Mata Uang

Panduan Modul: Pengubah Mata Uang

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Akunting > Pengubah Mata Uang

Tujuan Modul
Modul Pengubah Mata Uang digunakan untuk mengelola dan merekam riwayat kurs atau nilai tukar mata uang yang digunakan untuk tujuan akuntansi internal perusahaan (Kurs Akuntansi). Berbeda dengan "Konversi Pajak" yang menggunakan kurs pajak dari pemerintah, modul ini menggunakan kurs yang relevan untuk pelaporan keuangan internal (misalnya, kurs tengah Bank Indonesia). Kurs ini sangat penting untuk menilai kembali (revaluation) saldo dalam mata uang asing pada akhir periode dan menghitung laba atau rugi selisih kurs.

1. Tampilan Utama (Daftar Grup Pengubah Mata Uang)

Halaman ini menampilkan riwayat dari setiap batch kurs akuntansi yang pernah diinput ke dalam sistem, diurutkan berdasarkan periode berlakunya.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Baru Pengubah Mata Uang

Halaman ini adalah formulir untuk menginput tabel kurs akuntansi yang akan berlaku untuk periode tertentu.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Menambah Kurs Akuntansi Baru

  1. Dari halaman utama, klik tombol Baru.

  2. Tentukan Awal Periode dan Akhir Periode berlakunya kurs tersebut (misalnya, harian atau bulanan).

  3. Di dalam tabel, isi kolom Nilai 1->2 untuk setiap mata uang asing sesuai dengan kurs akuntansi yang berlaku (misalnya, kurs tengah BI pada tanggal tersebut).

  4. Setelah semua nilai kurs terisi, klik Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Pengaturan Verifikasi

Panduan Modul: Pengaturan Verifikasi

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Akunting > Pengaturan Verifikasi

Tujuan Modul
Modul Pengaturan Verifikasi berfungsi sebagai panel kontrol untuk menentukan jenis-jenis transaksi mana yang harus melalui proses verifikasi tambahan sebelum dapat diposting atau diproses lebih lanjut. Dengan mengaktifkan verifikasi untuk transaksi tertentu, perusahaan dapat menambahkan lapisan kontrol internal untuk memastikan akurasi dan validitas entri yang bersifat krusial atau berisiko tinggi.

1. Tampilan Utama (Halaman Pengaturan Verifikasi)

Halaman utama terdiri dari dua kotak daftar yang memungkinkan pengguna untuk memilih dan menetapkan transaksi yang memerlukan verifikasi.

Penjelasan Tampilan

2. Langkah-langkah Mengatur Verifikasi

  1. Identifikasi Transaksi: Tentukan jenis transaksi mana yang dianggap krusial dan memerlukan verifikasi (misalnya, Cashbook RequisitionJob Order).

  2. Pilih dari Daftar Tersedia: Di kotak kanan, pilih satu atau lebih jenis transaksi yang ingin Anda aktifkan verifikasinya.

  3. Aktifkan Verifikasi: Klik tombol >> untuk memindahkan transaksi yang dipilih ke kotak kiri.

  4. Nonaktifkan Verifikasi (jika perlu): Jika Anda ingin menghapus kewajiban verifikasi, pilih jenis transaksi dari kotak kiri dan klik tombol << untuk mengembalikannya ke kotak kanan.

  5. Simpan Konfigurasi: Setelah selesai mengatur, klik tombol Simpan untuk menerapkan perubahan.

3. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

4. Tips & Catatan Penting

Persetujuan Verifikasi

Panduan Modul: Persetujuan Verifikasi

Pengaturan > Pengaturan Akunting > Persetujuan Verifikasi

Tujuan Modul
Modul Persetujuan Verifikasi adalah matriks untuk menunjuk siapa yang memiliki wewenang untuk memberikan persetujuan (verifikasi) untuk setiap jenis transaksi yang telah ditandai memerlukan verifikasi di modul Pengaturan Verifikasi. Modul ini secara spesifik mendefinisikan alur kerja persetujuan dan rantai komando (chain of command) untuk menjaga kontrol internal.

1. Tampilan Utama (Matriks Penunjukan Penyetuju)

Halaman utama menampilkan daftar lengkap semua jenis transaksi di sistem, dengan kolom untuk menunjuk hingga dua tingkat penyetuju (approver).​

Penjelasan Tampilan

2. Langkah-langkah Mengatur Penyetuju Verifikasi

  1. Atur Penyetuju Spesifik (Direkomendasikan): Untuk setiap baris jenis transaksi, klik tombol Pilih di kolom "Penyetuju 1" untuk menetapkan verifikator tingkat pertama (misalnya, MANAGER ACCOUNTING untuk General Journal). Ulangi untuk "Penyetuju 2" jika diperlukan alur persetujuan dua tingkat.

  2. Atur Penyetuju Global (Opsi Cepat): Jika banyak transaksi memiliki penyetuju yang sama, isi nama penyetuju di field Penyetuju 1 di bagian atas, lalu klik Terapkan Semua. Ini akan mengisi nama penyetuju tersebut ke semua baris di bawahnya. Lakukan hal yang sama untuk Penyetuju 2 jika perlu.

  3. Simpan Konfigurasi: Setelah semua penunjukan selesai, klik tombol Simpan di bagian bawah halaman untuk menerapkan seluruh pengaturan.

3. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

4. Tips & Catatan Penting

Aturan Pembayaran

Panduan Modul: Aturan Pembayaran

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Akunting > Aturan Pembayaran

Tujuan Modul
Modul Aturan Pembayaran berfungsi sebagai pusat data induk (master data) untuk membuat dan mengelola semua jenis termin pembayaran (payment terms) yang digunakan oleh perusahaan. Aturan-aturan ini (seperti "30 Hari", "60 Hari", atau "100% LC at Sight") mendefinisikan jangka waktu kredit yang diberikan kepada pelanggan atau diterima dari pemasok, dan menjadi dasar untuk perhitungan tanggal jatuh tempo secara otomatis di seluruh sistem.

1. Tampilan Utama (Daftar Aturan Pembayaran)

Halaman utama menampilkan semua termin pembayaran yang telah didefinisikan di dalam sistem, memberikan gambaran lengkap tentang opsi yang tersedia.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Baru (Tambah Aturan Pembayaran)

Formulir sederhana ini digunakan untuk mendefinisikan detail dari sebuah termin pembayaran baru.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Membuat Aturan Pembayaran Baru

  1. Dari halaman utama, klik tombol Baru.

  2. Masukkan Kode Aturan Pembayaran yang unik.

  3. Tuliskan Deskripsi yang jelas (misalnya, "Net 90 Days" atau "Cash on Delivery").

  4. Tentukan durasi dengan mengisi angka pada kolom Tahap dan memilih satuannya.

  5. Klik Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Biaya Tambahan

Panduan Modul: Biaya Tambahan

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Akunting > Biaya Tambahan

Tujuan Modul
Modul Biaya Tambahan digunakan untuk mendefinisikan master data berbagai jenis biaya tambahan (extra costs) yang mungkin timbul dalam transaksi pembelian atau penjualan, seperti biaya pengiriman, biaya transportasi, asuransi, atau biaya penanganan. Yang terpenting, modul ini juga berfungsi untuk memetakan setiap jenis biaya tambahan tersebut ke akun-akun akuntansi yang relevan untuk setiap mata uang, memastikan pencatatan yang akurat dan otomatis.

1. Tampilan Utama (Daftar Biaya Tambahan)

Halaman utama menampilkan daftar semua jenis biaya tambahan yang telah dibuat di dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tipe Biaya Tambahan Baru

Formulir ini digunakan untuk mendefinisikan biaya tambahan baru dan, yang paling penting, memetakan biaya tersebut ke akun spesifik untuk setiap mata uang.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Membuat Biaya Tambahan Baru

  1. Dari halaman utama, klik tombol Baru.

  2. Isi Kode Biaya Extra dan Nama Biaya Extra.

  3. Untuk setiap Mata Uang, pilih akun CoA yang sesuai ke mana biaya ini harus dicatat. Misalnya, Biaya Pengiriman dalam transaksi USD mungkin akan dicatat ke akun "Beban Pengiriman - USD", sedangkan dalam transaksi IDR akan dicatat ke akun "Beban Pengiriman - IDR".

  4. Klik Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Rasio Keuangan

Panduan Modul: Rasio Keuangan

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Akunting > Rasio Keuangan

Tujuan Modul
Modul Rasio Keuangan berfungsi sebagai alat pemetaan (mapping tool) fundamental yang menghubungkan komponen-komponen kunci dalam formula rasio keuangan (seperti "Aset Lancar", "Laba Bersih") dengan akun-akun spesifik di dalam Bagan Akun (Chart of Accounts - CoA). Dengan mendefinisikan pemetaan ini, sistem dapat secara otomatis menghitung berbagai rasio keuangan penting, yang digunakan untuk analisis kinerja perusahaan.

1. Tampilan Utama (Halaman Pemetaan Rasio Keuangan)

Halaman utama adalah sebuah form di mana pengguna dapat secara visual memetakan setiap komponen rasio ke beberapa akun CoA sekaligus.

Penjelasan Tampilan

2. Langkah-langkah Mengatur Pemetaan Rasio

  1. Identifikasi Komponen: Pilih satu komponen rasio yang ingin Anda definisikan, misalnya Aktiva Lancar.

  2. Pilih Akun Terkait: Klik pada kotak pilihan ganda di sebelah kanan komponen tersebut. Dari daftar akun yang muncul, pilih semua akun yang termasuk dalam kategori Aktiva Lancar (misalnya, semua akun Kas dan Bank, Piutang Usaha, Persediaan, dll.).

  3. Ulangi untuk Semua Komponen: Lakukan proses yang sama untuk semua komponen lain yang tercantum di halaman tersebut (Hutang LancarTotal_AktivaSales, dll.).

  4. Simpan Perubahan: Setelah semua komponen telah dipetakan dengan benar ke akun-akun yang sesuai, klik tombol Perbaharui di bagian bawah untuk menyimpan seluruh konfigurasi.

3. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

4. Tips & Catatan Penting

Autorisasi Link Akun

Panduan Modul: Autorisasi Link Akun

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Akunting > Autorisasi Link Akun

Tujuan Modul
Modul Autorisasi Link Akun adalah fitur keamanan dan kontrol akses yang sangat penting. Fungsinya adalah untuk memberikan atau membatasi wewenang pengguna (pegawai) tertentu untuk mengakses atau menggunakan fungsionalitas yang terkait dengan kategori Link Akun yang spesifik. Ini memungkinkan penerapan prinsip pemisahan tugas (separation of duties) dan memastikan hanya personel yang berhak yang dapat melakukan transaksi pada area-area akuntansi yang sensitif.

1. Tampilan Utama (Halaman Autorisasi)

Halaman utama adalah sebuah antarmuka untuk mengelola hak akses pengguna terhadap kategori Link Akun tertentu di dalam perusahaan yang dipilih.

Penjelasan Tampilan

2. Langkah-langkah Mengatur Otorisasi

  1. Pilih Area Fungsional: Pilih kategori Link Akun dari dropdown (misalnya, Inventory).

  2. Pilih Perusahaan: Tentukan Perusahaan di mana aturan ini akan berlaku.

  3. Berikan Akses: Di kotak kiri ("Pegawai yang tidak berwenang"), pilih satu atau beberapa nama pegawai yang ingin Anda berikan akses. Klik tombol >>. Nama mereka akan pindah ke kotak kanan.

  4. Cabut Akses: Jika ingin mencabut hak akses, pilih nama pegawai dari kotak kanan ("Pegawai yang berwenang") dan klik tombol <<.

  5. Simpan Perubahan: Setelah selesai, klik tombol Ubah di bagian bawah untuk menyimpan konfigurasi.

3. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

4. Tips & Catatan Penting

Versi Anggaran

Panduan Modul: Versi Anggaran

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Anggaran > Versi Anggaran

Tujuan Modul
Modul Versi Anggaran berfungsi sebagai pusat data induk (master data) untuk membuat dan mengelola berbagai versi dari set anggaran perusahaan. Fitur ini memungkinkan adanya kontrol versi (version control) terhadap anggaran, yang sangat penting untuk perencanaan, analisis skenario, dan pelaporan. Perusahaan dapat memiliki beberapa versi seperti "Anggaran Awal 2025", "Revisi Anggaran Q1", atau "Forecast Tengah Tahun".

1. Tampilan Utama (Daftar Versi Anggaran)

Halaman utama menampilkan daftar semua versi anggaran yang telah dibuat. Dari sini, pengguna dapat melihat versi apa saja yang tersedia di sistem.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Versi Anggaran

Formulir ini digunakan untuk mendefinisikan sebuah versi anggaran yang baru.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Membuat Versi Anggaran Baru

  1. Dari halaman utama, klik tombol Baru.

  2. Masukkan Kode Versi Anggaran yang unik dan Nama Versi Anggaran yang deskriptif.

  3. Pilih Tahun (idx_period) yang sesuai.

  4. Centang kotak "Akan di-follow up?" jika versi ini adalah versi yang akan aktif dipantau.

  5. Klik Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Matrix Anggaran

Panduan Modul: Matrix Anggaran

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Anggaran > Matrix Anggaran

Tujuan Modul
Modul Matrix Anggaran berfungsi untuk mendefinisikan struktur atau kerangka dasar dari sebuah set anggaran. Modul ini menentukan dimensi utama yang akan digunakan untuk mengalokasikan dan memantau anggaran: apakah berdasarkan Akun (Chart of Accounts - COA), Pusat Biaya/Laba (Cost Center/Profit Center - CCPC), atau Proyek. Pengaturan ini adalah langkah fundamental sebelum angka-angka anggaran dapat diinput.

1. Tampilan Utama (Daftar Matrix Anggaran)

Halaman utama menampilkan daftar semua struktur/matrix anggaran yang telah didefinisikan.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Matrix Anggaran

Formulir ini digunakan untuk mendefinisikan sebuah struktur anggaran baru.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Membuat Matrix Anggaran Baru

  1. Dari halaman utama, klik tombol Baru.

  2. Isi Kode Matrix Anggaran dan Matrix Anggaran (nama).

  3. Pilih dimensi Matrix yang diinginkan: COACCPC, atau Project. Ini adalah pilihan yang paling krusial.

  4. Pastikan kotak Aktif dicentang.

  5. Klik Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Periode Anggaran

Panduan Modul: Periode Anggaran

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Anggaran > Periode Anggaran

Tujuan Modul
Modul Periode Anggaran digunakan untuk mendefinisikan dan mengelola kalender atau jadwal spesifik dari sebuah set anggaran. Setelah sebuah "Versi" dan "Matrix" anggaran dibuat, modul ini memungkinkan pengguna untuk memecah anggaran tahunan tersebut ke dalam periode-periode yang lebih kecil (misalnya, Bulanan, Kuartalan) dan menetapkan rentang tanggal yang pasti untuk setiap periode tersebut.

1. Tampilan Utama (Daftar Periode Anggaran)

Halaman utama menampilkan daftar semua jadwal periode anggaran yang telah dibuat.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Periode Anggaran

Formulir ini digunakan untuk mendefinisikan detail dari sebuah jadwal periode anggaran.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Membuat Periode Anggaran

  1. Pastikan Anda telah membuat setidaknya satu Versi Anggaran dan satu Matrix Anggaran.

  2. Dari halaman utama modul Periode Anggaran, klik Baru.

  3. Isi Kode Periode Anggaran dan Nama Periode.

  4. Pilih Tipe Anggaran (versi) dan Jenis Anggaran (matrix) dari dropdown.

  5. Tentukan rentang Periode keseluruhan.

  6. Centang Aktif dan klik Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Modul Anggaran

Panduan Modul: Modul Anggaran

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Anggaran > Modul Anggaran

Tujuan Modul
Modul Modul Anggaran berfungsi sebagai "pintu masuk" atau menu utama untuk mengakses dan mulai bekerja pada set anggaran yang telah didefinisikan sebelumnya. Setelah sebuah versi, matrix, dan periode anggaran diatur, modul ini akan menampilkan daftar set anggaran yang aktif dan siap untuk diisi atau ditinjau. Pengguna akan memilih set anggaran dari daftar ini untuk masuk ke layar entri data.

1. Tampilan Utama (Daftar Anggaran Aktif)

Halaman utama menampilkan daftar semua kombinasi periode anggaran yang aktif dan siap untuk proses entri data.

Penjelasan Tampilan

2. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

3. Tips & Catatan Penting

Pengaturan Global Anggaran

Panduan Modul: Pengaturan Global Anggaran

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Anggaran > Pengaturan Global Anggaran

Tujuan Modul
Modul Pengaturan Global Anggaran berfungsi sebagai saklar utama (master switch) untuk mengaktifkan mekanisme kontrol anggaran di seluruh sistem. Secara spesifik, modul ini menentukan pada tahap mana anggaran akan "dikonsumsi" atau "dicadangkan" (committed). Dengan mengaktifkan opsi di sini, sistem akan melakukan pengecekan ketersediaan dana anggaran secara proaktif pada saat dokumen komitmen dibuat, bukan hanya saat realisasi biaya terjadi.

1. Tampilan Utama (Halaman Pengaturan Global)

Halaman utama adalah sebuah form konfigurasi sederhana yang mengontrol perilaku modul anggaran secara keseluruhan.

Penjelasan Tampilan

2. Langkah-langkah Mengaktifkan Kontrol Anggaran

  1. Akses modul Pengaturan Global Anggaran.

  2. Centang kotak di sebelah jenis dokumen yang ingin Anda tempatkan di bawah kontrol anggaran (misalnya, Order Pembelian).

  3. Klik tombol Simpan.

3. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

4. Tips & Catatan Penting

Level Organisasi

Panduan Modul: Level Organisasi

Lokasi Modul
Pengaturan > Struktur Organisasi > Level Organisasi

Tujuan Modul
Modul Level Organisasi berfungsi sebagai pusat master data untuk membuat, melihat, dan mengelola hierarki struktur organisasi perusahaan. Di sinilah unit-unit organisasi seperti perusahaan, divisi, departemen, hingga seksi didefinisikan dan disusun dalam format pohon (tree structure) untuk mencerminkan rantai komando dan hubungan pelaporan.

1. Tampilan Utama (Struktur Pohon Organisasi)

Halaman utama menampilkan keseluruhan struktur organisasi perusahaan dalam bentuk pohon hierarkis yang dapat diperluas dan diciutkan.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Detail Organisasi

Halaman ini adalah form untuk mengedit detail dari sebuah unit organisasi yang ada atau membuat yang baru.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Membangun Struktur Organisasi

  1. Mulai dari Tampilan Utama, klik ikon tambah di sebelah entitas teratas untuk membuat divisi baru.

  2. Anda akan diarahkan ke halaman Detail Organisasi. Isi Kode OrganisasiNama Organisasi, dan pastikan Level Organisasi induk sudah benar.

  3. Klik Simpan (atau Ubah).

  4. Untuk membuat departemen di bawah divisi yang baru saja Anda buat, kembali ke Tampilan Utama, cari divisi tersebut, lalu klik ikon tambah di sebelahnya. Ulangi proses ini hingga seluruh struktur organisasi terbentuk.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Informasi Perusahaan

Panduan Modul: Informasi Perusahaan

Lokasi Modul
Pengaturan > Struktur Organisasi > Informasi Perusahaan

Tujuan Modul
Modul Informasi Perusahaan berfungsi sebagai dasbor pusat atau "ruang kontrol" untuk setiap entitas perusahaan yang terdaftar dalam sistem. Modul ini menampilkan ringkasan parameter-parameter keuangan dan akuntansi yang paling krusial, serta memberikan gambaran real-time mengenai status penutupan (terkunci atau terbuka) dari semua sub-modul transaksional. Ini adalah halaman referensi utama bagi administrator dan manajer keuangan untuk memantau kesehatan dan status konfigurasi akuntansi sebuah perusahaan.

1. Tampilan Utama (Dasbor Informasi Perusahaan)

Halaman ini menyajikan informasi ringkas dan status dari perusahaan yang dipilih.

Penjelasan Tampilan

2. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

3. Tips & Catatan Penting

Posisi

Panduan Modul: Posisi

Lokasi Modul
Pengaturan > Struktur Organisasi > Posisi

Tujuan Modul
Modul Posisi berfungsi untuk mendefinisikan setiap posisi atau jabatan spesifik yang ada di dalam struktur organisasi perusahaan. Jika modul "Level Organisasi" membangun kerangka departemen atau divisi, modul "Posisi" mengisi kerangka tersebut dengan jabatan-jabatan individual seperti "Manajer Keuangan", "Staf Akuntansi", atau "Direktur Utama". Modul ini juga menyimpan deskripsi pekerjaan, persyaratan, dan tanggung jawab untuk setiap posisi.

1. Tampilan Utama (Struktur Posisi)

Halaman utama menampilkan struktur posisi dalam format pohon (tree) yang sama dengan "Level Organisasi", yang memungkinkan navigasi hierarkis.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Detail Posisi

Ini adalah halaman form di mana semua detail mengenai sebuah posisi pekerjaan didefinisikan.​

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Membuat Posisi Baru

  1. Dari halaman utama, navigasikan ke unit organisasi (departemen) di mana posisi baru akan dibuat, lalu klik ikon tambah.

  2. Anda akan diarahkan ke halaman Detail Posisi.

  3. Isi Kode PosisiNama Posisi, dan pilih Posisi Induk (atasan).

  4. Gunakan editor teks untuk mengisi deskripsi pekerjaan dan persyaratan yang dibutuhkan.

  5. Hubungkan posisi tersebut ke Cost Center yang relevan.

  6. Klik Simpan (atau Ubah).

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Data Pegawai

Panduan Modul: Data Pegawai

Lokasi Modul
Pengaturan > Struktur Organisasi > Data Pegawai

Tujuan Modul
Modul Data Pegawai adalah database pusat untuk mengelola semua informasi yang berkaitan dengan setiap karyawan di perusahaan. Modul ini tidak hanya menyimpan data personalia dasar, tetapi juga berfungsi sebagai pusat kontrol untuk manajemen pengguna sistem, termasuk pengaturan akun, hak akses (otorisasi), dan keamanan. Ini adalah modul yang menghubungkan individu (pegawai) dengan peran dan akses mereka di dalam sistem ERP.

1. Tampilan Utama (Daftar Pegawai)

Halaman utama menampilkan daftar semua pegawai yang terdaftar di dalam sistem, memberikan gambaran cepat tentang staf yang ada.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Detail/Ubah Data Pegawai

Ini adalah form komprehensif tempat semua data seorang pegawai dikelola, mulai dari informasi pribadi hingga pengaturan akun sistem.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Mengelola Data Pegawai

  1. Membuat Pegawai Baru: Klik tombol "Pegawai Baru", isi semua informasi personalia dan kepegawaian.

  2. Mengatur Akun Sistem: Pada bagian pengaturan akun, buatkan Nama User, atur Password, dan yang terpenting, masukkan pengguna ke dalam Otorisasi Fungsi (grup pengguna) yang sesuai dengan jabatannya.

  3. Mengaktifkan Akun: Pastikan Status saat ini diatur ke "Aktif" agar pegawai dapat login.

  4. Klik Ubah atau Simpan untuk menyimpan data.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Pengaturan Kepemilikan

Panduan Modul: Pengaturan Kepemilikan

Lokasi Modul
Pengaturan > Struktur Organisasi > Pengaturan Kepemilikan

Tujuan Modul
Modul Pengaturan Kepemilikan digunakan untuk mendefinisikan dan mencatat struktur kepemilikan saham sebuah perusahaan oleh entitas lain. Fitur ini sangat penting dalam konteks grup perusahaan, di mana satu perusahaan (induk) memiliki sebagian atau seluruh saham perusahaan lain (anak). Data yang diinput di sini menjadi dasar untuk proses konsolidasi laporan keuangan.

1. Tampilan Utama (Daftar Kepemilikan)

Halaman utama menampilkan daftar kepemilikan untuk perusahaan induk yang dipilih.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Pengaturan Kepemilikan

Formulir ini digunakan untuk mencatat bahwa sebuah perusahaan induk memiliki saham di satu atau lebih perusahaan anak.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Mendefinisikan Kepemilikan

  1. Dari halaman utama, klik tombol Berbagi Baru.

  2. Di halaman Tambah, pilih Perusahaan induk dari dropdown teratas.

  3. Di dalam tabel, klik dropdown Perusahaan untuk memilih perusahaan anak.

  4. Di sebelah kanan, masukkan Persentase (%) kepemilikan (misalnya, 80 untuk 80%).

  5. Jika perusahaan induk memiliki lebih dari satu anak, klik [+ Tambah Baris] dan ulangi langkah 3-4.

  6. Klik Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Arsip Perjalanan Karir

Panduan Modul: Arsip Perjalanan Karir

Lokasi Modul
Pengaturan > Struktur Organisasi > Arsip Perjalanan Karir

Tujuan Modul
Modul Arsip Perjalanan Karir berfungsi sebagai catatan historis (historical record) yang lengkap mengenai pergerakan karir setiap pegawai di dalam perusahaan. Modul ini memungkinkan departemen SDM untuk mencatat, melihat, dan mengelola setiap perubahan posisi, promosi, mutasi, atau demosi yang dialami seorang karyawan sepanjang masa kerjanya.

1. Tampilan Utama (Daftar Pegawai)

Halaman utama adalah daftar semua pegawai yang ada di sistem, berfungsi sebagai titik awal untuk mengakses arsip karir masing-masing individu.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Detail Perjalanan Karir (Ubah)

Halaman ini didedikasikan untuk mengelola riwayat karir seorang pegawai. Pengguna dapat melihat riwayat posisi yang pernah ditempati dan menambahkan entri baru untuk pergerakan karir.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Memperbarui Perjalanan Karir

  1. Pilih Pegawai: Dari halaman utama, cari dan klik nama pegawai yang akan diperbarui riwayat karirnya.

  2. Akhiri Posisi Lama (jika perlu): Pada bagian Status Sekarang, klik link Hapus di sebelah posisi yang sudah tidak lagi dijabat oleh pegawai.

  3. Tambahkan Posisi Baru: Pada bagian Penambahan Baru, pilih Nama Perusahaan dan Posisi yang baru.

  4. Isi Tanggal Mulai efektif untuk posisi baru tersebut.

  5. Klik tombol Simpan di bagian bawah. Sistem akan mencatat pergerakan ini dan memperbarui status posisi pegawai.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Template Struktur Organisasi

Panduan Modul: Template Struktur Organisasi

Lokasi Modul
Pengaturan > Struktur Organisasi > Template Struktur Organisasi

Tujuan Modul
Modul Template Struktur Organisasi berfungsi sebagai fasilitas untuk merancang dan menyimpan berbagai macam "cetakan" atau templat dari struktur organisasi. Fitur ini sangat berguna untuk perusahaan yang sering membuat proyek baru, membuka cabang baru, atau memiliki beberapa jenis unit bisnis dengan struktur internal yang standar. Daripada membangun struktur departemen dan posisi dari nol setiap saat, pengguna dapat menerapkan templat yang sudah jadi.

1. Tampilan Utama (Daftar Template)

Halaman utama menampilkan daftar semua templat struktur organisasi yang telah dibuat dan disimpan di dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

2. Langkah-langkah Membuat Template Struktur Organisasi

Meskipun halaman detail tidak ditampilkan, alur kerjanya dapat disimpulkan sebagai berikut:

  1. Buat Template Baru: Klik link Buat Template Baru.

  2. Beri Nama Template: Pengguna akan diminta untuk memberikan nama yang jelas untuk templat tersebut.

  3. Rancang Struktur: Sistem kemungkinan akan membuka antarmuka yang mirip dengan modul Level Organisasi dan Posisi, di mana pengguna dapat membangun hierarki departemen dan jabatan secara visual dalam lingkup templat ini.

  4. Simpan Template: Setelah struktur selesai dirancang, pengguna akan menyimpan keseluruhan rancangan sebagai satu templat.

3. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

4. Tips & Catatan Penting

Grup Data User

Panduan Modul: Grup User Data

Lokasi Modul
Pengaturan > Autorisasi Fungsi > Grup User Data

Tujuan Modul
Modul Grup User Data berfungsi sebagai master data untuk membuat dan mengelola grup-grup pengguna (atau peran/role) di dalam sistem. Daripada memberikan hak akses satu per satu ke setiap pengguna, administrator dapat membuat grup fungsional (seperti "beacukai", "KOKILA", "SUBKON"), memasukkan pengguna ke dalam grup tersebut, dan kemudian memberikan hak akses ke grup. Ini adalah pendekatan manajemen akses berbasis peran (Role-Based Access Control - RBAC) yang menyederhanakan dan menstandardisasi keamanan sistem.


1. Tampilan Utama (Daftar Grup Pengguna)

Halaman utama menampilkan daftar semua grup pengguna yang telah didefinisikan untuk perusahaan tertentu.

Penjelasan Tampilan


2. Langkah-langkah Membuat Grup Pengguna

Meskipun form tambah tidak ditampilkan, alur kerjanya dapat disimpulkan sebagai berikut:

  1. Dari halaman utama, klik link [ Tambah kelompok pengguna ].

  2. Sistem akan membuka halaman baru di mana pengguna harus memasukkan Nama Kelompok (misalnya, "Staf Akuntansi", "Manajer Gudang", "Auditor").

  3. Pilih Nama Perusahaan di mana grup ini akan aktif.

  4. Klik Simpan. Grup baru tersebut akan muncul di daftar pada halaman utama.

  5. Langkah selanjutnya setelah membuat grup adalah memasukkan pengguna ke dalam grup tersebut, yang kemungkinan dilakukan di modul lain (misalnya, di modul manajemen pengguna).


3. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi


4. Tips & Catatan Penting

Member User

Panduan Modul: Member User

Lokasi Modul
Pengaturan > Autorisasi Fungsi > Member User

Tujuan Modul
Modul Member User berfungsi sebagai dasbor administratif untuk melihat, mencari, dan membuat laporan mengenai semua pengguna (karyawan) yang memiliki akun di dalam sistem. Berbeda dengan modul "Data Pegawai" yang berfokus pada pengelolaan detail individu, modul ini lebih berorientasi pada pelaporan, audit, dan tinjauan massal terhadap daftar pengguna sistem.

1. Tampilan Utama (Daftar Member User)

Halaman utama menampilkan daftar lengkap semua karyawan yang terdaftar sebagai pengguna sistem, beserta beberapa opsi pelaporan.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Laporan Cetak

Saat tombol "Tampilkan Cetak" diklik, sistem akan menghasilkan sebuah halaman pop-up yang berisi daftar bersih semua pengguna, cocok untuk dicetak atau diarsipkan sebagai dokumen.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Penggunaan

  1. Melihat Daftar Pengguna: Akses modul untuk melihat semua pengguna yang terdaftar. Gunakan filter untuk menyaring berdasarkan status (misalnya, untuk melihat semua pengguna yang masih aktif).

  2. Melihat Arsip Individu: Untuk meninjau aktivitas atau riwayat seorang pengguna, cari nama mereka di daftar dan klik link "Lihat Laporan" pada kolom "Arsip".

  3. Membuat Laporan Massal: Untuk keperluan audit atau pelaporan, klik tombol "Tampilkan Cetak" untuk versi cetak atau "Lihat melalui Excel" untuk mendapatkan data mentah.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Autorisasi Pengguna

Panduan Modul: Autorisasi Pengguna

Lokasi Modul
Pengaturan > Autorisasi Fungsi > Autorisasi Pengguna

Tujuan Modul
Modul Autorisasi Pengguna adalah pusat kendali keamanan sistem, di mana Administrator mendefinisikan "peran" atau "jabatan fungsional" dalam bentuk Kelompok Otorisasi. Setiap kelompok ini merepresentasikan sekumpulan hak akses ke berbagai menu, tombol, dan fungsi di seluruh sistem. Ini adalah inti dari mekanisme Role-Based Access Control (RBAC), yang menentukan "siapa boleh melakukan apa".

1. Tampilan Utama (Daftar Kelompok Otorisasi)

Halaman utama menampilkan daftar semua peran atau kelompok otorisasi yang telah dibuat.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Ubah (Detail Kelompok Otorisasi)

Halaman ini adalah form untuk mengedit detail sebuah kelompok dan menjadi gerbang untuk mengatur hak akses spesifiknya.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Mengatur Hak Akses

  1. Buat Kelompok Baru: Dari halaman utama, klik Tambah Kelompok, beri nama dan deskripsi (misalnya, "Staf Pembelian"), lalu simpan.

  2. Atur Hak Akses: Klik pada kelompok yang baru dibuat, lalu klik tombol Autorisasi Pengguna.

  3. Tetapkan Izin: Di halaman matriks keamanan yang muncul (tidak ditampilkan), centang semua menu dan fungsi yang boleh diakses oleh "Staf Pembelian" (misalnya, bisa 'melihat' dan 'membuat' Purchase Requisition, tapi tidak bisa 'menghapus' Purchase Order). Simpan matriks izin tersebut.

  4. Tetapkan Pengguna ke Kelompok: Terakhir, buka modul Data Pegawai, cari pegawai yang relevan, dan di bagian "Otorisasi Fungsi", masukkan pegawai tersebut ke dalam kelompok "Staf Pembelian".

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Laporan Autorisasi Fungsi

Panduan Modul: Laporan Autorisasi Fungsi

Lokasi Modul
Pengaturan > Autorisasi Fungsi > Laporan Autorisasi Fungsi

Tujuan Modul
Modul Laporan Autorisasi Fungsi berfungsi sebagai alat audit dan verifikasi hak akses. Modul ini memungkinkan administrator atau manajer untuk melihat dengan tepat daftar lengkap semua fungsi, menu, dan izin (misalnya, readwritedelete) yang dimiliki oleh seorang pengguna atau sekelompok pengguna. Ini adalah cara untuk menjawab pertanyaan, "Apa saja yang sebenarnya bisa dilakukan oleh pengguna X di dalam sistem?"

1. Tampilan Utama (Generator Laporan)

Halaman utama adalah antarmuka interaktif untuk memilih pengguna dan menghasilkan laporan hak akses mereka.​

Penjelasan Tampilan

2. Tampilan Laporan Hak Akses

Setelah pengguna dipilih dan tombol "Menampilkan Laporan" diklik, sistem akan menghasilkan laporan terperinci dalam jendela pop-up.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Membuat Laporan

  1. Akses modul Laporan Autorisasi Fungsi.

  2. Di kotak kiri ("Daftar Pengguna"), pilih satu atau lebih pengguna yang hak aksesnya ingin Anda periksa.

  3. Klik tombol >> untuk memindahkan mereka ke kotak "User Terpilih".

  4. Klik tombol Menampilkan Laporan untuk melihat laporan dalam format cetak atau klik Lihat melalui Excel untuk analisis data lebih lanjut.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Pengecekan Data

Panduan Modul: Pengecekan Data

Lokasi Modul
Pengaturan > Peralatan > Pengecekan Data

Tujuan Modul
Modul Pengecekan Data adalah sebuah konsol database query yang sangat kuat dan berisiko tinggi. Fitur ini memberikan akses langsung ke database yang mendasari aplikasi, memungkinkan pengguna teknis untuk menjalankan perintah SQL (Structured Query Language) secara langsung. Modul ini bukanlah untuk pengguna bisnis, melainkan sebuah peralatan khusus untuk Administrator Database (DBA), pengembang, atau tim dukungan teknis tingkat lanjut untuk tujuan diagnosis masalah data yang kompleks, perbaikan data, dan pembuatan laporan ad-hoc.

1. Tampilan Utama (Konsol Query)

Halaman utama adalah sebuah antarmuka yang terbagi menjadi beberapa bagian untuk menulis, menjalankan, dan mengelola query database.

Penjelasan Tampilan

2. Langkah-langkah Penggunaan

  1. Pilih Database: Pilih database target dari dropdown di bagian atas.

  2. Tulis Query: Ketikkan perintah SQL langsung di area teks "Query Untuk Database".

    • Untuk Melihat Data: Gunakan perintah SELECT. Contoh: SELECT * FROM m_customer WHERE customer_city = 'Jakarta';

    • Untuk Mengubah Data (Sangat Berbahaya!): Gunakan perintah UPDATE. Contoh: UPDATE m_item SET is_active = 0 WHERE item_code = 'XYZ';

  3. Eksekusi Query: Klik tombol Jalankan.

  4. Lihat Hasil: Jika menggunakan SELECT, hasilnya akan muncul di area bawah. Jika menggunakan UPDATE atau DELETE, sistem akan memberikan pesan konfirmasi jumlah baris yang terpengaruh.

  5. Simpan Template (Opsional): Jika query tersebut akan sering digunakan, klik Simpan Sebagai untuk menyimpannya di daftar "Query Templates".

3. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

4. Peringatan Kritis & Tips Keamanan

Laporan Cacat Program

Panduan Modul: Laporan Cacat Program

Lokasi Modul
Pengaturan > Peralatan > Laporan Cacat Program

Tujuan Modul
Modul Laporan Cacat Program berfungsi sebagai sistem pelacakan tiket (ticketing system) atau bug tracker internal yang terintegrasi di dalam aplikasi. Modul ini memungkinkan pengguna untuk melaporkan masalah, bug, atau permintaan perbaikan yang mereka temukan saat menggunakan sistem. Tim pengembang atau tim dukungan TI kemudian dapat melihat, mengelola, dan melacak status penyelesaian dari setiap laporan yang masuk.

1. Tampilan Utama (Daftar Laporan Cacat)

Halaman utama menampilkan daftar semua laporan masalah atau bug yang telah dikirimkan oleh pengguna.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Baru (Membuat Laporan)

Formulir ini digunakan oleh pengguna untuk mengirimkan laporan masalah baru.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Melaporkan Masalah

  1. Akses modul Laporan Cacat Program.

  2. Klik tombol Tambah Baru.

  3. Isi Nama ModulGelar, dan pilih Tipe laporan.

  4. Pada bagian Deskripsi, jelaskan masalah sedetail mungkin. Semakin detail informasinya, semakin mudah bagi tim teknis untuk memahami dan memperbaikinya.

  5. Klik Simpan. Laporan Anda akan muncul di daftar utama dengan status awal (misalnya, Open).

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Pengaturan Perpindahan Data

Panduan Modul: Pengaturan Perpindahan Data

Lokasi Modul
Pengaturan > Perpindahan Data > Pengaturan Perpindahan Data

Tujuan Modul
Modul Pengaturan Perpindahan Data berfungsi sebagai alat bantu migrasi data (data migration tool) atau fasilitas impor/ekspor data massal. Modul ini digunakan untuk memindahkan data dalam jumlah besar masuk atau keluar dari sistem, terutama untuk data master. Ini sangat krusial selama fase implementasi awal sistem ERP atau ketika perlu melakukan pembaruan massal pada data yang sudah ada.

1. Tampilan Utama (Daftar Entitas Data)

Halaman utama menampilkan daftar semua jenis data atau "entitas" yang dapat diimpor atau diekspor menggunakan modul ini.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Baru (Definisi Entitas)

Formulir ini, yang kemungkinan besar hanya dapat diakses oleh pengembang, digunakan untuk mendefinisikan entitas data baru yang dapat dimigrasikan.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Melakukan Migrasi Data

Proses tipikal untuk mengimpor data baru (misalnya, daftar pelanggan) adalah sebagai berikut:

  1. Unduh Template: Dari halaman utama, cari entitas CUSTOMER dan klik tombol Unduh. Sistem akan menghasilkan sebuah file Excel/CSV kosong yang berisi semua kolom yang diperlukan untuk data pelanggan.

  2. Isi Template: Buka file yang telah diunduh, lalu isi dengan semua data pelanggan yang Anda miliki. Pastikan format data (misalnya, tanggal, angka) sesuai dengan yang diharapkan oleh sistem.

  3. Unggah File: Kembali ke modul, cari lagi entitas CUSTOMER dan kali ini klik tombol Unggah.

  4. Pilih File & Proses: Sistem akan meminta Anda untuk memilih file Excel/CSV yang telah Anda isi. Setelah file dipilih dan proses dimulai, sistem akan membaca data dari file dan memasukkannya ke dalam tabel database pelanggan.

  5. Verifikasi: Setelah proses unggah selesai, periksa data pelanggan di modul Master Customer untuk memastikan semua data telah terimpor dengan benar.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Upload Data Transaksi

Panduan Modul: Upload Data Transaksi

Lokasi Modul
Pengaturan > Perpindahan Data > Upload Data Transaksi

Tujuan Modul
Modul Upload Data Transaksi berfungsi sebagai alat khusus untuk mengimpor data transaksional dalam jumlah besar ke dalam sistem. Berbeda dengan "Pengaturan Perpindahan Data" yang fokus pada data master, modul ini dirancang untuk mengunggah dokumen-dokumen transaksi seperti Order PenjualanOrder Pembelian, atau Jurnal Umum dari file eksternal (misalnya, Excel). Ini sangat berguna untuk skenario di mana transaksi dibuat secara massal di luar sistem utama dan perlu diimpor secara berkala.

1. Tampilan Utama (Daftar Riwayat Upload)

Halaman utama menampilkan log atau riwayat dari semua proses unggah data transaksi yang telah dilakukan, memungkinkan pengguna untuk melacak apa yang telah diimpor dan kapan.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Upload Data Transaksi

Halaman ini adalah antarmuka untuk melakukan proses unggah file transaksi.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Mengunggah Data Transaksi

  1. Pilih Tipe Dokumen: Dari halaman Upload Data Transaksi, pilih Tipe Dokumen yang ingin Anda impor (misalnya, "Order Penjualan").

  2. Unduh Template: Klik tombol Unduh untuk mendapatkan file templat Excel yang sesuai.

  3. Isi Template: Buka file templat dan isi dengan data transaksi Anda. Setiap baris biasanya mewakili satu detail transaksi, dan setiap kolom mewakili sebuah field (seperti kode item, kuantitas, harga).

  4. Simpan File: Simpan file Excel yang telah diisi.

  5. Unggah File: Kembali ke sistem, klik tombol Unggah, lalu pilih file yang baru saja Anda simpan. Sistem akan memproses file tersebut.

  6. Verifikasi: Setelah unggahan selesai, periksa modul terkait (misalnya, modul Order Penjualan) untuk memastikan semua transaksi dari file Anda telah berhasil dibuat di dalam sistem.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Kapasitas Gudang

Panduan Modul: Kapasitas Gudang

Lokasi Modul
Pengaturan > Gudang > Kapasitas Gudang

Tujuan Modul
Modul Kapasitas Gudang berfungsi sebagai master data untuk mendefinisikan semua lokasi penyimpanan fisik dan virtual yang dimiliki perusahaan. Modul ini tidak hanya mencatat alamat, tetapi juga mendefinisikan hierarki, tipe, dimensi fisik (panjang, lebar, tinggi), dan fungsi spesifik dari setiap gudang atau lokasi penyimpanan. Data ini menjadi fondasi untuk semua operasi manajemen inventaris dan logistik.

1. Tampilan Utama (Hierarki Gudang)

Halaman utama menampilkan struktur hierarkis dari semua tipe dan lokasi gudang yang telah terdaftar, biasanya dalam format pohon.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Lokasi Gudang

Ini adalah form komprehensif untuk mendaftarkan dan mendeskripsikan sebuah lokasi penyimpanan baru.

Penjelasan Tampilan

3. Halaman Tambah Tipe Gudang

Formulir sederhana untuk membuat kategori atau jenis gudang.

Penjelasan Tampilan

4. Langkah-langkah Penggunaan

  1. Buat Tipe Dahulu: Sebelum mendaftarkan lokasi, buat dulu Tipe Gudangnya. Klik Tambah Tipe Gudang, isi nama dan kategori, lalu simpan.

  2. Tambah Lokasi Baru: Kembali ke halaman utama, klik Tambah Lokasi Gudang.

  3. Isi Detail: Pilih Nama Tipe Gudang, isi kode, alamat, dan dimensi fisiknya.

  4. Tentukan Fungsi: Centang kotak-kotak di "Info Tambahan" yang sesuai dengan fungsi spesifik gudang tersebut.

  5. Klik Submit untuk menyimpan.

5. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

6. Tips & Catatan Penting

Komponen Biaya Gudang

Panduan Modul: Komponen Biaya Gudang

Lokasi Modul
Pengaturan > Gudang > Komponen Biaya Gudang

Tujuan Modul
Modul Komponen Biaya Gudang berfungsi sebagai master data untuk mendefinisikan semua jenis biaya yang terkait dengan aktivitas pergudangan. Modul ini memungkinkan perusahaan untuk mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan melacak berbagai elemen biaya (seperti biaya sewa, listrik, tenaga kerja, atau penanganan) yang nantinya dapat dialokasikan ke aktivitas atau item tertentu. Ini adalah langkah dasar untuk akuntansi biaya gudang (warehouse costing).

1. Tampilan Utama (Daftar Komponen Biaya)

Halaman utama menampilkan daftar semua komponen biaya gudang yang telah didefinisikan dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

2. Langkah-langkah Membuat Komponen Biaya

Meskipun halaman tambah tidak ditampilkan secara detail, alur kerjanya dapat disimpulkan sebagai berikut:

  1. Dari halaman utama, klik link Tambah Komponen Biaya Gudang.

  2. Sistem akan membuka form di mana pengguna harus mengisi:

    • Kode Biaya: Kode unik (misalnya, WH-RENT, WH-LABOR).

    • Nama Biaya: Nama yang jelas (misalnya, Sewa Gudang, Tenaga Kerja Gudang).

    • Tipe Biaya: Pilih dari dropdown (misalnya, Tetap, Variabel).

    • Gudang: Pilih gudang spesifik jika biaya ini hanya berlaku untuk satu lokasi, atau biarkan kosong jika berlaku umum.

    • Akun COA: Kemungkinan akan ada field untuk menautkan komponen biaya ini ke akun beban yang sesuai di Bagan Akun (Chart of Accounts).

  3. Klik Simpan.

3. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

4. Tips & Catatan Penting

Strategi Perletakan

Panduan Modul: Strategi Perletakan

Lokasi Modul
Pengaturan > Gudang > Intelligent Bin > Strategi Perletakan

Tujuan Modul
Modul Strategi Perletakan adalah pusat kendali untuk mengkonfigurasi logika otomatis yang digunakan sistem untuk menentukan lokasi penyimpanan (bin) terbaik saat barang diterima di gudang. Modul ini memungkinkan administrator untuk menetapkan serangkaian aturan dan prioritas yang akan dijalankan oleh sistem untuk memberikan rekomendasi put-away (penyimpanan barang) yang paling efisien, mengoptimalkan penggunaan ruang, dan mempercepat proses di gudang.

1. Tampilan Utama (Daftar Strategi)

Halaman utama adalah sebuah form konfigurasi di mana administrator dapat mengaktifkan, menonaktifkan, dan memprioritaskan berbagai strategi penempatan barang.

Penjelasan Tampilan
Modul ini menyajikan tiga strategi utama yang dapat dikombinasikan. Sistem akan mengevaluasi strategi ini berdasarkan urutan Prioritas yang ditetapkan (1 adalah yang tertinggi).

2. Langkah-langkah Mengkonfigurasi Strategi

  1. Tentukan Prioritas: Pikirkan alur kerja gudang Anda. Mana aturan yang paling penting? Apakah mengkonsolidasikan barang lebih penting daripada mengisi dari atas ke bawah? Atur dropdown Prioritas untuk setiap strategi sesuai urutan yang diinginkan (1 = dijalankan pertama kali).

  2. Aktifkan Strategi: Centang kotak di sebelah strategi yang ingin Anda gunakan. Nonaktifkan yang tidak perlu.

  3. Atur Lokasi Tetap: Jika Anda mengaktifkan "Hubungan Antara Barang/Jasa dan Bin", klik Tambah untuk membuat aturan baru, yaitu memilih kode barang (RelationCode) dan menunjuk lokasi Bin spesifik untuknya.

  4. Pilih Metode Volume: Jika mengaktifkan "Volume Bin", pilih antara Prevalent (untuk konsolidasi) atau FullyFirst (untuk mengisi lokasi kosong).

  5. Klik Simpan untuk menerapkan logika baru.

3. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

4. Tips & Catatan Penting

Strategi Pengembalian

Panduan Modul: Strategi Pengambilan

Lokasi Modul
Pengaturan > Gudang > Intelligent Bin > Strategi Pengambilan

Tujuan Modul
Modul Strategi Pengambilan adalah kebalikan dari Strategi Perletakan. Modul ini digunakan untuk mengkonfigurasi logika otomatis yang akan dijalankan oleh sistem untuk merekomendasikan batch atau unit barang mana yang harus diambil (picking) terlebih dahulu saat memenuhi pesanan pelanggan atau permintaan produksi. Tujuannya adalah untuk menegakkan aturan perputaran stok yang benar, meminimalkan pemborosan, dan mengoptimalkan efisiensi proses pengambilan barang.

1. Tampilan Utama (Daftar Strategi)

Halaman utama adalah form konfigurasi sederhana tempat administrator memilih dan mengaktifkan strategi pengambilan yang akan digunakan di seluruh gudang.

Penjelasan Tampilan
Modul ini menyajikan beberapa strategi yang dapat dipilih. Pengguna dapat mengaktifkan satu atau lebih dari strategi ini. Sistem kemungkinan akan mengevaluasi ini dalam urutan tertentu (meskipun tidak ada pengaturan prioritas yang terlihat di gambar ini).

2. Langkah-langkah Mengkonfigurasi Strategi

  1. Akses modul Strategi Pengambilan.

  2. Centang kotak di sebelah strategi yang paling sesuai dengan model bisnis dan jenis produk Anda.

    • Untuk produk makanan, Tanggal Kadaluarsa (FEFO) hampir selalu menjadi pilihan utama.

    • Untuk barang elektronik atau komponen yang tidak memiliki masa kedaluwarsa, Pertama Masuk Pertama Keluar (FIFO) adalah standar terbaik.

  3. Klik Simpan.

3. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

4. Tips & Catatan Penting

Tipe Mesin

Panduan Modul: Tipe Mesin

Lokasi Modul
Pengaturan > Produksi > Tipe Mesin

Tujuan Modul
Modul Tipe Mesin berfungsi sebagai master data untuk membuat dan mengelola klasifikasi atau kategori dari semua mesin yang digunakan dalam proses produksi. Daripada mencatat setiap mesin sebagai entitas tunggal yang berdiri sendiri, modul ini memungkinkan perusahaan untuk mengelompokkannya ke dalam tipe-tipe yang logis (misalnya, Mesin Biscuit, Mesin Cream, Mesin Mixer). Ini menjadi dasar untuk manajemen aset, penjadwalan produksi, dan akuntansi biaya.

1. Tampilan Utama (Daftar Tipe Mesin)

Halaman utama menampilkan daftar semua kategori mesin yang telah didefinisikan di dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Tipe Mesin

Formulir sederhana ini digunakan untuk membuat entri baru untuk kategori mesin.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Membuat Tipe Mesin

  1. Dari halaman utama, klik tombol Tambahkan Tipe Mesin.

  2. Di halaman Tambah, isi Kode Tipe Mesin (misalnya, PRESS) dan Nama Tipe Mesin (misalnya, Mesin Press).

  3. Pilih Akun Untuk Pelacakan yang sesuai dari dropdown. Ini adalah langkah krusial untuk integrasi dengan modul akuntansi.

  4. Klik tombol Tambahkan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Master Mesin

Panduan Modul: Master Mesin

Lokasi Modul
Pengaturan > Produksi > Master Mesin

Tujuan Modul
Modul Master Mesin adalah pusat inventaris untuk semua aset mesin produksi individual. Jika "Tipe Mesin" adalah tentang kategori, modul ini adalah tentang mendaftarkan setiap mesin fisik atau work center secara spesifik, lengkap dengan kode unik, nama, kapasitas produksi, dan biaya operasionalnya. Data di sini menjadi tulang punggung untuk penjadwalan produksi, pelacakan utilitas, dan perhitungan biaya.

1. Tampilan Utama (Daftar Mesin)

Halaman utama menampilkan daftar semua mesin produksi individual yang terdaftar di dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Master Mesin

Formulir ini digunakan untuk mendaftarkan detail dari sebuah mesin produksi baru.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Mendaftarkan Mesin Baru

  1. Pastikan Tipe Mesin sudah ada. Jika belum, buat terlebih dahulu di modul Tipe Mesin.

  2. Di halaman utama Master Mesin, klik Mesin Baru.

  3. Isi Kode dan Nama Mesin.

  4. Pilih Tipe Mesin yang sesuai.

  5. Definisikan Kapasitas Mesin untuk setiap section produksi yang relevan. Ini adalah data paling kritikal untuk penjadwalan.

  6. Masukkan Biaya Mesin per jam.

  7. Klik Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Master Buruh Pabrik

Panduan Modul: Master Buruh Pabrik

Lokasi Modul
Pengaturan > Produksi > Master Buruh Pabrik

Tujuan Modul
Modul Master Buruh Pabrik berfungsi sebagai pusat data untuk mengelola informasi spesifik mengenai tenaga kerja langsung di lantai produksi. Fokus utama modul ini adalah pada aspek biaya tenaga kerja (labor cost) dan alokasi personil ke dalam tim atau kelompok kerja (workgroup). Ini adalah jembatan antara data karyawan dari HR dan kebutuhan perencanaan serta akuntansi biaya di departemen produksi.

1. Tampilan Utama (Daftar Buruh Pabrik)

Halaman utama menampilkan daftar semua karyawan yang diklasifikasikan sebagai buruh pabrik, beserta informasi upah dan penugasan mereka.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Detail (Section - Employee's Workgroup)

Halaman ini, yang dapat diakses dengan mengklik salah satu baris di halaman utama, menampilkan detail penetapan upah dan kelompok kerja untuk seorang buruh spesifik.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Penggunaan

  1. Daftarkan Karyawan: Pastikan karyawan sudah terdaftar di modul Data Pegawai. Modul ini hanya menampilkan karyawan yang sudah ada.

  2. Tetapkan Upah: Cari karyawan di modul Master Buruh Pabrik. Klik pada nama mereka, lalu masukkan nominal Wage (upah) pada halaman detail dan klik Ubah.

  3. Alokasikan ke Kelompok Kerja: Pindah ke modul Master Section (modul terpisah) untuk menugaskan karyawan tersebut ke dalam satu atau lebih kelompok kerja di lantai produksi.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Master Kegiatan

Panduan Modul: Master Kegiatan

Lokasi Modul
Pengaturan > Produksi > Master Kegiatan

Tujuan Modul
Modul Master Kegiatan berfungsi untuk mendefinisikan setiap langkah atau tahapan proses yang standar dalam alur produksi. Setiap "kegiatan" yang dibuat di sini merepresentasikan sebuah operasi spesifik (misalnya, "Kegiatan Biscuit", "Kegiatan Cream", "Kegiatan Formulasi"). Data ini menjadi blok bangunan dasar untuk membuat Bill of Materials (BOM) dan Routing (alur proses produksi).

1. Tampilan Utama (Daftar Kegiatan)

Halaman utama menampilkan daftar semua kegiatan atau operasi standar yang telah didefinisikan dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Master Kegiatan

Formulir sederhana ini digunakan untuk mendaftarkan sebuah operasi atau kegiatan produksi baru.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Membuat Kegiatan Baru

  1. Dari halaman utama, klik tombol Tambah.

  2. Di halaman Tambah, isi Nama Kegiatan (contoh: "Inspeksi Kualitas Akhir").

  3. Tentukan Durasi standar jika ada.

  4. Berikan Deskripsi singkat.

  5. Klik Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Master Kelompok Kerja

Panduan Modul: Master Kelompok Kerja

Lokasi Modul
Pengaturan > Produksi > Master Kelompok Kerja

Tujuan Modul
Modul Master Kelompok Kerja (Workgroup Master) berfungsi untuk mendefinisikan tim atau kelompok kerja fungsional di lantai produksi. Setiap kelompok kerja merepresentasikan sebuah unit tenaga kerja yang bertanggung jawab untuk melakukan serangkaian kegiatan produksi tertentu. Data ini menjadi fondasi untuk perencanaan kapasitas tenaga kerja, penjadwalan, dan, yang terpenting, perhitungan biaya tenaga kerja langsung (direct labor cost).

1. Tampilan Utama (Daftar Kelompok Kerja)

Halaman utama menampilkan daftar semua kelompok kerja yang telah didefinisikan dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Kelompok Kerja

Formulir ini digunakan untuk mendaftarkan detail dari sebuah tim atau kelompok kerja baru.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Membuat Kelompok Kerja Baru

  1. Dari halaman utama, klik tombol Tambah Kelompok Kerja.

  2. Isi KodeNamaUpah / Jam, dan Total Buruh.

  3. Pilih Akun untuk Buruh Langsung yang benar dari dropdown. Koordinasikan dengan departemen akuntansi untuk pemilihan akun ini.

  4. Klik Simpan.

  5. Setelah kelompok kerja dibuat, Anda dapat menugaskan karyawan individual ke dalam kelompok ini melalui modul Master Buruh Pabrik atau Master Section.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Master Section

Panduan Modul: Master Section

Lokasi Modul
Pengaturan > Produksi > Master Section

Tujuan Modul
Modul Master Section digunakan untuk mendefinisikan area kerja atau tahapan fungsional di dalam lantai produksi. Setiap section (seksi) merepresentasikan sebuah pusat kegiatan di mana sekelompok operasi atau aktivitas produksi tertentu dilakukan. Modul ini berperan penting untuk mengelompokkan kegiatan produksi, yang nantinya menjadi dasar dalam pembuatan Routing (alur proses) dan definisi Work Center (pusat kerja).

1. Tampilan Utama (Daftar Section)

Halaman utama menampilkan daftar semua section produksi yang telah terdaftar di dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Section

Formulir ini digunakan untuk mendefinisikan section baru dan mengalokasikan kegiatan apa saja yang menjadi bagian dari section tersebut.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Membuat Section Baru

  1. Pastikan semua kegiatan produksi yang relevan sudah dibuat terlebih dahulu di modul Master Kegiatan.

  2. Dari halaman utama, klik tombol Tambah Section.

  3. Isi Kode SectionNama Section, dan Deskripsi.

  4. Pada bagian Kegiatan, pilih satu atau lebih kegiatan dari kotak sebelah kiri.

  5. Klik tombol >> untuk memindahkan kegiatan yang dipilih ke kotak sebelah kanan.

  6. Klik Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Master Divisi

Panduan Modul: Master Divisi

Lokasi Modul
Pengaturan > Produksi > Master Divisi

Tujuan Modul
Modul Master Divisi berfungsi sebagai master data untuk mendefinisikan unit organisasi atau divisi di dalam perusahaan, khususnya yang terkait dengan proses produksi. Pengelompokan ini penting untuk keperluan pelaporan, alokasi sumber daya, dan analisis kinerja pada level yang lebih tinggi daripada section atau workgroup.

1. Tampilan Utama (Daftar Divisi)

Halaman utama menampilkan daftar semua divisi yang telah terdaftar di dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Divisi

Formulir ini digunakan untuk mendaftarkan sebuah divisi produksi baru.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Membuat Divisi Baru

  1. Dari halaman utama, klik tombol Tambah Divisi.

  2. Di halaman Tambah, isi Kode Divisi (contoh: PROD-A) dan Nama Divisi (contoh: Divisi Produksi Biskuit).

  3. Berikan Deskripsi singkat mengenai divisi tersebut.

  4. Klik Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Pengaturan Biaya Standar

Panduan Modul: Pengaturan Biaya Standar

Lokasi Modul
Pengaturan > Produksi > Pengaturan Biaya Standart

Tujuan Modul
Modul Pengaturan Biaya Standar adalah pusat dari cost accounting di dalam sistem produksi. Tujuannya adalah untuk mendefinisikan, mengelola, dan mengalokasikan semua komponen biaya standar yang membentuk Harga Pokok Produksi (HPP) atau Cost of Goods Manufactured (COGM). Ini mencakup biaya tenaga kerja langsung (Direct Labour) dan berbagai jenis biaya overhead pabrik (Factory Overhead - FOH) seperti depresiasi, listrik, gas, dan pemeliharaan.

1. Tampilan Utama (Daftar Biaya Standar)

Halaman utama menampilkan semua komponen biaya standar yang telah didefinisikan untuk digunakan dalam perhitungan biaya produksi.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Biaya Standar

Formulir ini adalah inti dari modul, di mana setiap komponen biaya didefinisikan secara detail, termasuk alokasi dan penautan akuntansinya.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Membuat Biaya Standar Baru

  1. Dari halaman utama, klik tombol Biaya Standar Baru.

  2. Pilih Tipe Biaya Standar (Labour atau FOH).

  3. Isi KodeNama, dan Biaya Standar (tarif).

  4. Gunakan fitur alokasi Section untuk memilih satu atau lebih section produksi yang akan dibebani biaya ini.

  5. Pilih Akun BiayaAkun L/R FOH, dan Cost Center yang sesuai. Langkah ini wajib dikoordinasikan dengan departemen akuntansi.

  6. Klik Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Section QC

Panduan Modul: Section QC

Lokasi Modul
Pengaturan > Produksi > Section QC

Tujuan Modul
Modul Section QC digunakan untuk mendefinisikan titik-titik inspeksi Quality Control (QC) di sepanjang alur proses produksi. Setiap entri "Section QC" merepresentasikan sebuah checkpoint kualitas yang harus dilakukan pada section produksi tertentu. Modul ini memastikan bahwa standar kualitas ditegakkan secara sistematis pada setiap tahapan krusial, mulai dari sebelum, selama, hingga setelah proses produksi.

1. Tampilan Utama (Daftar Section QC)

Halaman utama menampilkan daftar semua checkpoint QC yang telah didefinisikan dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Section QC

Formulir ini digunakan untuk mendefinisikan checkpoint QC baru, termasuk lokasi, parameter, dan persyaratan dokumennya.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Membuat Section QC Baru

  1. Pastikan Master Section dan template parameter QC (jika ada) sudah dibuat.

  2. Dari halaman utama, klik tombol Baru.

  3. Isi Nama QC.

  4. Pilih Section dari dropdown.

  5. Pilih Contoh (template parameter) yang relevan.

  6. Tentukan kapan inspeksi dilakukan dengan memilih Bagian Section.

  7. Centang Kebutuhan STF jika diperlukan dokumentasi formal.

  8. Tuliskan Deskripsi QC yang jelas.

  9. Klik Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Pengaturan Libur

Panduan Modul: Pengaturan Libur

Lokasi Modul
Pengaturan > Produksi > Pengaturan Libur

Tujuan Modul
Modul Pengaturan Libur digunakan untuk mendaftarkan hari-hari libur nasional, cuti bersama, atau periode non-produksi lainnya ke dalam kalender sistem. Data ini sangat krusial bagi modul perencanaan produksi (seperti Master Production Schedule - MPS dan Material Requirements Planning - MRP) untuk menghitung kapasitas produksi yang tersedia secara akurat dan menjadwalkan pekerjaan dengan benar.

1. Tampilan Utama (Daftar Libur)

Halaman utama menampilkan daftar semua tanggal atau periode libur yang telah didefinisikan dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Liburan

Formulir ini digunakan untuk memasukkan informasi mengenai periode libur baru.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Menambahkan Hari Libur

  1. Dari halaman utama, klik tombol Liburan Baru.

  2. Pilih Tanggal Mulai dan Tanggal Selesai dari kalender.

  3. Isi Deskripsi libur (contoh: "Hari Kemerdekaan").

  4. Centang kotak Global jika libur ini berlaku untuk semua lini produksi.

  5. Klik Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Template Penggunaan Mesin

Panduan Modul: Template Penggunaan Mesin

Lokasi Modul
Pengaturan > Produksi > Template Penggunaan Mesin

Tujuan Modul
Modul Template Penggunaan Mesin adalah fitur konfigurasi tingkat lanjut yang memungkinkan pembuatan formulir input data dinamis untuk pencatatan parameter operasional mesin. Tujuannya adalah untuk membuat template spesifik yang dapat dilampirkan pada mesin-mesin tertentu, sehingga operator dapat mencatat data yang relevan dan terstruktur selama proses produksi, seperti suhu, tekanan, kecepatan, atau parameter Quality Control lainnya.

1. Tampilan Utama (Daftar Template)

Halaman utama menampilkan daftar semua template atau rancangan formulir yang telah dibuat.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Template Penggunaan Mesin

Ini adalah halaman konfigurasi utama di mana sebuah template formulir dinamis dibangun dari awal.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Membuat Template Baru

  1. Dari halaman utama, klik tombol Tambah Baru.

  2. Masukkan Nama Rancangan yang deskriptif.

  3. Pilih satu atau lebih mesin dari daftar Mesin yang Tersedia dan pindahkan ke Mesin yang Dipilih.

  4. Definisikan field-field untuk Header Object sesuai kebutuhan.

  5. Definisikan field-field untuk Detail Object jika diperlukan pencatatan data berulang.

  6. Atur setiap atribut (Field Name, Type, Required, dll.) dengan cermat.

  7. Klik Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Lokasi Pembuangan Sisa

Panduan Modul: Lokasi Pembuangan Sisa

Lokasi Modul
Pengaturan > Produksi > Lokasi Pembuangan Sisa

Tujuan Modul
Modul Lokasi Pembuangan Sisa berfungsi sebagai master data untuk mendefinisikan lokasi-lokasi resmi atau tujuan pembuangan sisa produksi, limbah, atau material scrap. Pencatatan lokasi ini penting untuk memastikan traceability (ketertelusuran) dan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan, serta untuk keperluan akuntansi biaya terkait pengelolaan limbah.

1. Tampilan Utama (Daftar Lokasi Pembuangan)

Halaman utama menampilkan daftar semua lokasi pembuangan yang telah terdaftar di dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Lokasi Pembuangan Sisa

Formulir ini digunakan untuk mendaftarkan detail dari sebuah lokasi pembuangan baru.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Menambahkan Lokasi Pembuangan

  1. Dari halaman utama, klik tombol Tempat Pembuangan Baru.

  2. Isi KodeNama, dan Alamat tempat pembuangan.

  3. Klik Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Pengaturan Perkiraan Penjualan

Panduan Modul: Pengaturan Perkiraan Penjualan

Lokasi Modul
Pengaturan > Produksi > Pengaturan Perkiraan Penjualan

Tujuan Modul
Modul Pengaturan Perkiraan Penjualan adalah fitur konfigurasi sederhana namun fundamental yang bertujuan untuk menetapkan default periode waktu (time bucket) yang akan digunakan oleh sistem dalam menampilkan dan mengelola data perkiraan penjualan (sales forecast). Pengaturan ini menentukan tingkat granularitas waktu (harian, bulanan, atau tahunan) untuk seluruh modul yang berkaitan dengan forecasting.

1. Tampilan Utama dan Fungsi

Halaman modul ini sangat ringkas dan berfokus pada satu pengaturan tunggal.

Penjelasan Tampilan

2. Langkah-langkah Mengatur Periode

  1. Masuk ke menu Pengaturan > Produksi > Pengaturan Perkiraan Penjualan.

  2. Pilih salah satu dari tiga periode yang tersedia (per Hari, per Bulan, atau per Tahun) sesuai dengan kebutuhan perencanaan perusahaan.

  3. Klik tombol Ubah untuk menyimpan pengaturan.

3. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

4. Tips & Catatan Penting

Sumber Daya

Panduan Modul: Sumber Daya Proyek

Lokasi Modul
Pengaturan > Proyek > Sumber Daya

Tujuan Modul
Modul Sumber Daya Proyek adalah pusat konfigurasi untuk mendefinisikan sumber daya manusia yang dapat dialokasikan ke dalam proyek, beserta penetapan biaya dan pemetaan akuntansinya. Tujuannya adalah untuk menetapkan tarif biaya standar (biasanya per jam) untuk setiap pegawai dan memastikan setiap biaya tenaga kerja yang timbul dari aktivitas proyek dapat dicatat dan dibebankan ke akun neraca atau laba/rugi yang tepat secara otomatis.

1. Tampilan Utama (Daftar Sumber Daya Proyek)

Halaman utama menampilkan daftar semua sumber daya (pegawai) yang telah diatur untuk dapat dialokasikan ke proyek.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah/Ubah Sumber Daya

Formulir ini adalah inti dari modul, di mana detail biaya dan, yang paling penting, pemetaan akuntansi untuk setiap sumber daya diatur.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Mengatur Sumber Daya Proyek

  1. Pastikan pegawai sudah terdaftar di modul Data Pegawai.

  2. Masuk ke modul Sumber Daya Proyek, lalu klik Tambah Sumber Daya.

  3. Pilih Pegawai dari daftar.

  4. Isi tarif Biaya / Jam dan pilih Mata Uang.

  5. Langkah Kritis: Bekerja sama dengan departemen Akuntansi, lakukan pemetaan akun GL untuk setiap mata uang dan jenis transaksi di blok Proyek Internal dan Proyek Eksternal.

  6. Klik Simpan Sumber Daya.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Proyek Kegiatan

Panduan Modul: Proyek Kegiatan

Lokasi Modul
Pengaturan > Proyek > Proyek Kegiatan

Tujuan Modul
Modul Proyek Kegiatan berfungsi sebagai master data untuk mendefinisikan template atau standar kegiatan-kegiatan yang umum dilakukan dalam sebuah proyek. Tujuannya adalah untuk membuat sebuah Work Breakdown Structure (WBS) template di mana setiap kegiatan sudah didefinisikan bersama dengan sumber daya standar yang dibutuhkannya (personil, asset, material, dll.). Ini mempercepat dan menstandarisasi proses pembuatan proyek baru.

1. Tampilan Utama (Daftar Proyek Kegiatan)

Halaman utama menampilkan semua template kegiatan yang telah terdaftar di dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Kegiatan Baru

Formulir ini adalah inti dari modul, di mana sebuah template kegiatan didefinisikan secara detail, termasuk sumber daya standar yang dibutuhkan.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Membuat Template Kegiatan

  1. Pastikan semua master data sumber daya (Posisi, Asset, Barang/Jasa) sudah tersedia di sistem.

  2. Dari halaman utama, klik tombol Baru.

  3. Isi informasi dasar kegiatan (Kode, Nama, Order, Keterangan).

  4. Di bagian Sumber Daya, klik icon [+] pada setiap kategori untuk menambahkan sumber daya yang dibutuhkan. Pilih sumber daya dari daftar yang muncul dan tentukan Jumlah-nya.

  5. Ulangi langkah 4 untuk semua sumber daya yang diperlukan.

  6. Klik Kegiatan Baru atau Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Tahapan Proyek

Panduan Modul: Tahapan Proyek

Lokasi Modul
Pengaturan > Proyek > Tahapan Proyek

Tujuan Modul
Modul Tahapan Proyek digunakan untuk membuat template atau kerangka kerja standar dari siklus hidup sebuah proyek. Modul ini berfungsi untuk mengelompokkan serangkaian kegiatan (tasks) ke dalam tahapan-tahapan logis (phases atau stages), seperti "Inisiasi", "Perencanaan", "Eksekusi", dan "Penutupan". Tujuannya adalah untuk menstandarisasi alur kerja proyek dan mempercepat proses pembuatan rencana proyek baru.

1. Tampilan Utama (Daftar Tahapan Proyek)

Halaman utama menampilkan semua template tahapan proyek yang telah didefinisikan.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Tahapan Proyek

Formulir ini adalah tempat di mana sebuah template tahapan dibangun dengan mengelompokkan kegiatan-kegiatan yang relevan.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Membuat Template Tahapan

  1. Pastikan semua template kegiatan yang relevan sudah dibuat di modul Proyek Kegiatan.

  2. Dari halaman utama, klik tombol Baru.

  3. Isi Kode TahapanNama Tahapan, dan Catatan.

  4. Klik icon [+] di bagian Daftar Kegiatan untuk membuka popup atau daftar pilihan kegiatan.

  5. Pilih semua kegiatan yang termasuk dalam tahapan ini.

  6. Klik Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Aturan Pembayaran

Panduan Modul: Aturan Pembayaran

Lokasi Modul
Pengaturan > Proyek > Aturan Pembayaran

Tujuan Modul
Modul Aturan Pembayaran berfungsi untuk mendefinisikan skema termin pembayaran (payment terms) yang dapat diterapkan pada kontrak proyek. Tujuannya adalah untuk membuat template aturan pembayaran yang dapat digunakan berulang kali, menetapkan jadwal dan persentase pembayaran yang terkait dengan kemajuan atau milestone proyek. Ini menstandarisasi proses penagihan dan manajemen arus kas untuk proyek.

1. Tampilan Utama (Daftar Aturan Pembayaran)

Halaman utama menampilkan semua skema atau template termin pembayaran yang telah didefinisikan dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Aturan Pembayaran

Formulir ini digunakan untuk mendefinisikan detail dari satu termin pembayaran dalam sebuah skema.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Membuat Aturan Pembayaran

  1. Dari halaman utama, klik tombol Tambahkan Aturan Pembayaran.

  2. Masukkan Kode Aturan Pembayaran yang unik (misalnya, "DP30-FINAL70").

  3. Tentukan Perhitungan Pembayaran pertama (misalnya, 30 hari) dan Persentase tagihan (misalnya, 30%).

  4. Jika skema pembayaran memiliki lebih dari satu termin, klik Masukkan Aturan Pembayaran untuk menambahkan baris baru.

  5. Ulangi langkah 3 untuk setiap termin pembayaran hingga total persentase mencapai 100%.

  6. Klik Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Komponen Proyek

Panduan Modul: Komponen Proyek

Lokasi Modul
Pengaturan > Proyek > Komponen Proyek

Tujuan Modul
Modul Komponen Proyek adalah master data sederhana yang digunakan untuk mendefinisikan kategori atau jenis-jenis utama dari elemen-elemen yang membentuk sebuah proyek. Komponen ini dapat dianggap sebagai label atau pengelompokan tingkat tinggi yang membantu dalam analisis dan pelaporan biaya serta kemajuan proyek. Ini berbeda dari Work Breakdown Structure (WBS) karena tidak bersifat hierarkis, melainkan sebagai atribut.

1. Tampilan Utama (Daftar Komponen Proyek)

Halaman utama menampilkan daftar semua komponen proyek yang telah didefinisikan.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Komponen

Formulir ini digunakan untuk menambahkan komponen proyek baru ke dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Membuat Komponen Proyek

  1. Dari halaman utama, klik tombol Baru.

  2. Masukkan Kode KomponenNama Komponen, dan Deskripsi.

  3. Klik Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Kategori Proyek

Panduan Modul: Kategori Proyek

Lokasi Modul
Pengaturan > Proyek > Kategori Proyek

Tujuan Modul
Modul Kategori Proyek berfungsi sebagai master data fundamental yang mengklasifikasikan jenis-jenis proyek yang dijalankan oleh perusahaan. Tujuan utamanya adalah untuk menstandarisasi proyek berdasarkan tipenya (misalnya, Proyek Kapitalisasi Aset, Proyek Riset & Pengembangan, Proyek Pelanggan) dan secara otomatis menautkan setiap kategori ke aturan bisnis yang spesifik, terutama terkait pola dokumen dan, yang paling penting, pemetaan akuntansi pendapatan.

1. Tampilan Utama (Daftar Kategori Proyek)

Halaman utama menampilkan daftar semua kategori proyek yang telah dikonfigurasi dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Kategori Proyek

Formulir ini adalah pusat konfigurasi di mana setiap kategori proyek didefinisikan dan ditautkan ke aturan akuntansi yang relevan.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Membuat Kategori Proyek

  1. Bekerja sama dengan tim Keuangan/Akuntansi untuk menentukan akun pendapatan yang akan digunakan.

  2. Dari halaman utama, klik tombol Baru.

  3. Isi Kode KategoriNama Kategori, dan pilih Grup Pola serta Pola Dokumen.

  4. Di bagian Akun untuk Pendapatan Proyek, pilih akun GL yang benar untuk setiap mata uang yang relevan. Anda dapat mencentang "Semua" untuk menerapkan satu akun ke semua mata uang jika sesuai.

  5. Klik Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Periode Pemakaian Aktiva

Panduan Modul: Periode Penggunaan Aset

Lokasi Modul
Pengaturan > Perawatan - Aktiva Tetap > Periode Penggunaan Aset

Tujuan Modul
Modul Periode Penggunaan Aset berfungsi sebagai master data untuk mendefinisikan siklus atau interval operasional standar untuk aset tetap. Tujuan utamanya adalah untuk membuat template periode (berdasarkan waktu, jam operasi, atau unit lainnya) yang dapat digunakan untuk menjadwalkan perawatan preventif secara otomatis dan melacak penggunaan aset. Ini adalah fondasi dari strategi manajemen perawatan proaktif.

1. Tampilan Utama (Daftar Periode Penggunaan)

Halaman utama menampilkan daftar semua template periode penggunaan aset yang telah dikonfigurasi.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Periode Penggunaan Aset

Formulir ini digunakan untuk mendefinisikan secara detail sebuah siklus operasional dan menautkannya ke aset-aset tertentu.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Membuat Periode Penggunaan

  1. Pastikan semua aset yang relevan telah terdaftar di master data aset.

  2. Dari halaman utama, klik tombol Baru.

  3. Isi Kode PeriodeNama Periode, dan pilih Tipe Unit yang sesuai (misalnya, Jam).

  4. Tentukan rentang tanggal Periode.

  5. Pilih aset dari daftar yang tersedia dan pindahkan ke kotak aset yang dipilih.

  6. Konfigurasikan opsi seperti reset meteran dan tautkan jadwal perawatan jika diperlukan.

  7. Klik Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Perawatan Aktiva

Panduan Modul: Periode Perawatan

Lokasi Modul
Pengaturan > Perawatan - Aktiva Tetap > Periode Perawatan

Tujuan Modul
Modul Periode Perawatan berfungsi sebagai kalender perencanaan untuk aktivitas perawatan. Berbeda dengan Periode Penggunaan yang berbasis pada siklus operasional (jam, km), modul ini digunakan untuk mendefinisikan jendela waktu atau periode kalender spesifik (misalnya, "Perawatan Tahunan 2025", "Jadwal Pengecekan Kuartal 4") di mana serangkaian kegiatan perawatan akan direncanakan dan dieksekusi.​

1. Tampilan Utama (Daftar Periode Perawatan)

Halaman utama menampilkan semua jadwal atau periode perawatan berbasis kalender yang telah didefinisikan.​

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Periode Perawatan

Formulir ini digunakan untuk mendefinisikan satu periode perawatan secara spesifik.​

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Membuat Periode Perawatan

  1. Dari halaman utama, klik tombol Baru.

  2. Isi Kode Periode dan Nama Periode.

  3. Tentukan Tanggal Mulai dan Tanggal Selesai untuk menciptakan jendela waktu perawatan.

  4. Pilih Tipe Jadwal.

  5. Tentukan apakah jadwal ini berlaku untuk Semua Aset atau Pilih Aset tertentu.

  6. Klik Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Kategori Perawatan

Panduan Modul: Kategori Perawatan

Lokasi Modul
Pengaturan > Perawatan - Aktiva Tetap > Kategori Perawatan

Tujuan Modul
Modul Kategori Perawatan adalah master data yang berfungsi untuk mengklasifikasikan jenis-jenis pekerjaan perawatan yang dilakukan pada aset tetap. Tujuan utamanya adalah untuk menstandarisasi dan mengelompokkan aktivitas perawatan (misalnya, Preventive MaintenanceCorrective Maintenance, Inspeksi, Kalibrasi) agar proses analisis biaya, penjadwalan, dan pelaporan menjadi lebih terstruktur dan efisien.

1. Tampilan Utama (Daftar Kategori Perawatan)

Halaman utama menampilkan semua kategori perawatan yang telah terdaftar dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Kategori

Formulir ini digunakan untuk mendefinisikan sebuah kategori perawatan baru.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Membuat Kategori Perawatan

  1. Dari halaman utama, klik tombol Baru.

  2. Isi Kode Kategori yang unik dan mudah diingat (misalnya, "PREV" untuk Preventif).

  3. Isi Nama Kategori dengan jelas (misalnya, "Perawatan Preventif Berkala").

  4. Tambahkan Deskripsi Kategori jika diperlukan untuk memperjelas cakupan pekerjaan.

  5. Klik Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Tipe Perawatan

Panduan Modul: Tipe Perawatan

Lokasi Modul
Pengaturan > Perawatan - Aktiva Tetap > Tipe Perawatan

Tujuan Modul
Modul Tipe Perawatan berfungsi sebagai master data untuk mendefinisikan pekerjaan perawatan yang lebih spesifik di bawah Kategori Perawatan. Jika kategori adalah pengelompokan umum (misalnya, Preventive Maintenance), maka tipe adalah aktivitas spesifiknya (misalnya, "Ganti Oli", "Pemeriksaan Filter"). Tujuan utamanya adalah untuk menstandarisasi pekerjaan, menetapkan prioritas, dan, yang paling penting, menautkan setiap jenis pekerjaan ke akun biaya yang benar untuk analisis keuangan yang detail.

1. Tampilan Utama (Daftar Tipe Perawatan)

Halaman utama menampilkan daftar semua tipe pekerjaan perawatan yang telah didefinisikan dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Tipe Perawatan

Formulir ini adalah pusat konfigurasi di mana setiap tipe pekerjaan perawatan didefinisikan secara detail.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Membuat Tipe Perawatan

  1. Pastikan Kategori Perawatan dan Daftar Akun (Chart of Accounts) sudah lengkap.

  2. Bekerja sama dengan departemen Keuangan untuk menentukan ID Akun yang tepat untuk setiap tipe pekerjaan.

  3. Dari halaman utama, klik tombol Baru.

  4. Isi Tipe Kode dan Tipe Nama.

  5. Pilih Kode KategoriPrioritas, dan Warna Penunjuk yang sesuai.

  6. Pilih ID Akun yang benar dari dropdown.

  7. Klik Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Pengaturan Kendaraan

Panduan Modul: Pengaturan Kendaraan

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengiriman > Pengaturan Kendaraan

Tujuan Modul
Modul Pengaturan Kendaraan berfungsi sebagai master data untuk mendaftarkan dan mengelola semua aset kendaraan yang digunakan untuk operasional pengiriman. Tujuan utamanya adalah untuk membuat sebuah database armada (fleet) yang komprehensif, baik kendaraan internal milik perusahaan maupun kendaraan sewaan (rental), lengkap dengan spesifikasi kapasitas dan detail pengemudi.

1. Tampilan Utama (Daftar Kendaraan)

Halaman utama menampilkan semua kendaraan yang telah terdaftar dalam sistem, memberikan gambaran umum tentang armada yang tersedia.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Kendaraan

Formulir ini digunakan untuk memasukkan data detail dari setiap kendaraan baru ke dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Menambahkan Kendaraan

  1. Pastikan data pengemudi sudah tersedia di master data karyawan/pengemudi.

  2. Dari halaman utama, klik tombol Tambah.

  3. Pilih Jenis Kendaraan (Internal atau Rental).

  4. Isi semua detail kendaraan, terutama Nomor Polisi dan spesifikasi kapasitas (BeratDimensi, dan Toleransi).

  5. Pilih Pengemudi dari daftar yang tersedia.

  6. Klik Simpan atau Simpan dan tambah lagi untuk melanjutkan input data.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Pengaturan Rayon

Panduan Modul: Pengaturan Rayon

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengiriman > Pengaturan Rayon

Tujuan Modul
Modul Pengaturan Rayon berfungsi sebagai master data untuk mendefinisikan semua area geografis, wilayah, atau zona tujuan pengiriman. Tujuan utamanya adalah untuk membuat daftar standar lokasi pengiriman (baik domestik maupun internasional, seperti kota, pelabuhan, atau negara) yang akan digunakan di seluruh sistem untuk menstandarisasi perencanaan rute, estimasi waktu, dan analisis biaya logistik.

1. Tampilan Utama (Pengaturan Area)

Halaman utama menampilkan semua rayon atau wilayah pengiriman yang telah terdaftar, memberikan pandangan komprehensif tentang cakupan operasional distribusi.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Area

Formulir ini digunakan untuk memasukkan detail dari sebuah wilayah atau rayon pengiriman baru.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Menambahkan Rayon

  1. Dari halaman utama, klik tombol Tambah.

  2. Masukkan Kode Area yang standar dan unik.

  3. Isi Nama Wilayah dengan jelas.

  4. Tentukan estimasi Waktu Perjalanan ke lokasi tersebut beserta satuannya (Hari/Jam).

  5. Klik Simpan atau Simpan dan tambah lagi untuk input data berikutnya.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Pengaturan Pengemudi

Panduan Modul: Pengaturan Pengemudi

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengiriman > Pengaturan Pengemudi

Tujuan Modul
Modul Pengaturan Pengemudi berfungsi sebagai master data untuk mendaftarkan dan mengelola semua personel yang bertugas sebagai pengemudi. Tujuan utamanya adalah untuk membuat daftar resmi pengemudi, baik yang berstatus sebagai karyawan internal maupun yang berasal dari vendor eksternal, lengkap dengan nomor identitas (SIM). Data ini menjadi fondasi untuk proses penugasan pengiriman dan pelacakan.

1. Tampilan Utama (Daftar Pengemudi)

Halaman utama menampilkan semua pengemudi yang telah terdaftar di dalam sistem, memberikan gambaran umum tentang sumber daya manusia yang tersedia untuk armada pengiriman.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Pengemudi

Formulir ini digunakan untuk memasukkan data detail dari setiap pengemudi baru, terutama untuk pengemudi internal yang datanya terhubung dengan master karyawan.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Menambahkan Pengemudi

  1. Pastikan data karyawan sudah terdaftar di modul HR jika akan menambahkan pengemudi internal.

  2. Dari halaman utama, klik tombol Baru.

  3. Isi Kode Sopir.

  4. Pilih Tipe Sopir. Jika memilih "Internal", lanjutkan ke langkah 5. Jika "Eksternal", alur kemungkinan akan berbeda (misalnya, mengisi nama secara manual).

  5. Pilih Karyawan dari daftar. Nama pengemudi kemungkinan akan terisi otomatis sesuai data karyawan yang dipilih.

  6. Masukkan Nomor SIM yang valid.

  7. Klik Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Pengaturan Tipe Kendaraan

Panduan Modul: Pengaturan Tipe Kendaraan

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengiriman > Pengaturan Tipe Kendaraan

Tujuan Modul
Modul Pengaturan Tipe Kendaraan berfungsi sebagai master data untuk membuat klasifikasi atau kategori untuk semua moda transportasi yang digunakan perusahaan. Tujuannya adalah untuk menstandarisasi jenis-jenis aset pengiriman (misalnya, MOBIL BOX, TRUCK, PESAWAT) agar dapat digunakan secara konsisten dalam modul-modul lain untuk keperluan penyaringan, perencanaan, dan pelaporan.

1. Tampilan Utama (Daftar Tipe Kendaraan)

Halaman utama menampilkan semua tipe kendaraan yang telah didefinisikan dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Jenis Kendaraan

Formulir ini digunakan untuk mendefinisikan sebuah tipe kendaraan baru beserta atribut dasarnya.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Menambahkan Tipe Kendaraan

  1. Dari halaman utama, klik tombol Tambah.

  2. Masukkan Kode Tipe Kendaraan yang unik.

  3. Isi Nama Tipe Kendaraan dengan jelas.

  4. Klik "Choose File" untuk memilih dan mengunggah gambar yang sesuai.

  5. Klik Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Pengaturan Wilayah

Panduan Modul: Pengaturan Wilayah

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengiriman > Pengaturan Wilayah

Tujuan Modul
Modul Pengaturan Wilayah berfungsi sebagai master data untuk mengelompokkan beberapa Rayon (area pengiriman yang lebih kecil seperti kota atau pelabuhan) ke dalam satu Wilayah (Region) yang lebih besar, seperti negara atau benua. Tujuan utamanya adalah untuk menciptakan hierarki geografis yang logis, memungkinkan manajemen untuk melakukan analisis, perencanaan, dan penetapan kebijakan logistik pada tingkat makro.

1. Tampilan Utama (Pengaturan Wilayah)

Halaman utama menampilkan semua Wilayah (Region) yang telah didefinisikan dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Wilayah

Formulir ini digunakan untuk mendefinisikan sebuah Wilayah baru dan mengasosiasikan Rayon-Rayon yang menjadi anggotanya.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Membuat Wilayah

  1. Pastikan semua Rayon (area pengiriman spesifik) sudah dibuat terlebih dahulu di modul Pengaturan Rayon.

  2. Dari halaman utama, klik tombol Tambah.

  3. Isi Kode Region dan Nama Wilayah.

  4. Pada kotak UnRegion, pilih Rayon-Rayon yang ingin dimasukkan ke dalam Wilayah baru ini.

  5. Gunakan fungsi pemindahan untuk memindahkan Rayon yang dipilih ke kotak Region.

  6. Ulangi langkah 4 dan 5 hingga semua Rayon yang relevan masuk ke dalam Region.

  7. Klik Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Jenis Produk

Panduan Modul: Jenis Produk

Lokasi Modul
Pengaturan > Persediaan > Jenis Produk

Tujuan Modul
Modul Jenis Produk berfungsi sebagai master data untuk mengkategorikan semua item yang dikelola dalam sistem, baik itu barang fisik maupun jasa. Tujuan utamanya adalah untuk menstandarisasi klasifikasi produk dan, yang paling krusial, untuk menautkan setiap kategori penjualan langsung ke akun pendapatan yang spesifik di dalam buku besar (General Ledger). Ini memastikan pelaporan keuangan yang akurat dan terperinci.

1. Tampilan Utama (Daftar Jenis Produk)

Halaman utama menampilkan semua kategori produk yang telah dibuat. Saat ini, halaman tersebut kosong, yang menandakan belum ada jenis produk yang didefinisikan.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Jenis Produk

Formulir ini adalah tempat konfigurasi utama di mana setiap jenis produk baru didefinisikan dan ditautkan ke akun keuangan.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Menambahkan Jenis Produk

  1. Lakukan koordinasi dengan departemen Akuntansi untuk menentukan Akun Pendapatan yang tepat untuk setiap kategori produk yang akan dibuat.

  2. Dari halaman utama, klik tombol Tambah Terbaru.

  3. Masukkan Nama Produk yang jelas dan deskriptif.

  4. Pilih Mata Uang yang sesuai dari dropdown.

  5. Pilih Account Pendapatan yang sudah disetujui dari dropdown yang tersedia.

  6. Klik Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Kategori Produk

Panduan Modul: Kategori Produk

Lokasi Modul
Pengaturan > Persediaan > Kategori Produk

Nama Internal Sistem: MaterialType

Tujuan Modul
Modul Kategori Produk (MaterialType) berfungsi sebagai master data paling dasar untuk membuat klasifikasi atau pengelompokan utama untuk semua item inventaris (barang atau material). Tujuan utamanya adalah untuk menstandarisasi kategori umum (misalnya, Bahan Baku, Barang Jadi, Suku Cadang) yang akan digunakan untuk mengorganisir dan melaporkan data persediaan secara lebih terstruktur.

1. Tampilan Utama (Daftar Kategori)

Halaman utama menampilkan semua kategori material yang telah didefinisikan dalam sistem. Pada gambar yang diberikan, daftar ini masih kosong, menandakan belum ada kategori yang dibuat.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah barang

Formulir ini digunakan untuk mendefinisikan sebuah kategori produk atau material baru.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Menambahkan Kategori Produk

  1. Dari halaman utama, klik tombol Tambah barang.

  2. Isi Material_CatCode dengan kode yang unik dan mudah diidentifikasi (contoh: "BB" untuk Bahan Baku).

  3. Isi Material_CatName dengan nama kategori yang jelas (contoh: "Bahan Baku Kimia").

  4. Klik Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Ukuran

Panduan Modul: Ukuran

Lokasi Modul
Pengaturan > Persediaan > Ukuran

Tujuan Modul
Modul Ukuran berfungsi sebagai master data untuk mendefinisikan semua varian ukuran yang tersedia untuk produk-produk dalam inventaris. Tujuannya adalah untuk menstandarisasi atribut ukuran (misalnya, 0.5 M, 1.5 M, 10 M, S, M, L, XL) sehingga dapat digunakan secara konsisten saat membuat item baru dan mengelola variasi produk.

1. Tampilan Utama (Daftar Ukuran)

Halaman utama menampilkan semua ukuran yang telah terdaftar dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Ukuran Baru

Formulir sederhana ini digunakan untuk menambahkan nilai ukuran baru ke dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Menambahkan Ukuran

  1. Dari halaman utama, klik tombol Tambah Ukuran.

  2. Pada form Ukuran Baru, isi field Ukuran dengan nilai yang diinginkan (misalnya, "2.5 M" atau "XXL").

  3. Klik Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Jenis Kulit

Panduan Modul: Jenis Kulit

Lokasi Modul
Pengaturan > Persediaan > Jenis Kulit

Tujuan Modul
Modul Jenis Kulit berfungsi sebagai pusat data utama (master data) untuk mendefinisikan dan mengelola semua jenis kulit yang digunakan dalam produksi atau sebagai komponen produk. Tujuannya adalah untuk menstandarisasi atribut jenis kulit (contoh: Aniline, Buffalo, Harian) agar dapat digunakan secara konsisten di seluruh sistem, mulai dari pembuatan item baru, manajemen inventaris, hingga proses produksi.​

1. Tampilan Utama (Daftar Kulit)

Halaman utama menampilkan semua jenis kulit yang telah terdaftar dalam sistem. Halaman ini memberikan gambaran umum mengenai data master yang tersedia.​

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tipe Kulit Baru

Formulir ini digunakan untuk menambahkan jenis kulit baru ke dalam daftar master data.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Menambahkan Tipe Kulit Baru

  1. Dari halaman utama Daftar Kulit, klik tombol Tipe Kulit Baru.

  2. Pada halaman Tipe Kulit Baru, isi field Kode Kulit dan Nama Jenis Kulit.

  3. Pastikan semua data yang dimasukkan sudah benar.

  4. Klik Simpan untuk menyimpan data.​

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

Data yang dikelola dalam modul ini memiliki peran penting dan terintegrasi dengan modul lain :​

5. Tips & Catatan Penting

Item Option

Panduan Modul: Item Option

Lokasi Modul
Pengaturan > Persediaan > Item Option

Tujuan Modul
Modul Item Option berfungsi sebagai master data untuk mengelola berbagai opsi atau atribut tambahan yang dapat diterapkan pada sebuah produk. Tujuannya adalah untuk menstandarisasi pilihan-pilihan spesifik (contoh: Anti Static, Mid Sole, CC) sehingga dapat digunakan secara konsisten saat membuat item baru, mengelola variasi produk, dan dalam proses produksi.

1. Tampilan Utama (Daftar Item Option)

Halaman utama menampilkan semua opsi item yang telah terdaftar dalam sistem, memberikan gambaran umum data master yang tersedia.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Item Option Baru

Formulir ini digunakan untuk menambahkan data master opsi item baru ke dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Menambahkan Item Option Baru

  1. Dari halaman utama Daftar Item Option, klik tombol Item Option Baru.

  2. Pada halaman Item Option Baru, isi field Kode Item Option dan Nama Item Option.

  3. Pastikan semua data yang dimasukkan sudah benar.

  4. Klik tombol Simpan untuk menyimpan data.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Grup Ukuran Unit

Panduan Modul: Grup Ukuran Unit (Unit Measure Group)

Lokasi Modul
Pengaturan > Persediaan > Grup Ukuran Unit

Tujuan Modul
Modul Grup Ukuran Unit berfungsi untuk mengelompokkan berbagai satuan ukuran (unit of measure) yang ada di dalam sistem. Tujuannya adalah untuk membuat kategori standar untuk berbagai jenis pengukuran, seperti "Panjang", "Berat", atau "Volume", sehingga satuan-satuan yang relevan (misalnya, meter, sentimeter, inci) dapat dikelompokkan di bawah kategori yang sama. Ini membantu dalam standardisasi dan pengelolaan data di seluruh sistem.​

1. Tampilan Utama (Daftar Grup Ukuran Unit)

Halaman utama menampilkan semua grup ukuran unit yang telah terdaftar dan menyediakan fungsionalitas pencarian.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Grup Ukuran Unit

Formulir ini digunakan untuk menambahkan grup ukuran unit baru ke dalam master data.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Menambahkan Grup Ukuran Unit Baru

  1. Dari halaman utama, klik tombol Kelompok Baru.

  2. Pada halaman Tambah, isi field UnitTypeGroupCode dan UnitTypeGroupName.

  3. Pastikan data yang dimasukkan sudah benar.

  4. Klik tombol Simpan untuk menyimpan data.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Satuan Ukuran

Panduan Modul: Satuan Ukuran

Lokasi Modul
Pengaturan > Persediaan > Satuan Ukuran

Tujuan Modul
Modul Satuan Ukuran berfungsi sebagai master data untuk mendefinisikan semua satuan yang digunakan untuk mengukur kuantitas barang dalam sistem. Tujuannya adalah untuk menstandarisasi unit seperti "PCS" (pieces), "KG" (kilogram), "METER", "LITER", dan lainnya, agar dapat digunakan secara konsisten di seluruh modul, mulai dari manajemen inventaris, pembelian, hingga penjualan.​

1. Tampilan Utama (Daftar Satuan Ukuran)

Halaman utama menampilkan semua satuan ukuran yang telah terdaftar, dengan opsi penyaringan untuk memudahkan pencarian.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Unit Baru

Formulir ini digunakan untuk menambahkan satuan ukuran baru ke dalam master data.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Menambahkan Satuan Ukuran Baru

  1. Dari halaman utama, klik tombol Unit baru.

  2. Pada halaman Unit Baru, pilih Jenis Kategori Barang/Jasa yang sesuai.

  3. Isi Nama Unit (misalnya, BOX) dan Deskripsi Satuan (misalnya, BOX).

  4. Pastikan semua data yang dibutuhkan telah terisi.

  5. Klik tombol Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Satuan Ukuran Konversi

Panduan Modul: Satuan Ukuran Konversi

Lokasi Modul
Pengaturan > Persediaan > Satuan Ukuran Konversi

Tujuan Modul
Modul Satuan Ukuran Konversi berfungsi untuk mendefinisikan hubungan matematis antara dua satuan ukuran yang berbeda. Tujuannya adalah agar sistem dapat secara otomatis menghitung ekuivalensi kuantitas antara satu unit dan unit lainnya. Contohnya, mendefinisikan bahwa "1 LUSIN = 12 PIECES" atau "1 ROLL = 5 KILOGRAM". Fitur ini sangat krusial untuk proses bisnis di mana barang dibeli dalam satu satuan, disimpan dalam satuan lain, dan dijual dalam satuan yang berbeda lagi.

1. Tampilan Utama (Daftar Satuan Ukuran Konversi)

Halaman utama menampilkan semua aturan konversi yang telah terdaftar di dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Konversi Baru

Formulir ini digunakan untuk mendefinisikan aturan konversi baru antara dua satuan ukuran.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Menambahkan Konversi Baru

  1. Dari halaman utama, klik tombol Tambah Konversi.

  2. Pilih Satuan Ukuran 1 (misalnya, LUSIN).

  3. Pilih Satuan Ukuran 2 (misalnya, PIECES).

  4. Masukkan nilai Skala konversinya. Berdasarkan contoh, Anda akan mengisi 12, yang berarti "1 LUSIN = 12 PIECES".

  5. Pilih Tanggal Konversi.

  6. Klik tombol Simpan.

  7. Penting: Untuk fungsionalitas penuh, seringkali diperlukan konversi dua arah. Ulangi langkah di atas untuk membuat konversi sebaliknya (misalnya, 1 PIECES = 0.0833 LUSIN).

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Warna

Panduan Modul: Warna

Lokasi Modul
Pengaturan > Persediaan > Warna

Tujuan Modul
Modul Warna berfungsi sebagai master data untuk mendefinisikan semua varian warna yang tersedia untuk produk, bahan baku, atau komponen lainnya dalam inventaris. Tujuannya adalah untuk menstandarisasi atribut warna (contoh: BLUE, GREEN, RED) agar dapat digunakan secara konsisten di seluruh sistem, terutama dalam manajemen varian produk.

1. Tampilan Utama (Daftar Warna)

Halaman utama menampilkan semua data warna yang telah terdaftar dalam sistem dan menyediakan fungsi pencarian.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Warna Baru

Formulir ini digunakan untuk menambahkan data warna baru ke dalam daftar master.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Menambahkan Warna Baru

  1. Dari halaman utama Daftar Warna, klik tombol Tambah Warna.

  2. Pada halaman Warna Baru, isi field Warna dengan nama warna yang diinginkan (misalnya, BLACK).

  3. Klik tombol Simpan untuk menyimpan data.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Ukuran

Panduan Modul: Ukuran

Lokasi Modul
Pengaturan > Persediaan > Ukuran

Tujuan Modul
Modul Ukuran berfungsi sebagai master data untuk mendefinisikan semua varian ukuran yang tersedia untuk produk-produk dalam inventaris. Tujuannya adalah untuk menstandarisasi atribut ukuran (misalnya, 0.5 M1.5 MSML) sehingga dapat digunakan secara konsisten saat membuat item baru dan mengelola variasi produk.​

1. Tampilan Utama (Daftar Ukuran)

Halaman utama menampilkan semua ukuran yang telah terdaftar dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Ukuran Baru

Formulir ini digunakan untuk menambahkan nilai ukuran baru ke dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Menambahkan Ukuran Baru

  1. Dari halaman utama, klik tombol Tambah Ukuran.

  2. Pada halaman Ukuran Baru, isi field Ukuran dengan nilai yang diinginkan (misalnya, 2.5 M atau XXL).

  3. Klik Simpan.​

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Dimensi

Panduan Modul: Dimensi

Lokasi Modul
Pengaturan > Persediaan > Dimensi

Tujuan Modul
Modul Dimensi berfungsi untuk menggabungkan beberapa atribut terpisah—yaitu WarnaUkuran, dan Konfigurasi—menjadi satu entitas varian yang unik. Tujuannya adalah untuk menciptakan dan mengelola kombinasi spesifik yang akan melekat pada suatu produk. Setiap "Dimensi" yang dibuat di sini akan merepresentasikan satu varian unik dari sebuah item (SKU - Stock Keeping Unit).

1. Tampilan Utama (Daftar Dimensi)

Halaman utama menampilkan semua kombinasi dimensi (varian) yang telah dibuat dan terdaftar dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Dimensi Baru

Formulir ini adalah inti dari pembuatan varian, di mana Anda menggabungkan atribut-atribut yang sudah ada.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Menambahkan Dimensi Baru

  1. Dari halaman utama Daftar Dimensi, klik tombol Tambah Dimensi.

  2. Pada halaman Dimensi Baru, isi Nama Dimensi. Sebaiknya gunakan format standar, misalnya [Warna]-[Ukuran]-[Konfigurasi].

  3. Pilih WarnaUkuran, dan Nama Konfigurasi dari masing-masing dropdown.

  4. Pastikan kombinasi yang dipilih belum pernah dibuat sebelumnya.

  5. Klik tombol Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Dimensi Item

Panduan Modul: Dimensi Item (Dimensi Barang/Jasa)

Lokasi Modul
Pengaturan > Persediaan > Dimensi Item

Tujuan Modul
Modul Dimensi Item adalah modul final dalam rangkaian pengaturan persediaan yang berfungsi untuk menetapkan atau mengaitkan kombinasi dimensi (varian) yang sudah dibuat ke setiap master barang/jasa. Tujuannya adalah untuk secara resmi mendaftarkan varian-varian apa saja yang tersedia untuk sebuah item. Setelah dimensi ditetapkan di sini, sistem dapat secara unik mengidentifikasi, melacak stok, dan melakukan transaksi untuk setiap varian (SKU).

1. Tampilan Utama (Daftar Dimensi Barang/Jasa)

Halaman utama menampilkan daftar semua barang/jasa di dalam sistem dan memberikan ringkasan mengenai dimensi yang melekat pada masing-masing item.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Detail Dimensi Barang/Jasa

Halaman ini dapat diakses dengan mengklik salah satu item dari daftar utama. Halaman ini berfungsi sebagai pusat untuk mengelola semua varian yang dimiliki oleh satu item spesifik.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Mengelola Dimensi Item

  1. Dari halaman utama, gunakan filter untuk mencari dan menemukan item yang ingin dikelola.

  2. Klik pada baris item tersebut untuk masuk ke halaman Detail Dimensi Barang/Jasa.

  3. Untuk menambahkan varian baru, klik tautan [+ Tambah Dimensi]. Ini akan membuka halaman (tidak ditampilkan, namun dapat diasumsikan) di mana Anda dapat memilih salah satu Dimensi yang telah dibuat di modul sebelumnya.

  4. Setelah disimpan, dimensi baru tersebut akan muncul dalam daftar di halaman detail.

  5. Untuk menghapus varian, centang kotak di sebelah dimensi yang tidak diinginkan dan klik tombol Hapus (tidak ditampilkan, namun fungsionalitasnya umum).

  6. Klik Selesai jika sudah selesai mengelola dimensi untuk item tersebut.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Tahap Penjualan

Panduan Modul: Tahap Penjualan

Lokasi Modul
Pengaturan > CRM > Tahap Penjualan

Tujuan Modul
Modul Tahap Penjualan berfungsi untuk mendefinisikan dan menstandarisasi langkah-langkah atau tahapan yang dilalui dalam siklus penjualan perusahaan (sales pipeline). Tujuannya adalah untuk membuat kerangka kerja yang terstruktur (misalnya, Prospek, Kualifikasi, Presentasi, Negosiasi, Menang, Kalah) yang akan digunakan oleh modul CRM untuk melacak dan mengelola setiap peluang penjualan (opportunity).

1. Tampilan Utama (Daftar Tahap Penjualan)

Halaman utama menampilkan semua tahapan penjualan yang telah dikonfigurasi dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Tahapan Penjualan

Formulir ini digunakan untuk menambahkan tahapan baru ke dalam alur proses penjualan.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Menambahkan Tahap Penjualan Baru

  1. Dari halaman utama, klik tombol Tahap Penjualan Baru.

  2. Isi Kode Tahap Penjualan dan Nama Tahap Penjualan.

  3. Tambahkan Deskripsi jika diperlukan.

  4. Pilih Urutan yang sesuai untuk menentukan posisinya dalam alur penjualan.

  5. Klik tombol Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Tipe Kegiatan

Panduan Modul: Tipe Kegiatan

Lokasi Modul
Pengaturan > CRM > Tipe Kegiatan

Tujuan Modul
Modul Tipe Kegiatan berfungsi untuk mendefinisikan dan mengkategorikan jenis-jenis aktivitas yang dilakukan oleh tim penjualan saat berinteraksi dengan prospek atau pelanggan. Tujuannya adalah untuk menstandarisasi pencatatan aktivitas (contoh: Panggilan Telepon, Email, Pertemuan, Demo Produk) sehingga dapat dilacak, dijadwalkan, dan dianalisis dalam konteks peluang penjualan di modul CRM.

1. Tampilan Utama (Daftar Tipe Kegiatan)

Halaman utama menampilkan semua tipe kegiatan yang telah dikonfigurasi dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Tipe Kegiatan

Formulir ini digunakan untuk menambahkan tipe kegiatan baru ke dalam sistem CRM.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Menambahkan Tipe Kegiatan Baru

  1. Dari halaman utama, klik tombol Tipe Kegiatan Baru.

  2. Isi Nama Tipe Kegiatan (contoh: Follow-up Call).

  3. Pilih Urutan dan Tahapan Penjualan yang relevan.

  4. Centang Kirim Email jika kegiatan ini harus memicu pengiriman email.

  5. Unggah file template pada bagian Data jika ada.

  6. Klik tombol Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Status Aktivitas

Panduan Modul: Status Aktivitas

Lokasi Modul
Pengaturan > CRM > Status Aktivitas

Tujuan Modul
Modul Status Aktivitas berfungsi untuk mendefinisikan hasil atau keadaan akhir dari sebuah kegiatan (aktivitas) yang dicatat dalam CRM. Tujuannya adalah untuk menstandarisasi opsi status (contoh: Direncanakan, Selesai, Dibatalkan, Ditunda) sehingga tim penjualan dapat secara konsisten menandai progres atau hasil dari setiap aktivitas yang mereka lakukan.

1. Tampilan Utama (Daftar Status Aktivitas)

Halaman utama menampilkan semua status aktivitas yang telah dikonfigurasi dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Status Aktivitas

Formulir ini digunakan untuk menambahkan status baru yang dapat dipilih saat mengelola aktivitas CRM.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Menambahkan Status Aktivitas Baru

  1. Dari halaman utama, klik tombol Status Kegiatan Baru.

  2. Isi Nama Status Kegiatan (contoh: Selesai).

  3. Centang kotak Status Terakhir jika status ini menandakan sebuah aktivitas telah berakhir.

  4. Pilih Urutan yang sesuai.

  5. Klik tombol Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Prioritas Aktivitas

Panduan Modul: Prioritas Aktivitas

Lokasi Modul
Pengaturan > CRM > Prioritas Aktivitas

Tujuan Modul
Modul Prioritas Aktivitas berfungsi untuk mendefinisikan tingkat kepentingan atau urgensi dari sebuah kegiatan di dalam CRM. Tujuannya adalah untuk menstandarisasi level prioritas (misalnya, Tinggi, Normal, Rendah) sehingga tim penjualan dapat dengan mudah mengidentifikasi dan mengerjakan aktivitas yang paling krusial terlebih dahulu.

1. Tampilan Utama (Daftar Prioritas Aktivitas)

Halaman utama menampilkan semua level prioritas yang telah dikonfigurasi dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Prioritas Aktivitas

Formulir ini digunakan untuk menambahkan level prioritas baru ke dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Menambahkan Prioritas Aktivitas Baru

  1. Dari halaman utama, klik tombol Prioritas Kegiatan Baru.

  2. Isi Nama Prioritas Kegiatan (contoh: Tinggi).

  3. Pilih Urutan yang sesuai (misalnya, 1 untuk prioritas tertinggi).

  4. Klik tombol Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Peringatan Pengaturan CRM

Panduan Modul: Peringatan Pengaturan CRM

Lokasi Modul
Pengaturan > CRM > Peringatan Pengaturan CRM

Tujuan Modul
Modul ini berfungsi sebagai halaman konfigurasi pusat untuk semua notifikasi dan peringatan otomatis yang terkait dengan aktivitas di dalam CRM. Tujuannya adalah untuk mengatur parameter pengiriman email, menentukan interval waktu pengingat, dan menetapkan penerima notifikasi untuk memastikan tidak ada tugas atau tanggapan yang terlewat oleh tim penjualan.

Penjelasan Tampilan & Konfigurasi

Halaman ini terbagi menjadi beberapa bagian utama untuk mengatur sistem peringatan:

1. Pengaturan Aktivitas (Konfigurasi Email)
Bagian ini mengatur koneksi ke server email yang akan digunakan untuk mengirim semua notifikasi dari CRM.

2. Peringatan Aktivitas
Bagian ini mengatur pengingat umum untuk aktivitas yang akan datang atau yang sudah dijadwalkan.

3. Pemberitahuan Tanggapan yang Terlambat
Bagian ini khusus untuk mengatur notifikasi eskalasi jika sebuah aktivitas tidak mendapatkan tanggapan atau tidak diselesaikan melewati batas waktu tertentu.

4. Tombol Aksi

Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

Tips & Catatan Penting

Periode Penjualan

Panduan Modul: Periode Penjualan

Lokasi Modul
Pengaturan > CRM > Periode Penjualan

Tujuan Modul
Modul Periode Penjualan berfungsi untuk mendefinisikan rentang waktu atau periode akuntansi yang akan digunakan untuk pelaporan, analisis, dan penetapan target penjualan. Tujuannya adalah untuk membuat segmen waktu yang terstruktur (misalnya, per bulan, per kuartal) sehingga kinerja penjualan dapat diukur dan dibandingkan secara konsisten dari waktu ke waktu.

1. Tampilan Utama (Daftar Periode Penjualan)

Halaman utama menampilkan semua periode penjualan yang telah didefinisikan dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Periode Penjualan

Formulir ini digunakan untuk mendefinisikan periode penjualan baru.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Menambahkan Periode Penjualan Baru

  1. Dari halaman utama, klik tombol Periode Penjualan Baru.

  2. Isi Kode Periode dengan nama yang deskriptif (misalnya, Q4 2025).

  3. Pilih Tanggal Mulai Periode dan Periode Akhir Tanggal.

  4. Isi Selang Waktu dan pilih Tipe Periode yang sesuai (misalnya, 3 dan per Bulan untuk satu kuartal).

  5. Centang Berkala jika ini adalah bagian dari siklus reguler (misalnya, periode bulanan).

  6. Klik tombol Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Kategori Keluhan

Panduan Modul: Kategori Keluhan

Lokasi Modul
Pengaturan > CRM > Kategori Keluhan

Tujuan Modul
Modul Kategori Keluhan berfungsi untuk membuat dan mengelola daftar standar dari jenis-jenis keluhan yang diterima dari pelanggan. Tujuannya adalah untuk mengklasifikasikan setiap keluhan yang masuk ke dalam kategori yang spesifik (contoh: Masalah Kemasan, Produk Cacat, Isu Pengiriman) agar dapat ditangani, dilacak, dan dianalisis secara lebih efektif oleh tim layanan pelanggan (customer service).

1. Tampilan Utama (Daftar Kategori Keluhan)

Halaman utama menampilkan semua kategori keluhan yang telah terdaftar dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Kategori Keluhan

Formulir ini digunakan untuk menambahkan kategori keluhan baru ke dalam master data.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Menambahkan Kategori Keluhan Baru

  1. Dari halaman utama, klik tombol Kategori Keluhan Baru.

  2. Isi Nama Kategori Keluhan dengan deskripsi yang jelas (contoh: Distributor - Late Delivery).

  3. Pilih Urutan yang sesuai.

  4. Klik tombol Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

LC Langkah Pembelian

Panduan Modul: LC Langkah Pembelian

Lokasi Modul
Pengaturan > Pembelian > LC Langkah Pembelian

Tujuan Modul
Modul LC Langkah Pembelian berfungsi untuk mendefinisikan dan menstandarisasi tahapan-tahapan (milestones) yang harus dilalui dalam proses pembelian yang menggunakan Letter of Credit (LC). Tujuannya adalah untuk membuat alur kerja (workflow) yang terstruktur dan dapat dilacak untuk pembelian impor, mulai dari penerbitan LC, pengiriman, hingga penyelesaian dokumen.

1. Tampilan Utama (Daftar LC-Langkah Pembelian)

Halaman utama menampilkan semua tahapan proses pembelian LC yang telah dikonfigurasi.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Tahap Pembelian

Formulir ini digunakan untuk menambahkan langkah baru ke dalam alur kerja pembelian LC.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Menambahkan Tahap Pembelian Baru

  1. Dari halaman utama, klik tombol Tambah Tahap Pembelian.

  2. Isi Kode Tahap Pembelian dan Nama Tahap Pembelian.

  3. Pilih Urutan yang sesuai untuk menentukan posisinya dalam proses.

  4. Klik tombol Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

LC Ceklis Dokumen

Panduan Modul: LC Ceklis Dokumen

Lokasi Modul
Pengaturan > Pembelian > LC Ceklis Dokumen

Tujuan Modul
Modul LC Ceklis Dokumen berfungsi untuk membuat master data dari semua dokumen yang diperlukan dalam proses pembelian dengan Letter of Credit (LC). Tujuannya adalah untuk membuat daftar periksa (checklist) dokumen standar (contoh: Negotiation Document, Document Proposal) dan mengaitkannya dengan tahapan pembelian LC yang relevan. Ini memastikan bahwa semua dokumen yang diperlukan disiapkan dan diverifikasi pada setiap langkah proses.

1. Tampilan Utama (Daftar LC Ceklis Dokumen)

Halaman utama menampilkan semua item dokumen yang telah didefinisikan untuk proses pembelian LC.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Ceklis Dokumen

Formulir ini digunakan untuk mendefinisikan item dokumen baru dan mengaitkannya dengan satu atau lebih langkah pembelian LC.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Menambahkan Dokumen Baru

  1. Dari halaman utama, klik tombol Tambah Ceklis Dokumen.

  2. Isi Kode Dokumen dan Nama Dokumen (misalnya, INV01 dan Commercial Invoice).

  3. Pada kotak LC-Langkah Pembelian, pilih satu atau lebih tahapan di mana dokumen ini diperlukan. Anda dapat memilih beberapa tahap dengan menahan tombol Ctrl saat mengklik.

  4. Tambahkan Deskripsi jika perlu.

  5. Klik tombol Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Score Mask

Panduan Modul: Score Mask

Lokasi Modul
Pengaturan > Kontrol Kualitas > Score Mask

Tujuan Modul
Modul Score Mask berfungsi untuk mendefinisikan parameter atau atribut apa saja yang akan dinilai dalam proses inspeksi kualitas. Tujuannya adalah untuk membuat "topeng" atau templat penilaian (contoh: Bentuk, Warna) yang nantinya akan diisi dengan kriteria penilaian spesifik. Modul ini adalah langkah pertama dalam membangun skema penilaian kualitas yang terstruktur.

1. Tampilan Utama (Daftar Score Mask)

Halaman utama menampilkan semua parameter penilaian (mask) yang telah dikonfigurasi dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Score Mask

Formulir ini digunakan untuk mendefinisikan parameter penilaian baru.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Menambahkan Score Mask Baru

  1. Dari halaman utama, klik tombol Score Mask Baru.

  2. Isi Kode Mask dan Nama Mask (misalnya, FNG dan Finishing).

  3. Klik [+ Tambah Score] untuk mulai menambahkan kriteria penilaian spesifik untuk parameter tersebut.

  4. Centang Score Mask Order by Deskripsi jika diperlukan.

  5. Klik tombol Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Parameter

Panduan Modul: Parameter

Lokasi Modul
Pengaturan > Kontrol Kualitas > Parameter

Tujuan Modul
Modul Parameter berfungsi sebagai master data untuk mendefinisikan item-item spesifik yang akan diperiksa dalam sebuah formulir inspeksi kualitas. Berbeda dengan Score Mask yang mendefinisikan kategori penilaian, modul ini mendefinisikan item pertanyaan atau poin pengecekan individualnya (contoh: Printing Colour, Label Quality, Overall Shape).

1. Tampilan Utama (Daftar Parameter)

Halaman utama menampilkan semua item parameter yang telah terdaftar dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Parameter

Formulir ini digunakan untuk mendefinisikan item parameter pengecekan baru.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Menambahkan Parameter Baru

  1. Dari halaman utama, klik tombol Tambah Baru.

  2. Isi Kode Parameter dan Nama Parameter (misalnya, CLR-VAR dan Varian Warna Sesuai PO).

  3. Pada dropdown Score Mask, pilih skema penilaian yang sesuai (misalnya, Ya/Tidak atau Sesuai/Tidak Sesuai).

  4. Tambahkan Catatan jika perlu, misalnya "Bandingkan dengan master warna yang disetujui".

  5. Klik tombol Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Tipe Harga

Panduan Modul: Tipe Harga

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Sistem > Tipe Harga

Tujuan Modul
Modul Tipe Harga berfungsi sebagai master data untuk mendefinisikan berbagai jenis atau tingkatan harga yang berlaku di perusahaan. Tujuannya adalah untuk membuat kategori harga standar (contoh: Harga Eceran, Harga Grosir, Harga Distributor) yang dapat digunakan dalam transaksi penjualan, pembuatan daftar harga (pricelist), dan analisis pelaporan.

1. Tampilan Utama (Daftar Tipe Harga)

Halaman utama menampilkan semua tipe harga yang telah terdaftar dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Harga Baru

Formulir ini digunakan untuk menambahkan tipe harga baru ke dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Menambahkan Tipe Harga Baru

  1. Dari halaman utama, klik tombol Harga baru.

  2. Isi field Nama Harga dan Kategory harga.

  3. Klik tombol Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Pengaturan Global

Panduan Modul: Pengaturan Global

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Sistem > Pengaturan Global

Tujuan Modul
Modul Pengaturan Global adalah pusat kontrol utama untuk mengkonfigurasi berbagai parameter operasional dan perilaku sistem di seluruh aplikasi ERP. Pengaturan yang diubah di sini akan memiliki dampak luas pada berbagai modul, mulai dari tampilan, alur kerja transaksi, manajemen produksi, kontrol kualitas, hingga administrasi sistem.​

Penjelasan Tampilan & Konfigurasi

Halaman ini berisi daftar panjang parameter yang dapat dikonfigurasi. Berikut adalah penjelasan untuk beberapa grup pengaturan utama yang terlihat:

1. Pengaturan Tampilan & Dasar

2. Pengaturan Transaksi & Jurnal

3. Pengaturan Kontrol Kualitas (QC)

4. Pengaturan Produksi & Gudang

5. Pengaturan Administrasi & Akses

6. Tombol Aksi

Alur Kerja & Dampak Sistem

Tips & Catatan Penting

Parameter Aplikasi

Panduan Modul: Parameter Aplikasi

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Sistem > Parameter Aplikasi (atau Pengaturan > Pengaturan Sistem > Parameter Aplikasi)

Tujuan Modul
Modul Parameter Aplikasi adalah halaman konfigurasi yang lebih spesifik dibandingkan "Pengaturan Global". Modul ini berfungsi untuk mengatur parameter-parameter default yang berkaitan dengan alur kerja keuangan, operasional, dan pencetakan di dalam aplikasi. Pengaturan ini membantu menstandarisasi nilai-nilai default untuk mempercepat input data dan memastikan konsistensi.

Penjelasan Tampilan & Konfigurasi

Halaman ini berisi daftar parameter yang dapat diatur oleh administrator untuk mengontrol perilaku spesifik aplikasi:

Tombol Aksi

Alur Kerja & Dampak Sistem

Tips & Catatan Penting

Jenis Master

Panduan Modul: Jenis Master

Lokasi Modul
Pengaturan > Laporan > Jenis Master (atau Pengaturan > Menu/Umum > Jenis Master)

Tujuan Modul
Modul Jenis Master adalah modul konfigurasi tingkat developer atau super-administrator yang berfungsi untuk mendefinisikan dan mengelola berbagai jenis data master yang digunakan di seluruh sistem. Modul ini mengontrol pilihan-pilihan yang muncul di berbagai dropdown atau field di seluruh aplikasi, serta label dan perilaku multibahasa. Ini adalah "master dari semua master data".

1. Tampilan Utama (Daftar Jenis Master)

Halaman utama menampilkan daftar lengkap dari semua jenis master yang ada di dalam sistem, dari berbagai modul yang berbeda.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah/Ubah Jenis Master

Formulir ini digunakan untuk membuat atau mengedit sebuah entri jenis master.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Menambahkan Jenis Master Baru

  1. Dari halaman utama, klik tombol Tambah Baru.

  2. Pilih Nama Tabel yang relevan dari dropdown.

  3. Isi Kode Tipe dengan kode unik.

  4. Masukkan Nama Tipe dalam bahasa yang tersedia.

  5. Tentukan Nomor urutannya.

  6. Pastikan checkbox Diaktifkan tercentang.

  7. Klik tombol Simpan.

4. Alur Kerja & Dampak Sistem

5. Tips & Catatan Penting

Pengaturan Dashboard

Panduan Modul: Pengaturan Dashboard (Pengumuman)

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Sistem > Pengaturan Dashboard

Tujuan Modul
Modul Pengaturan Dashboard berfungsi sebagai pusat kontrol untuk membuat, mengedit, dan mengelola konten pengumuman yang akan ditampilkan di halaman dashboard utama aplikasi. Tujuannya adalah untuk menjadi alat komunikasi internal bagi administrator untuk menyebarkan informasi penting, berita, atau pemberitahuan kepada semua pengguna yang login ke dalam sistem.

1. Tampilan Utama (Daftar Pengumuman)

Halaman utama menampilkan semua pengumuman yang pernah dibuat, baik yang sedang aktif maupun yang sudah tidak aktif.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah/Ubah Template Surat (Pengumuman)

Formulir ini digunakan untuk membuat atau mengedit detail konten dari sebuah pengumuman.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah-langkah Membuat Pengumuman Baru

  1. Dari halaman utama, klik tombol Tambah Baru.

  2. Isi Kode Pemberitahuan dan pilih Perusahaan jika perlu.

  3. Tuliskan judul di field Subyek dan isi pesan di Contents. Manfaatkan fitur multibahasa jika diperlukan.

  4. Unggah Lampiran jika ada.

  5. Pilih frekuensi pada Tampilkan Pemberitahuan.

  6. Pastikan checkbox Diaktifkan tercentang jika ingin langsung ditampilkan.

  7. Klik tombol Simpan.

4. Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

5. Tips & Catatan Penting

Pengaturan B2B

Panduan Modul: Pengaturan B2B

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Sistem > Pengaturan B2B

Tujuan Modul
Modul Pengaturan B2B berfungsi sebagai panel kontrol utama untuk mengaktifkan dan mengelola portal Business-to-Business (B2B). Tujuannya adalah untuk mengonfigurasi pengaturan paling dasar dari situs B2B, termasuk mengaktifkan situs dan menentukan proses registrasi pengguna baru.

Penjelasan Tampilan & Konfigurasi

Halaman ini berisi pengaturan fundamental untuk portal B2B:

Alur Kerja & Proses Bisnis Terintegrasi

Tips & Catatan Penting

Pengaturan Tipe Bisnis

Panduan Modul: Pengaturan Tipe Bisnis

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Sistem > Pengaturan Tipe Bisnis

Tujuan Modul
Modul Pengaturan Tipe Bisnis berfungsi sebagai panel kontrol tingkat tinggi untuk menentukan logika bisnis inti terkait pergerakan inventaris. Tujuannya adalah untuk mengkonfigurasi modul atau proses mana yang secara resmi akan mengurangi stok (konsumsi inventaris) dalam sistem. Pengaturan ini sangat fundamental dan memengaruhi bagaimana profitabilitas dan valuasi stok dihitung.​

Penjelasan Tampilan & Konfigurasi

Halaman ini berisi satu pengaturan krusial:

Alur Kerja & Dampak Sistem

Tips & Catatan Penting

Pengaturan Pribadi

Pengaturan > Pengaturan Pribadi

Modul Pengaturan Pribadi memungkinkan setiap pengguna untuk menyesuaikan tampilan dan elemen yang akan ditampilkan pada halaman utama (dashboard) mereka. Pengaturan ini terbagi menjadi tiga kategori utama: GraphKPI, dan Misc.

1. Tab Graph

Tab ini berfungsi untuk mengatur semua elemen grafis yang dapat ditampilkan di halaman utama Anda.

a. Graph Setting

Bagian ini digunakan untuk menampilkan atau menyembunyikan kartu informasi ringkas (custom items) di dashboard.

Nama Custom Fungsi
Nama Custom Menampilkan daftar item kustom yang tersedia.
Lihat Opsi untuk menampilkan (Ya) atau menyembunyikan (Tidak) item tersebut dari dashboard.

Item yang tersedia untuk diatur antara lain:

b. Pengaturan Grafik

Tabel ini memungkinkan Anda untuk mengkustomisasi setiap grafik secara mendetail, mulai dari visibilitas hingga tampilannya.

Kolom

Fungsi

Nama Grafik

Nama dari grafik yang akan ditampilkan.

Lihat

Opsi untuk menampilkan (Ya) atau menyembunyikan (Tidak) grafik.

Tinggi

Mengatur tinggi grafik dalam satuan yang ditentukan sistem.

Lebar

Mengatur lebar grafik dalam satuan yang ditentukan sistem.

Warna Bingkai

Mengatur warna bingkai grafik menggunakan kode warna heksadesimal.

Warna Batang

Mengatur warna utama (misalnya, batang atau irisan pie) grafik menggunakan kode warna heksadesimal.

Bagian

Menentukan jumlah segmen atau bagian dalam tipe grafik tertentu (misalnya, jumlah irisan pada Pie Chart).

Tipe Grafik

Memilih jenis visualisasi grafik, seperti Bar 3DBarLinePiePie 3D, atau Pyramid.

2. Tab KPI (Key Performance Indicator)

Tab ini (tidak ditampilkan dalam gambar) kemungkinan besar berfungsi untuk memilih dan mengatur metrik KPI yang ingin Anda pantau di halaman utama.

3. Tab Misc (Miscellaneous)

Tab ini (tidak ditampilkan dalam gambar) kemungkinan berisi berbagai pengaturan pribadi lainnya yang tidak termasuk dalam kategori Grafik atau KPI.

Tombol Aksi

Teks Multi Bahasa

Pengaturan > Pengaturan Sistem > Teks Multi Bahasa

Modul Teks Multi Bahasa adalah pusat pengelolaan terjemahan untuk semua teks yang muncul di antarmuka sistem. Modul ini memungkinkan administrator untuk menambah, mencari, dan mengelola terjemahan teks dalam berbagai bahasa, seperti Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, untuk memastikan konsistensi bahasa di seluruh aplikasi.

1. Tampilan Utama (Daftar Teks)

Saat pertama kali membuka modul, Anda akan disajikan daftar semua teks yang sudah ada dalam sistem.

a. Fitur Pencarian dan Filter

Di bagian atas halaman, terdapat fitur untuk menyaring data:

b. Tabel Teks Multi Bahasa

Tabel ini menampilkan semua data teks yang tersimpan dengan kolom berikut:

c. Navigasi Halaman
Di sudut kanan atas tabel, terdapat navigasi Halaman untuk beralih di antara halaman-halaman data jika jumlah entri melebihi kapasitas satu halaman.

d. Tambah Teks Multi Bahasa
Di bagian bawah halaman, terdapat tombol Tambah Teks Multi Bahasa yang akan mengarahkan Anda ke formulir untuk menambah entri teks baru.

2. Formulir Tambah Teks Multi Bahasa

Halaman ini digunakan untuk menambahkan terjemahan baru ke dalam sistem.

a. Kolom Isian

b. Tombol Aksi

Manajemen Pemberitahuan

Panduan Modul: Manajemen Pemberitahuan

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Sistem > Manajemen Pemberitahuan

Tujuan Modul
Modul Manajemen Pemberitahuan adalah panel kontrol untuk mengatur siapa saja yang akan menerima notifikasi email otomatis untuk setiap jenis pemberitahuan spesifik di dalam sistem. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa informasi atau peringatan penting sampai kepada orang atau grup yang tepat sesuai dengan peran dan tanggung jawab mereka.

Penjelasan Tampilan dan Konfigurasi

Halaman ini berfungsi sebagai alat untuk memetakan pengguna ke jenis pemberitahuan tertentu.

Langkah-langkah Mengatur Pemberitahuan

  1. Pilih jenis pemberitahuan yang ingin diatur dari pilihan "Pemberitahuan".

  2. Pilih perusahaan yang relevan.

  3. Dari daftar "Unnotified User", pilih satu atau lebih pengguna yang ingin Anda tambahkan sebagai penerima.

  4. Pindahkan pengguna yang dipilih ke kotak "Notified User" menggunakan tombol panah.

  5. Jika ada pengguna di daftar "Notified User" yang tidak seharusnya menerima notifikasi, pilih dan pindahkan mereka kembali ke daftar kiri.

  6. Setelah daftar penerima di sebelah kanan sudah benar, klik tombol "Ubah" untuk menyimpan pengaturan.

  7. Ulangi proses ini untuk setiap jenis pemberitahuan yang perlu dikonfigurasi.

Alur Kerja dan Proses Bisnis Terintegrasi

Tips dan Catatan Penting

Mata Uang

Panduan Modul: Mata Uang

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Sistem > Mata Uang

Tujuan Modul
Modul Mata Uang berfungsi sebagai master data untuk mendefinisikan semua jenis mata uang yang akan digunakan dalam transaksi di seluruh sistem. Tujuannya adalah untuk membuat daftar mata uang yang terstandarisasi, lengkap dengan kode, simbol, dan deskripsinya, sehingga sistem dapat menangani transaksi multi mata uang dan menghitung nilai tukar dengan benar.

1. Tampilan Utama Daftar Mata Uang

Halaman utama menampilkan semua mata uang yang telah terdaftar di dalam sistem, baik yang aktif maupun tidak aktif.

Penjelasan Tampilan

2. Halaman Tambah Mata Uang

Formulir ini digunakan untuk mendefinisikan mata uang baru ke dalam sistem.

Penjelasan Tampilan

3. Langkah langkah Menambahkan Mata Uang Baru

  1. Dari halaman utama, klik tombol Tambah.

  2. Isi ID Mata Uang dengan kode ISO, misalnya JPY untuk Yen Jepang.

  3. Masukkan simbol pada Currency Symbol1.

  4. Tuliskan deskripsi pada Currency Description.

  5. Pilih Status Aktif jika mata uang ini akan langsung digunakan.

  6. Klik tombol Simpan.

Alur Kerja dan Proses Bisnis Terintegrasi

Tips dan Catatan Penting

System Log

Panduan Modul: System Log (User Login Logout)

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Sistem > System Log

Tujuan Modul
Modul System Log berfungsi sebagai catatan audit keamanan yang merekam semua aktivitas login dan logout pengguna di dalam sistem. Tujuannya adalah untuk memberikan jejak digital yang jelas mengenai siapa saja yang mengakses sistem, kapan mereka masuk dan keluar, serta dari mana mereka mengaksesnya. Ini adalah alat penting untuk pemantauan keamanan dan analisis aktivitas pengguna.

Penjelasan Tampilan dan Fitur

Halaman utama modul ini adalah antarmuka untuk melihat dan memfilter data log.

Alur Kerja dan Proses Bisnis Terintegrasi

Tips dan Catatan Penting

Pengaturan Dokumen Tertunda

Panduan Modul: Pengaturan Dokumen Tertunda

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Sistem > Pengaturan Dokumen Tertunda

Tujuan Modul
Modul Pengaturan Dokumen Tertunda berfungsi sebagai panel kontrol bagi administrator untuk memilih jenis jenis dokumen operasional mana yang status tertundanya akan ditampilkan sebagai notifikasi atau peringatan di dalam sistem, kemungkinan besar pada dashboard utama pengguna. Tujuannya adalah untuk menyorot dokumen dokumen yang macet atau memerlukan tindak lanjut agar proses bisnis dapat berjalan lancar.

Penjelasan Tampilan dan Konfigurasi

Halaman ini berisi daftar berbagai jenis dokumen transaksional dari siklus penjualan, pembelian, dan inventaris.

Alur Kerja dan Proses Bisnis Terintegrasi

Tips dan Catatan Penting

Pengiriman Laporan Otomatis

Panduan Modul: Pengiriman Laporan Otomatis

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Sistem > Pengiriman Laporan Otomatis

Tujuan Modul
Modul Pengiriman Laporan Otomatis berfungsi sebagai pusat konfigurasi untuk menjadwalkan pengiriman laporan secara otomatis melalui email kepada penerima yang telah ditentukan. Tujuannya adalah untuk mengotomatisasi proses distribusi laporan rutin, baik harian, mingguan, maupun bulanan, sehingga manajemen dan staf terkait dapat menerima data penting secara konsisten tanpa perlu membuatnya secara manual setiap waktu.

Penjelasan Tampilan dan Fitur

Halaman utama modul ini adalah antarmuka untuk melihat dan mengelola semua jadwal pengiriman laporan yang ada.

Proses Kerja yang Diharapkan Berdasarkan Konvensi

Meskipun formulir detail tidak terlihat, alur kerja untuk modul semacam ini umumnya meliputi:

  1. Pembuatan Jadwal Baru: Administrator membuat entri baru dan memberinya nama yang jelas, contohnya "Laporan Penjualan Harian untuk Area Sales Manager".

  2. Pemilihan Laporan: Administrator memilih laporan mana dari daftar laporan yang ada di sistem yang ingin dikirimkan, contohnya "Laporan Penjualan per Salesman" atau "Laporan Stok Gudang".

  3. Pengaturan Jadwal: Menentukan frekuensi pengiriman, seperti harian, mingguan, atau bulanan beserta waktu pengirimannya.

  4. Penentuan Penerima: Menambahkan satu atau lebih alamat email penerima laporan. Bisa berupa email internal karyawan maupun email eksternal.

  5. Pengaturan Format: Memilih format lampiran laporan, biasanya dalam bentuk PDF, Excel, atau CSV.

  6. Aktivasi Jadwal: Mengaktifkan jadwal agar sistem mulai mengirimkan laporan sesuai dengan konfigurasi.

Alur Kerja dan Proses Bisnis Terintegrasi

Tips dan Catatan Penting

Konfigurasi Banner

Panduan Modul: Konfigurasi Banner

Lokasi Modul
Pengaturan > Pengaturan Sistem > Konfigurasi Banner

Tujuan Modul
Modul Konfigurasi Banner adalah sebuah fitur sederhana yang berfungsi untuk mengunggah dan mengganti gambar banner utama yang ditampilkan di seluruh aplikasi. Tujuannya adalah untuk personalisasi atau branding sistem, biasanya untuk menampilkan logo perusahaan atau gambar lain yang relevan di bagian atas setiap halaman.​

Penjelasan Tampilan dan Fitur

Halaman ini memiliki antarmuka yang sangat ringkas untuk mengganti banner.

Langkah langkah Mengganti Banner

  1. Klik tombol "Choose File" pada baris Unggah Data.

  2. Pilih file gambar yang ingin Anda jadikan banner dari komputer Anda.

  3. Setelah dipilih, periksa gambar yang muncul di area Preview untuk memastikan sudah sesuai.

  4. Klik tombol "Unggah" untuk menyelesaikan proses. Banner sistem akan segera diperbarui.

Alur Kerja dan Proses Bisnis Terintegrasi

Tips dan Catatan Penting

Pengaturan Laporan Ditentukan Oleh Pengguna

Panduan Modul: Pengaturan Laporan Ditentukan Oleh Pengguna

Lokasi Modul
Pengaturan > Laporan > Pengaturan Laporan Ditentukan Oleh Pengguna

Tujuan Modul
Modul ini berfungsi sebagai panel kontrol untuk mengatur hak akses berbasis peran atau posisi terhadap laporan-laporan tertentu. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa laporan yang berisi data sensitif atau relevan hanya dapat diakses oleh pengguna dengan posisi jabatan yang sesuai, seperti manajer atau level di atasnya.

Penjelasan Tampilan dan Fitur

Halaman utama modul ini menampilkan daftar laporan yang aksesnya telah diatur secara spesifik.

Proses Kerja yang Diharapkan (Berdasarkan Konvensi)

  1. Membuat Aturan Baru: Administrator membuka formulir baru untuk membuat aturan akses.

  2. Memilih Laporan: Administrator memilih satu laporan dari daftar semua laporan yang ada di sistem.

  3. Menentukan Posisi: Administrator memilih satu atau lebih posisi jabatan (misalnya, Manajer Penjualan, Direktur Keuangan, Manajer Gudang) yang diizinkan untuk melihat laporan tersebut.

  4. Menyimpan Aturan: Setelah disimpan, hanya pengguna yang memiliki posisi jabatan yang telah ditentukan yang akan melihat dan dapat membuka laporan tersebut dari menu laporan mereka.

Alur Kerja dan Proses Bisnis Terintegrasi

Tips dan Catatan Penting

Tampilan Laporan Ditentukan Oleh Pengguna

Panduan Modul: Tampilan Laporan Ditentukan Oleh Pengguna

Lokasi Modul
Pengaturan > Laporan > Lihat Laporan (atau nama serupa)

Tujuan Modul
Modul ini berfungsi sebagai antarmuka terpusat bagi pengguna untuk melihat ringkasan atau log dari laporan-laporan yang telah dijalankan di dalam sistem. Tujuannya adalah untuk audit dan pemantauan aktivitas pelaporan, memungkinkan administrator atau manajer untuk melihat laporan apa saja yang telah diakses, oleh siapa, dan kapan terakhir kali diakses.​

Penjelasan Tampilan dan Fitur

Modul ini terbagi menjadi dua bagian utama: panel filter dan area hasil laporan.

1. Panel Filter
Bagian ini digunakan untuk menyaring data log laporan yang ingin ditampilkan.

2. Tabel Hasil Laporan (Log)
Setelah filter diterapkan, tabel di bawahnya akan menampilkan daftar laporan yang telah diakses.

Alur Kerja dan Proses Bisnis Terintegrasi

Tips dan Catatan Penting